Nelayan Kutu

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

HALLO ANDA SEMUA DI BALTYRA…

Kau ingin aku duduk di bibir pantaimu.
Dengan menikmati hangatnya sentuhan hangatnya pasirmu..
Bukan kah ini semua hanya demi kegembiraanmu?
Tapi untuk ku, itu semua hanya bayangan semu.

nelayankutu01

Di manakah bibir pantai yang riaknya tak tersandung batu.
Bukan kah semua yang kau ceritakan, adalah bayangan ratu.
Bibir panjang pantai yang berbuih, datang bergantian satu persatu..
Ternyata kudengar ada yang berkata…akulah nelayan kutu.

nelayankutu02

Kutahu bahwa bibir panjang pantai itu ada.
Akankah engkau menantang dengan berbusung dada
Karena aku telah melihat dimana bibir panjang pantaimu berada.
Hanya karena aku mengikuti petunjuk sabda.

Sekarang aku puas, karena telah duduk merenung di bibir pantai yang indah.
Siapakah yang ditentukan untuk menikmati bibir pantai berpasir jutaan itu.
Aku yakin, banyak manusia yang ingin, tapi siapakah yang bersalah.
Hanya ada satu yang tahu, tanyakanlah kepada nelayan kutu.

Semoga pantun gemblung dapat diterima di hati anda.
Walau mungkin tidak nyambung, tapi hanya ini yang ada.
Jangan salahkan Dj. karena belum bisa berpantun.
Tapi ini juga bukan sekedar sopan santun.

Hahahahahahaha….
Sudah deh, jangan dibaca terus.
Agar perut anda tidak murus.
Terimakasih kepada anda semuanya tiada tara.
Tak lupa juga kepada pengasuh Baltyra.

Semoga Kasih dan Berkat TUHAN menaungi kita semuanya.
Karena semuanya ini adalah milik Nya.
Jangan bersedih karena kita berpisah.
Dan jangan memaksa hati untuk bersusah.

Maaf ini sekedar main-main.
Tak lupa salam manis dari Mainz.

Hahahahahahahaha…!!!

Dj. si kepala batu , bikin pantun nelayan kutu (peace…)

djokopaisan-pantun

 

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

19 Comments to "Nelayan Kutu"

  1. Dj. 813  16 March, 2016 at 21:13

    Hallo James . . .
    Terimakasih sudah mampir di kutu busuk . . .
    Hahahahahahahaha . . . .
    Salam Sejahtera dari Mainz .

  2. EA.Inakawa  16 March, 2016 at 17:09

    Alhamdulliah Tuhan, telah LAHIR Penyair Baru dari Bibir Pantai Berbui di Mainz Jerman……ternyataaaa pak DJ berbakat luar biasaaaa jadi penyair & bisa dekat dengan Nelayan Kutu ahahahaha

  3. james  16 March, 2016 at 09:01

    Kenthirs Baltyra bukan Nelayan Kutu Busuk loh

  4. Dj. 813  16 March, 2016 at 00:49

    Hallo Krist . . .
    Terimakasih untuk jempolnya .
    Salam manis dari Mainz .
    Dan cium sayang untuk kembar .
    Biji jambunya Dj. tunggu . . . Hahahahahahaha . . . ! ! !

  5. Dj. 813  16 March, 2016 at 00:48

    Hallo Cori . . .
    Antekama Makassara . . . ? ? ?
    Baji mi . . . ? ? ?
    Hahahahahahahahaha . . .
    Dj. bukan nelayan kutu, tapi pelayan kutu . . .
    Hahahahahahahaha . . . ! ! !

    Salam manis untuk seluruh sobat yang masih ada di Mangkasarak . . .
    TUHAN MEMBERKATI . . . ! ! !

  6. Cornelia Tairas  15 March, 2016 at 21:13

    Iya memang bingung nelayan kutu itu opo, klo suruh pegangn tiang sy malah mo cari paramex. Hehehe yg jdi nelayanx Dj?

  7. Dj. 813  15 March, 2016 at 19:44

    Hallo dimas Josh Chen . . .
    Hallo Wid . . .

    Terimakasih untuk jempolnya .

    TUHAN MEMBERKATI . . . . ! ! !

    Salammanis dari Mainz .

  8. Dj. 813  15 March, 2016 at 19:41

    Mbak Tree . . .
    terimakasih sudah mampir . . .
    Mbingungi . . . ? ? ?
    Kalau bingung ppegangan tiang saja .
    Gitu saja kok repot ( Kata alm. Gusdur )
    Hahahahahahahaha . . . ! ! !
    Belum pernah dengar nelayan kutu ya . . . ? ? ?
    Itu ibu mentri kelautan, ibu Susi, sudah menenggelamkan kapan besar yang menangkap ikan ilegal.
    Mereka menggunakan mesin yang canggih untuk menangkap ikan .
    Mereka adalah nelayan yang profisional dangan alat canggih .
    Tapi nelayang biasa, masih menggunakan jaring yang ditebar dengan tangan .
    Itulah yang Dj. maksud dengan nalayan kutu, nelayang kecil sepertu kutu .
    Penghasilan mereka pun sangat kecil, kalau dibanding dengan nelayan yang menggunakan kapal besar .

    Okay, itu yang Dj. maksudkan .
    Hahahahahahahaha . . . ! ! !
    Lha pantung orang gemblung, memang bisa bikin bingung .

    Salam manis dari Mainz .

  9. Dj. 813  15 March, 2016 at 19:36

    Hallo Baltyra . . .
    Terimakasih sudah menayangkan oret-oretan Dj .
    Pantun orang kenthir . . .
    Hahahahahahahahahaha . . . ! ! !

    Semoga Baltyra tetap Jaya .
    Terimakasih dan TUHAN MEMBERKATI . . . . ! ! !

  10. triyudani  15 March, 2016 at 18:54

    Nelayan kutu..??
    Nelayan punya kutu..???
    Hahaha mbingungne

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.