Kisah Tiga Jam

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

HALLO ANDA SEMUA DI BALTYRA YANG BERBAHAGIA….

Semoga anda semua ada dalam keadaan sehat walafiat…!!!

Kali ini Dj. akan cerita tentang kisah 3 jam. Bukan kisah selama 3 jam dan bukan juga kisah jam 3. Janganlah bingung, santai saja…hahahahahahahaha…!!! Tapi kisah dari 3 jam tangan.

Dj. pernah dengar satu cerita tentang Jam, entah jam dinding, jam tangan atau jam radio atau…atau…

Kalau tidak salah ingat tentang satu kepercayaan, dimana menceritakan soal jam. Seandainya ada di rumah anda jam yang mati (tidak jalan lagi / tidak berfungsi) seharusnya cepat diputar mekanismenya. Atau diganti baterenya (diperbaiki), agar bisa jalan normal kembali, atau dibuang…hahahahahaha…!!! Katanya…. Jam yang mati itu hanya akan membawa sial.Nah ya, silahkan saja, siapa yang mau percaya…

Okay…Okay…Bagaimanapun, di jaman sekarang, memang orang perlu mengatur waktu dengan baik. Olehnya kita sering melihat jam di tangan, jam di dinding…atau dimana saja. Kalau lupa pakai jam tangan, maka kita akan selalu kecewa saat lihat ke pergelangan tangan tidak ada jam. Kita sadar, kalau kita lupa pakai jam tangan, tapi tidak sampai 10 menit lagi, kita lihat lagi pergelangan tangan kita.

Satu pagi, saat kami sekeluarga seperti biasa kumpul sarapan bersama anak-anak dan cucu-cucu. Maka Dj. perhatikan, bahwa istri (Susi) tidak pakai jam di pergelangan tangannya. Dj. bertanya, mengapa jamnya tidak dipakai…??? Dia cerita kalau jam tangan yang biasa dia pakai untuk kerja, batereinya habis. Dj…lho bukan nya tahun lalu baru diganti batereinya…???

jamtangan (1)

Lalu Dj. tanya, jam yang putih kan bisa dipakai.

jamtangan (2)

Dia jawab juga, sudah beberapa bulan mati, mungkin batereinya juga habis. Lagi pula jam putih kan porzelan, takut kalau jatuh atau terbentur apa kan bisa pecah.

Okay, lalu yang emas…???

jamtangan (3)

Dia jawab, juga mati. Dj. dengan perasaan heran…Lha kok tidak dibawa ke toko jam untuk diganti batereinya…???
Mosok 3 jam mati semuanya…??? Tanpa banyak diskusi, maka hari Sabtu itu juga, Dj. bersama si ragil Daniel ke kota untuk mengganti baterei jam-jam tersebut. Di salah satu toko dimana kami beli itu jam yang selalu dia pakai untuk kerja dan jam nya divonis sudah rusak mesinnya. Karena diganti batereinya sudah tidak mau jalan lagi. Dj. bertanya, kalau diperbaiki, begaimana, apa mungkin…??? Ya, mungkin, tapi untuk beli / ganti mesin nya diatas 100 Euro. Gila, mana mungkin, karena jam itu (yang baru) hanya berharga 90 Euro.

Okay, itu orang masih bicara, jangan dibuang ke tempat sampah ya. Lalu si ragil bilang, jangan dibuang pa…nanti di rumah akan aku lihat di dalam nya.Dj. okay kan…

Dalam perjalanan, maka si ragil buka itu jam yang putih dan dia berkata. Pa, ini jam untuk ganti baterei yang pertama, masih gratis (garanti). Dj. kurang yakin, karena jam itu sudah cukup lama. Begitu lihat di satu kertas yang si ragil tunjukan dan benar, ya syukurlah kalau gratis.

Okay, masih penasaran, maka kami pergi ke toko yang lain, membawa jam yang peprtama dan hasilnya juga sama saja, dinyatakan sudah rusak. Kemudian Dj. sodorkan jam emas, apa dia bisa ganti batereinya…??? Begitu dia lihat dan dia langsung berkata, kami tidak punya ijin untuk buka ini jam, kamu bawa saja kemana kamu beli itu jam.

Sesampainya kami di toko “Christ“, maka kami serahkan itu jam putih dan ternyata harus nunggu 1 minggu, karena harus dikirim. Okay lah, pikir Dj. apa boleh buat. Entah karena apa, malah jam yang emas, kami lupa untuk menyerahkan ke toko. Saat di dalam mobil untuk berbelanja, maka Dj. dengar si ragil di belakang, tertawa ngakak…Hahahahahaha…!!! Dj. tanya, ada apa kok tertawa keras sekali…??? Dia bicara, ada sesuatu yang ajaib…!!!
Apa itu…??? Dia masih sambil tertawa…Jam nya mama jalan lagi…!!! Dj…. bagaimana mungkin, kan kita sudah kita bawa ke dua toko dan mereka bilang, itu jam rusak. Dia serahkan ke mamanya itu jam dan jelas Susi begitu happy, karena lihat jam nya jalan lagi dan dia bisa langsung pakai.

Kemudian Susi sambil bercanda, ini jam yang emas, coba kamu lihat siapa tahu dia juga jalan lagi. Kemudian dia ambil jam emas tersebut dan dia lihat, diapun kembali ngakak…Hahahahahahaha…!!! Dj. yang sekarang buka suara, jangan main-main…ada apa pula sekarang…??? Si ragil Daniel sambil menyodorkan jam mama nya, ini jam jalan…
Susi yang sekarang teriak…Tidak…!!! Tidak mungkin…!!! Tapi dia lihat dan jam nya yang emas memang jalan lagi.

Dan Daniel berkata, lumayan kan…uang untuk ganti baterei, bisa kita gunakan makan di KFC…Hahahahahaha…!!!
Karena ganti baterei untuk jam emas itu tidak murah dan biasanya kalau tutupnya dibuka, maka harus diganti juga itu karet/onderdil agar jam tahan air, agar tahan basah mesinnya.

Okay…

Puji TUHAN…!!!

Sampai sekarang, 3 jam tersebut tetap jalan lancar, walau beda beberapa detik saja.

jamtangan (4)

Waktu, berjalan tanpa ada rasa lelah…
Dia berjalan dan tidak pernah menengok ke belakang…
Apapun yang pernah anda bikin, walau salah…
Berjalanlah terus, tanpa ada rasa terkekang…

Nikmatilah waktu, selama anda bisa menikmatinya.
Tapi janganlah anda diperhamba oleh waktu.
Karena yang sudah berlalu, tidak akan pernah ada gantinya.
Dj. yakin dan tahu, anda semua tahu akan hal itu.

Gunakanlah waktu anda sebaik mungkin…
Semasih ada kata “hari ini“
Dengan kekuatiranmu, siapa yang akan mejamin…
Senyumlah, tertawalah, karena itu adalah kebahagiaan yang terkini.

Hahahahahahaha…Sajak wong kenthir…
Mohon maaf kalau oret-oretan di atas tidak berkenan, tapi ini adalah kejadian murni, tanpa bumbu opor.

Hahahahahahahahaha…!!!

Terimakasih kepada pengasuh Baltyra yang selalu menayangkan oret-oretan wong kenthir. Terimakasih kepada anda semuanya yang selalu menunggu hari Selasa di Baltyra.

Semoga Kasih dan Berkat TUHAN, senantiasa menaungi kehidupan kita semuanya. Hari ini, sampai maranatha TUHAN datang.

 

Salam manis dari Mainz.
Dj. 813
Big Brother watching You.

arwana

 

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

27 Comments to "Kisah Tiga Jam"

  1. J C  7 April, 2016 at 09:26

    Walah…ajaib ini…hahaha…boleh juga semua peralatan elektronik titip sentuk pak Djoko atau Daniel…hahaha…

    Salam untuk keluarga besar Paisan di Mainz ya…

  2. Dj. 813  3 April, 2016 at 16:00

    Hallo yu Lani . . .
    Mahalo yu, sudah tinggalkan komentar .
    Maaaaaaf , baru buka LapTop lagi, jadi baru lihat sapaan yu Lani.
    Maklum yu, pensiunan, selalu sibuk . . . .
    Hahahahahahahahahahaha . . .
    Benar yu, jam tangan harus diganti Batterie nya setiap 1 – 2 tahun sekali .
    Dj. malah sangat jarang lihat jam didinding, selalu lihat di pergelangan tangan .
    Jadi tahu kalau lupa pakai jam .
    Hahahahahahahaha . . .
    Salam manis dari Mainz yu.

  3. Lani  1 April, 2016 at 23:23

    MAS DJ : woalah gara2 internetku gonjang-ganjing sampai ketinggalan melihat artikel jam tangan ini.

    Mas aku duwe 4 jam tangan tp murah meriah harganya ndak lebih dr $ 50/each, sing penting bisa dipakai dan diganti baterei tiap 1-2 tahun dan tetep rapi jali…………kdg aku ndak suka pakai jam tangan cukup melihat jam di HP saja……….

  4. Dj. 813  1 April, 2016 at 16:48

    EA.Inakawa
    Terimakasih sudah mampir dan juga untuk doanya . . .
    Belum pernah ada yang berdoa seperti bung EA.Inakawa….
    Semoga anda sehat selalu dan tidak perlu ganti batterie . . .
    Hahahahahahahahaha . . . ! ! !
    Salam sejahtera dari Mainz.

  5. EA.Inakawa  1 April, 2016 at 12:20

    Jam Tangan, eksistensi mu luar biasa buat keluarga besar P’DJ…..kuminta kau hidup terus tanpa perlu diganti baterai

  6. Dj. 813  31 March, 2016 at 17:42

    Alvina VB 31 March, 2016 at 12:01

    Ha..ha…mas Dj. jam tangan yg perlu diganti baterainya lebih dari 1 mas, jadi kl mau beli lagi mikir2 lagi dah, buat apaan udah punya banyak, dari yg antique sampe yg sporty punya, ttp krn gak pernah dipake ya batereinya pada mati semua satu per satu, kecuali yg automatic punya, ttp sering mati juga krn gak sering dipake. Pernah 1x saya bawa balik ke tokonya pas liburan, staffnya bilang oh perlu diganti ring bagian dlmnya dan harganya lebih mahal dari jam tangan yg baru, jadi ya saya diamkan saja, cuman jadi momento aja, krn belinya 20 thn yg lalu pas berbln madu, he..he….
    ———————————————————————————————————

    Alvina . . .
    Anda benar sekali . .
    Biiasanya betterie itu tahan 2 tahun .
    Jadi bikin catatan, jam tangan A di ganti Batterie nya kapan. Jadi kalau mendekati 2 tahun,
    harus diganti .
    Hahahahahahahaha . . . ! ! !
    Dj. punya jam Automatic, sudah 42 tahun, tetap jalan kalau digoyang .
    Tapi memang benar, kalau orang punya jam, akan mengalami hal yang sama .
    Dj. memang senang beli jam, tapi belum bisa beli yang mahal punya .
    Ada di Mainz, jam ROLEX seharga 72.000 Euro, kadang Dj. berpikir, siapa yang akan beli .
    Kalau kami lewat itu toko, selalu lihat, karena dipajang di etalage .

    Okay, yang penting kita tahu waktu,apapun merk jam nya .
    Dj. sudah 3 X kehilangan jam mahal, olehnya tidak mau beli yang mahal-mahal lagi .

    Salam manis dari Mainz .

  7. Dj. 813  31 March, 2016 at 17:34

    djasMerahputih 31 March, 2016 at 08:37

    Wah, si ragil kayaknya punya bakat jadi pawang jam tangan tuhh…
    Salam anak kolong,
    dj45
    ————————————————-

    Hahahahahahaha . . .
    Halo Djas . . .
    Mungkin anda benar .
    Bukan hanya jam saja .
    Kadang kalau komputer hang . . .
    Dj atau Susi panggil dia untuk benerin .
    Dia datang dan sering tertawa .
    Pertama, dia pikiir kami hanya ingin mempermainkan dia .
    Karena setiap kali dia datang, computer / HP kami kembali normal .

    Hahahahahahaha . . . ! ! !
    Salam Sejahtera dari Mainz.

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.