Telor Pecah dan Pecah Telor

Fire – Yogyakarta

 

Waktu masih SMP saya pernah disuruh ayah membeli telur ayam ke pasar. Kebetulan ketika itu ada temanku. Kami berdua berboncengan sepeda. Temanku di depan, saya membonceng di belakang.

Telur satu kilogram dalam kantong plastik kresek saya pegang erat-erat. Pulang kembali ke rumah, telur saya serahkan ke ayah. Saya dimarahi, karena ternyata telur ayamnya banyak yang pecah. Padahal selama membonceng telur sudah saya pegang erat-erat di atas pangkuan ternyata pecah juga. Beberapa telur yang sudah terlihat retak segera “diselamatkan” oleh ayah, digoreng di wajan. Pikirku, telur ayam saja pecah dibawa mbonceng sepeda, apalagi kalo wudun? Jadi pelajaran dari cerita ini adalah, kalo lagi wudunen jangan mbonceng sepeda yakkk ……wakakak ….

Kalo ada yang berusaha keras menjaga agar telurnya nggak pecah, ternyata ada kelompok orang yang malah gemar memecahkan telur. Bila kita melihat tayangan berita di tipi, ada kelompok massa yang melakukan unjuk rasa sambil melempari kantor pemerintah yang menjadi sasaran demo dengan telur. Konon katanya sih telurnya yang dilempar-lempar itu telur busuk. Kalo nggak telur busuk kan eman-eman, mending dibikin martabak, terus kita makan bareng-bareng, nah itu baru namanya unjuk rasa, tinggal rasanya mau rasa asin apa pedas. Berarti demo kayak gitu perlu persiapan, sebelum demo musti nyari-nyari dan ngumpulin telur yang sudah busuk. Tapi kayaknya demo lempar telur macam gitu banyaknya di luaran, bukan di sini.

Waktu kecil saya kadang membantu ibu memasak di dapur, meski sebenarnya lebih banyak ngrusuhinya …, hiks. Salah satu tugasnya adalah kebagian memecah telur. Ternyata nggak mudah memecah telur. Biarpun sudah pake dua tangan bisa jadi hasilnya bukan memecah tapi malah kebablasan jadi meremuk. Satu tangan, dua tangan, dibentur ke tegel, digetok pake sendok, ternyata bagi para juru masak seni memecahkan telur adalah suatu skill tersendiri.

Kalo kita lihat aksi tukang martabak telor dan tukang nasi goreng kalo lagi mecahin telur dengan mulus meski diburu antrian pelanggan yang pada nungguin. Kalo yang belum begitu terampil, biasanya masih ada kepingan remukan kulit telur yang jatuh di wajan, ntar namanya bukan martabak telor tapi martabak kulit telor.

Tapi ada suatu profesi yang ditunggu-tunggu kapan saatnya pecah telor, apalagi kalo bayarannya tinggi. Ya, itulah striker klub sepakbola. Sudah terlanjur ditransfer dengan biaya mahal, kalo nggak juga bikin gol, kan klub rugi. Striker yang sekian lama “mandul” harus siap-siap dibangku cadangkan atau malah dilego. Maka momen pecah telor bagi para pemain bola bisa sangat emosional.

Burung lovebird-ku, sebenarnya tahun kemarin juga sudah bertelur. Sayang, setelah telurnya pecah belum ada yang jadi. Masih belum tahu apa sebabnya.

Tapi biarlah, mau bertelur apa nggak, tetaplah burungku. Toh, saya miara burung lovebird karena tingkah polahnya yang lucu, bukan karena telurnya. Seminggu lalu, baru saya tahu kalo burungku ternyata sudah bertelur lagi.

Telur1 Telur2

Burungku tadinya lincah sekali, setelah bertelur jadi agak kalem. Ketika yang satu sedang mengerami, yang satu seolah menunggui di luar kandang. Burungku memang setia.

“Manukku wis ngendog, manukmu kepriye?”

 

 

About Fire

Profile picture'nya menunjukkan kemisteriusannya sekaligus keseimbangannya dalam kehidupan. Misterius karena sejak dulu kala, tak ada seorang pun yang pernah bertatap muka (bisa-bisa bengep) ataupun berkomunikasi. Dengan tingkat kreativitas dan kekoplakannya yang tidak baen-baen dan tiada tara menggebrak dunia via BALTYRA dengan artikel-artikelnya yang sangat khas, tak ada duanya dan tidak bakalan ada penirunya.

Arsip Artikel

15 Comments to "Telor Pecah dan Pecah Telor"

  1. Kornelya  7 March, 2016 at 18:27

    Striker pecahkan telur dapat duit jutaan dollar, mas Fire pecahkan telur kok malah diomelin bapak, hidup ini sangat tidak adil. You’re not Fire.

  2. EA.Inakawa  7 March, 2016 at 10:06

    ngomongin telur, telur yang enak yaaa telur disambal balado

  3. J C  7 March, 2016 at 05:34

    Mas Fire, artikel edisi pembahasan endog dan manuk…

  4. Dj. 813  7 March, 2016 at 01:51

    Mas Fire . . .
    Satu kegembiraan kalau telur dipecah dari dalam .
    Berarti akan muncul kehidupan yang baru .
    Tapi kalau telur dipecah dari luar, semuanya akan musnah, tidak akan ada kehidupapn .
    Salam telur dari Mainz-

  5. djasMerahputih  5 March, 2016 at 07:21

    iiihhh… burungnya lucu…
    Pernah punya parkit juga. Ngga bisa bertelor, habis cuma punya seekor, jantan pula…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.