Ikan Peda (2)

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

HALLO ANDA SEMUA DI BALTYRA….

Terimakasih atas perhatian anda semua yang mana selalu membaca oret-oretan Dj. yang sangat sederhana ini.

Hari ini Dj. ingin melanjutkan, cerita tentang “ IKAN PEDA “ tapi jilid yang ke 2. Lho ini serius…Karena Dj. benar-benar penasaran dengan saran anda di oret-oretan “ IKAN PEDA “ beberapa minggu yang lalu.

http://baltyra.com/2016/02/09/ikan-peda/

Saran apa itu..???

Sierli…
Dia menulis di komentar…“Om pedanya dikukus “

Linda…
Dia juga menulis di komentar…“di rumahku ikan Peda dikukus, Oom,. nggak digoreng lagi “

Sedangkan mbak Tree, ikan pedanya digoreng kan…???

Ikha ikan pedanya dibungkus dengan daun kol, kalau tidak salah.

Yuu Lani lain lagi, ikan pedanya disebut Oooooo peluuuu…. Hahahahaha…!!!

Dan bung Lintag Maheswari Vinaya. Juga menulis dalam komentarnya…“ Plus sayur asem mantab om Dj. “

Nah hal inilah yang menjadi tantangan untuk Dj. karena memang belum pernah makan ikan peda yang dikukus. Jadi dengan semangat 64, maka Dj. satu hari ke toko Asia untuk beli ikan peda. Toko Asia pertama, kosong…tidak ada ikan peda. Toko Asia ke 2, jujur kami jarang ke toko ini, jadi…. daripada mencari sendiri, langsung saja nanya sama yang punya toko. Apa ada ikan asin yang sedikit besar…??? Maksud Dj. bukan ikan teri. Dia jawab tidak ada, hanya ada yang kecil-kecil saja yang diasinkan.

Nah ya, lemes daaaah, harapan untuk kukus ikan peda, jadi punah. Tapi karena rasa penasaran, maka Dj. sambil lihat-lihat, mungkin ada yang perlu untuk Dj. beli, tahu nya malah ketemu ikan peda.

H U R A A A A…!!! HA L E L U Y A….!!! Hati jadi kembali senang dan harapan untuk kukus ikan Peda ada harapan lagi. Hahahahahahahahaha…!!! Lalu Dj. tunjukkan ke pemilik dan berkata, ini ada yang saya cari, dia hanya senyum saja. Sialan…Hahahahahaha…!!! 1 Bungkus ada 4 ekor dan sudah dibekukan.

ikanpeda2 (1)

Dj. praktekkan dan untuk makan dengan ikan Peda ini Dj. ingat akan komentar bung Lintag Maheswari Vinaya
Tiiiiing…Sayur Asem…Okay…malam itu juga Dj. langsung masak sayur asem dengan bahan yang ada di kulkaas saja.

ikanpeda2 (2)

Karena Dj. pikir sayur asem dimasak 1 hari sebelum dimakan, pasti lebih nendang. Hahahahahaha…Ternyata ada saudara Dj. yang berkata, sayur asem, begitu selesai masak, langsung dihidangkan dan jangan ditunggu dan dipanaskan. Nah ya…Dj. pikir, kalau ditunggu 1 hari, maka bumbunya lebih menyerap. Yang makan kan kami…jadi ya Dj. makan kapan Dj. suka…. Hahahahahaha…!!!

Dan keesokan hari, Dj. mikir lagi…Selain ikan peda…??? Apa yang bisa Dj. bikin…??? Maka lihat di Kulkas masih ada tempe. Jadi ingat sudah cukup lama tidak makan tempe Medoan. Okay…Dj. mulai beraksi untuk membikin tempe mendoan, tapi maaaaf…ini juga tempe mendoan ala Dj. dan bukan asli. Hahahahahahahaha…!!! Karena yang Dj. makan di rumah anak Dj. di Purwokerto (yang aslinya) lembek. Demikian juga cerita saudara Dj., pun beberapa teman yang menceritakan, memang aslinya lembek. Dj.bikin yang tidak lembek dan Dj. campur yang macam-macam…pokok nya ala Dj. (ngeyel.com)

ikanpeda2 (3)

Setelah potong tempe tipis dan Dj. rendam dalam air garam dan ketumbar, maka Dj. siapkan tepung. Bawang bombai, bawang putih, daun bawang serta daun jeruk. Semua Dj. rajang halus. Jadi ini kombinasi antara tempe mendoan dan tempe kripik, karena memang kemripik…Hahahahaha…!!!

ikanpeda2 (4) ikanpeda2 (5)

Kemudian Dj. campur dengan adonan tepung, yang sudah Dj. bikin.

ikanpeda2 (6)

Setelah itu baru Dj. goreng…

ikanpeda2 (7) ikanpeda2 (8)

Ternyata tepungnya masih sisa cukup banyak. Olehnya Dj. campur denga tauge dan jadilah bakwan….Hahahahahaha…!!!

ikanpeda2 (9) ikanpeda2 (10)

Setelah semua selesai dan 20 menit sebelum makan siang, dengan sedikit perasaan yang aneh…Dj. kukus ikan pedanya, tapi hanya 1 ekor, maklum belum pernah kukus ikan peda, jadi sementara hanya mencoba saja.

ikanpeda2 (11) ikanpeda2 (12)

Dan inilah hasilnya…sedikit aneh…Hahahahahaha…!!!

ikanpeda2 (13)

Sedikit kelihatan lain dengan kalau di goreng, yang digoreng kelihatan lebih yummmy…(menurut Dj.) Tapi Dj. juga yakin, kalau yang di kukus lebih sehat, karena tidak ada minyaknya.

Tempe medoan dan bakwan…??? Siap..!!!

ikanpeda2 (14)

Sambal trasi…??? siap…!!!

Kali ini sambal trasinya Dj. bubuhi tomat, yang Dj. potong kecil-kecil…agar lebih enak (menurut Dj.)

ikanpeda2 (15)

Lalapan juga sudah siap…!!! Juga dengan lalapan romana, timun dan tomat.

ikanpeda2 (16)

Nah…semua siap…!!! Okay, semua sudah siap…!!! tinggal dihidangkan di meja makan.

ikanpeda2 (17) ikanpeda2 (18)

Okay…Selamat makan…!!! Silahkan ambil, kalau suka…Hahahahahahaha…!!!

ikanpeda2 (19)

Maaaf, ikan pedanya tidak Dj. campur di piring, agar tidak basah, jadi tetap ada di piring tersendiri.

Oooooo…ya…Yang asyiiik, setelah selesai makan, itu tempe dan bakwan yang masih ada, langsung digado…Dicucukkan ke sambel…. hhhhhmmmm…!!! Nikmat sekali…(kata istri) Hahahahahahaha…!!!

ikanpeda2 (20)

Naaaaaah…
Jujur menurut Dj. yang digoreng (walau tidak lebih sehat), tapi lebih nendang. Sedang yang dikukus, rasanya hampir sedikit mirip ikan yang dipindang, tapi lebih sehat. Dan duri ikan peda yang dikukus, sangat mengganggu…hahahahaha…!!!

Okay…

Itu pendapat Dj. tapi juga kemungkinan, karena belum terbiasa dengan yang dikukus, jadi saat ini ya yang digoreng lebih nendang.

Dj. harap anda semua tidak menjadi bosan dan kecewa dengan oret-oretan di atas. Maaf, bila banyak kata-kata yang tidak berkenan dan juga…besar kemungkinan banyak yang salah nulis.

Terimakasih untuk perhatian anda semua, bila menurut anda semua okay…Maka sampai bertemu minggu depan lagi…okay…??? Terimakasih kepada pengasuh Baltyra yang selalu menayangkan oret-oretan Dj. Semoga Baltyra selalu Jaya!!! Dan tidak sakit-sakitan lagi…

Semoga Kasih dan Berkat TUHAN, selalu menaungi kita semuanya.

 

Salam manis dari Mainz.
Dj. 813

djokopaisan

 

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

36 Comments to "Ikan Peda (2)"

  1. Dj. 813  18 March, 2016 at 03:29

    Dimas Josh Chen . . . .
    Matur Nuwun sudah mampir . . .
    Silahkan dimas . . . silahkan . . .
    Comot apa saja apa yang dimas mau . . .
    Hahahahahahahaha . . . ! ! !
    Salam manis untuk keluarga dirumah .

  2. Dj. 813  18 March, 2016 at 03:27

    Alvina VB . . . .
    Terimakasih sudah mamir . . .
    Ikan peda mungkin Fish peda . . . hahahahahaha . . . ! ! !
    Maaaaaf . . . . ( Jokes )
    Jujur Dj. juga tidak tahu .
    Tapi suhu kita kan yang jafo bahasa .
    Siapa tahu bisa jawab .
    Salammanis dari Mainz .

  3. J C  17 March, 2016 at 15:29

    Pak Djoko, saya comot tempe, bakwan sayur dan asem-asemnya saja ya…ikan peda gak gitu demen…

    Salam untuk keluarga besar Paisan di Mainz ya…

  4. Alvina VB  17 March, 2016 at 05:45

    Ikan peda bhs Inggrisnya apa ya? Kemarin itu nyari2 ikan ttp gak ada yg mirip ikan peda kok, adanya ikan tuna, sardine, yellow tail dan red sniper dan ikan kecil2 yg banyak telurnya.

  5. Dj. 813  16 March, 2016 at 23:51

    Mas DJ: welah dalah ikan peda seri 2 kenapa aku bisa kelewatan? Melihat semua fotonya mas sukses bikin aku ngileeeeeeeer……….kebes……..gulung koming nangis sampai ndeprok krn hanya bisa melihat ora iso melu mangan hahaha………
    ———————————————————

    Yu Lani . . .
    Santai saja yu . . .
    Tokh tidak lari kemana-mana . . .
    Hahahahahahahaha . . . ! ! !

    Puji TUHAN . . . .
    Berarti yu Lani suka, walau hanya foto dan cerita bisa bikin kebes . . .
    Hahahahahahahaha . . . ! ! !
    Harus dipraktekan yu . . .
    Inipun belum seperti yang Dj.inginkan .
    Karena saran beberapa pembaca, ternyata ikan pedanya tidak hanya sekedar di kukus ,
    Tapi juga dipepes . ( kalau Dj. tidak salah mengerti ).
    Karena bersama bumbunya dikukus .
    Nah kalau harus dippepes, maka Dj.akan mendapat kesulitan, karena tidak punya daun pisang .
    Mosok pepes dengan plastik . . . ? ? ?
    Hahahahahahahahaha . . . ! ! ! !

    Salam manis dari Mainz yu dan semoga sehat selalu .

  6. Dj. 813  16 March, 2016 at 23:45

    Chichie Akbar 16 March, 2016 at 21:56

    Pak Dj, sumpah …saya mendadak laper ngeliat semua menu di postingan nya.Ikan peda, sayur asem, tempe goreng, bakwan, sambal terasi…wahhh….camer lewat gak nyadar nih klo makan nya pake menu itu Pak.Hehehhehe…
    ———————————————

    Chichie Akbar . . .
    Mohon maaaaf, Dj. tadi sudah tulis , tapi kok tidak nampak .
    Okay Dj. tulis singkat lagi .

    Terimakasih sudah mampir . . .
    Itu untuk kami di Mainz adalah makanan istimewa .
    Untuk yang di Indonesia, mungkin biasa saja .

    Sesekali Dj. usahakan masak yang istimewa . . .
    Agar kehidupan ini tidak membosankan . . . .
    Hahahahahaha . . . ! ! !

    Sekali lagi, terimakasih dan salam manis dari Mainz .

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *