MANGUT

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

HALLO ANDA SEMUA YANG BERBAHAGIA…

Anda pernah membaca tentang “pecel lele“ di oret-oretan Dj. yang telah lalu. Sekarang Dj. ingin cerita tentang “MANGUT“, bukan… bukan maut, tapi mangut…Benar, mangut… anda tdak tahu apa itu mangut…??? Bukan… bukan juga manggut-manggut… Hahahahahahaha…!!! Bukan Dj yang lucu, tapi anda yang tidak lucu…Wong mangut dikira maut… malah jadi manggut-manggut…Hahahahahahahahaha…!!!

Okay… okay… supaya tidak buang waktu, Dj. lebih baik ceritakan, apa itu mangut ya. Ya… benar… Mangut… kok nanya lagi sih… sialan… Hahahahahaha…!!!

Okay, mangut adalah masakan khas Jawa. Biasanya dimasak dengan ikan atau belut yang sudah diasap terlebih dulu. Untuk Dj. lebih suka kalau mangut dengan belut, mengapa…??? E e e e e…. nanya lagi… diam kek, biar Dj jelaskan dulu, okay… Hahahahahaha…!!!

Nah agar anda tahu, mangut itu makanan yang cukup nendang… karena cukup pedas…!! Hanya untuk Dj., biasanya cabe rawitnya masih utuh, jadi kalau Dj. rasa kurang pedas, bisa 1 cabe rawitnya dipetes. Petes…??? (opo kuwi boso Indonesiane…???) Wis tanyak o yu Lani dia pasti tahu…Yo to yu, yu Lani kan tukang metes tumo…Hahahahahahaha…!!!

Okay… okay…Mangut yang enak, ya dibubuhi santen…Tidak perlu takut, walau kata orang bahwa santen itu mengandung…??? Itu bohong…!!! Jangan percaya…!!! Apa anda pernah melihat “anak santen “, belum pernah kan…??? Jadi anda tahu, kalau santen tidak pernah mengandung, karena tidak pernah beranak… Hahahahahaha…!!!

Jadi… Anda bisa makan dengan santen sepuasnya, asal daya tahan tubuh anda kuat. Okay…Agar anda yang tidak tahu, apa itu mangut, anda akan segera tahu dan inilah mangut belut kesukaan Dj. yang sangat nendang.

mangut

Nah mangut ini dimakan dengan nasi yang masih panas, maka… anda bisa huaaah… huaaaah…!!! Kalau cabe rawitnya ikut dimakan. Hahahahahaha…!!!

Mangut ini dimasak oleh kakak Dj. yang tinggal di Semarang. Walau umurnya sudah 75, tapi dia masih sangat kuat dan masakan nya enak-enak.

Okay…Jadi sekarang anda tahu, apa itu mangut dan jangan sebut maut lagi ya.

Semoga satu saat, anda bisa mencobanya. Terimakasih untuk perhatian anda dan juga terimakasih kepada pengasuh Baltyra yang selalu menayangkan oret-oretan Dj.

Bila anda suka dengan oret-oretan Dj. maka anda harus sabar dan sampai bertemu di hari Selasa minggu depan di oret-oretan yang akan datang. Dan Dj. harap tidak ada yang marah, santai saja… ini sekedar Jokes saja, agar anda awet muda… (seperti Dj.). Hahahahahahahahaha…!!!

Semoga Berkat dan Kasih TUHAN, selalu menaungi kita semuanya.

Kalau kebanyakan makan dengan mangut, hati-hati…Bisa jadi seperti Dj. wajah preman (seperti di foto di bawah ini)
Hahahahahahahahaha…!!!

 

Cherio…!!!
Salam manis dari Mainz.
Dj. 813

mangut-djokopaisan

 

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

19 Comments to "MANGUT"

  1. Dj. 813  11 April, 2016 at 15:35

    Alvina . . . .

    Manggut manggut juga boleh . . .
    Manggut-manggut kan biasanya setuju . . .
    Hahahahahahaha . . . ! ! !
    Terimakasih sudah mampir dan salam manis dari Mainz .

  2. Alvina VB  10 April, 2016 at 08:43

    Belum pernah nyobain mangut, ya cuman bisa manggut-manggut saja, he..he….

  3. Dj. 813  9 April, 2016 at 14:57

    Sierli . . .
    Terimakasih sayang . . .
    Sudah mampir . . .
    Kan ini cerita mangut dan bukan cerota bagaimana masak mangut . . .
    Hahahahahahahaha . . . ! ! !
    Kalau mau rezeptnya, ya buka google saja .
    Salam manis dari Mainz .

  4. Dj. 813  9 April, 2016 at 14:55

    Dimas Josh Chen . . .
    Matur Nuwun dimas . . .
    Mungkin dimas benar, tapi ini kebiasaan keluarga kami di Semarang,
    masak mangut dengan belut yang sudah diasab .
    Hahahahahahahaha . . . ! ! !
    Mungkin itu dulu juga kesukaan ayah Dj.
    Olehnya mengapa, ibu dan kaka-kaka selalu menggunakan belut asab untuk mengut .

    Salam manis untuk keluarga dirumah ya .
    Apa akan punya adik kecillagi . . .
    Hahahahahahaha . . . ! ! !

  5. Dj. 813  9 April, 2016 at 14:52

    Hallo yu Lani . . .
    Selamat Pagi dari Mainz . . .
    Maaaaf yu, baru pagi ini buka laptop, jadi belum sempat lihat e-mail .
    Tai nant akan Dj.lihat .
    Maklum yu, pengangguran, tidak banyak punya waktu .
    Hahahahahahahaha . . .
    Salam manis dari Mainz yu.

  6. Sierli FP  7 April, 2016 at 15:22

    Saya baca terus ke bawah, kok ga nemu resepnya..kirain ada resep..
    Ayo masak manggut dong Om..penasaran liat manggut versi Mainz..*hehehehe..

  7. J C  7 April, 2016 at 09:42

    Pak Djoko, kalau mangut di Semarang apa bukan biasanya dengan ikan pari asap (ikan pe kata wong Semarang).

    Salam untuk keluarga besar Paisan di Mainz ya…

  8. Lani  6 April, 2016 at 09:41

    Mas DJ: aku japri mohon di cek ya………..kamsia

  9. Dj. 813  5 April, 2016 at 21:59

    Dimas Josh Chen . . .
    Dan 2 dari anda yang membubuhkan jempolnya . . .
    Terimakasih . . . ! ! !
    T U H A N M E M B E R K A T I . . . ! ! !

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *