Cinta Tak Selamanya Harus Memiliki

Alpinosta

 

Demikianlah nasehat yang pernah diucapkan oleh seorang rekan yang lebih senior daripada gw saat gw putus cinta. Terlepas apakah senior tersebut memahami sepenuhnya akan nasehat tersebut atau sekedar ucapan yang diberikan agar gw bisa move on (pake istilah kekinian).

Benang merah apa yang ingin gw angkat dari CINTA TAK SELAMANYA HARUS MEMILIKI? Gini….. tentunya rekan-rekan Baltyrans yang sebagian dulu member KoKi pernah ingat kasus dimana mostly orang Indonesia menghujat negara tetangga karena mengklaim budaya, kesenian dan kekayaan Indonesia. Saat membaca berita betapa heroiknya masyarakat Indonesia akan klaim negara jiran tersebut gw justru ngakak guling-guling di tanah melihat betapa konyolnya mereka yang merasa sebagai pahlawan dan tidak rela budaya, kesenian dan kekayaan Indonesia itu diklaim.

Rumput tetangga selalu lebih hijau?

Rumput tetangga selalu lebih hijau?

Padahal budaya, kesenian dan kekayaan yang diklaim tersebut tersia-sia di Indonesia dan kurang terpelihara. Mostly kita masih memiliki mental anak kecil. Sering lihat anak kecil berkelahi dan rebutan mainan? Begitulah kita. Anak kecil akan berusaha mati-matian mempertahankan atau merebut mainannya agar tidak diambil anak lain. Setelah mainan didapat belum tentu mainan itu dimainin, malah sebaliknya dibiarkan teronggok begitu saja.

Membaca berita terkini dimana kita merasa galau karena Rio Haryanto akan “dipinang” dan disponsori (lagi-lagi) oleh negara jiran, mulai dech kita kabakaran jenggot. Come on……. Ke mana saja kita-kita kemarin? Mengapa setelah terbetik berita pinangan dari negeri jiran, kita seolah tidak rela bila Rio dipinang? Bagi gw pribadi, biarlah Rio Haryanto ataupun budaya, kesenian ataupun kekayaan Indonesia diklaim oleh negara lain sepanjang Rio, budaya, kesenian ataupun kekayaan Indonesia itu dapat terpelihara, tumbuh dan berkembang bukannya malah mandek, mati dan punah tak berbekas.

Jadi keinget belakangan ini postingan di media social Heboh Kampanya Hijabers “Buang Konde”. Salut bagi siapapun yang telah berhasil mencuci otak anak-anak muda di Indonesia sehingga memiliki pola pikir jahiliyah dengan “Membuang Konde” dan mengenakan hijab. Bila nantinya ada negara lain yang klaim Konde sebagai budaya negara bersangkutan, barulah kita ramai-ramai mengecam klaim tersebut sebagai pencurian kekayaan budaya Indonesia.

wasting-time

Gw cinta Rio, Batik, Reog, Rendang, Kuda Lumping, Lagu Rasa Sayange, Angklung, Konde dll. Biarlah mereka diklaim dan dimiliki oleh negara lain daripada mandek dan mati suri di negara sendiri. Justru karena gw cinta mereka makanya gw lebih rela mereka “hidup dan lestari” di negara lain. Bukankan CINTA TAK SELAMAYA HARUS MEMILIKI? Gw pribadi lebih rela Konde diklaim oleh negara lain sebagai kekayaan budaya mereka sepanjang keberadaan Konde bisa terjaga dan lestari. Selebihnya karena gw cowok dan gak mungkin gw kondean karena gak punya rambut. Wkwkwkwkwk…

 

Note Redaksi:

Alpinosta, terima kasih akhirnya memutuskan ‘pensiun’ dari pembaca dan mengirimkan tulisan pertamanya di sini melalui Group Baltyra. Semoga terus mengirimkan artikel-artikel lainnya ya…ditunggu lho…

 

 

About Alpinosta

I just wanna be myself. Never ever lead me into your path. Dünya'daki en yakışıklı adam Albert'tir. Come to me and be my lover. Make a list of things we can know. Then make a list of things we can only believe. Indicate some of the factors contributing to a person's philosophy of life. What is meant by conscience? Do u think conscience is the same for everyone? What is meant by priority of values?

My Facebook Arsip Artikel

13 Comments to "Cinta Tak Selamanya Harus Memiliki"

  1. J C  7 March, 2016 at 05:27

    Alpinosta…ditunggu ya artikel-artikel lainnya…

  2. Albertus  29 February, 2016 at 16:35

    Terimakasih semua commentnya

  3. Lani  28 February, 2016 at 00:33

    Kang Djas: yo sak-pangurane klu pengertian kenthir di Kona dan di Canada rodo ora jejeg hehe………..moga2 kenthir Canada yg lagi bertapa dinegara antah berantah bisa ikut membaca respondmu ini.

    Yg jelas kami dimiliki oleh dua2nya, wlu yg punyaku sdh kembali ke Allah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.