LUNAS

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

HALLO…. HALLO…. HALLO….

Salam Jumpa dengan oret-oretan Dj. di hari Selasa yang indah ini. Cuaca di Jerman sudah mulai hangat, walau “mungkin” untuk anda yang tinggal di Indonesia pasti masih terasa cukup dingin. Saat ada matahari, maka udara semakin hangat, walau angin nya masih juga terasa sangat dingin. Saat Paskah, di Jerman kebanyakan anak-anak libur 2 Minggu, olehnya saat libur, walau kami tidak ke mana-mana, namun kami menikmati liburan di Mainz saja.

Setelah jalan-jalan berdua menyusuri pinggiran sungai Rhein maka kami kembali lagi ke tengah kota. Perut sudah terasa sedikit lapar dan kami berbincang, mau makan di mana…??? Walau Mainz, kota kecil saja, namun cukup banyak pilihan Restaurant yang cukup enak. Pertanyaannya, mau makan apa…ala Yunani, ala Italy, China, Thai, Jerman atau yang lain. Ternyata Susi serahkan ke Dj., mana saja okay. Akhirnya kami masuk ke Balkan Restaurant (Jugo Restaurant) dan yang jelas, di sini Dj. tidak akan pesan Pizza, tapi akan makan ikan.

Saat akan masuk ke itu Restaurant, ada suara yang memanggil…Hi…!!! Kami menengok ke belakang, ternyata anak kami si Eva dan dia berkata, aku pikir kenal suara ini…Hahahahahaha…!!! Akhirnya kami bertiga masuk ke dalam itu Restaurant…Setelah dapat tempat duduk, na ya…pas makan siang, hampir semua Restaurant penuh. Puji TUHAN…!!! Saat kami masuk, ada keluarga yang akan meninggalkan meja makan, jadi kami langsung dapat tempat.
Setelah memesan minuman, kamipun memesan makanan. Karena tidak ada anggur putih yang selera Dj., maka bier juga jadi, bahkan cepat menghilangkan rasa haus.

lunas (1)

Dj. memilih makan ikan Dorade bakar, waaaaaw…ini sangat lain dengan yang digoreng. Aroma asap kayu bakarnya masih tercium di hidung…. Kentang goreng dan salat ditambah minyak zaitun dengan potongan bawang putih. Sungguh mak nyuuuus…!!!

lunas (2)

Susi memesan Burger biasa, karena belum merasa sangat lapar.

lunas (3)

Eva juga memesan Burger, tapi yang ini lain lagi.

lunas (4)

Jelas sambil makan, kamipun banyak cerita kiri kanan dan bahkan sempat tertawa, karena kami sering bertemu di kota. Makanan Dj. dengan berjalan nya waktu, kok semakin sedikit…???

lunas (5) lunas (6)

Akhirnya malah sisa tulang saja…

Setekah kami kenyang semua, maka Dj panggil pelayan yang melayani kami, agar beri kami Bill nya. Tapi apa yang terjadi, dia berkata, sudah dibayar. Haaaaaach…??? Ternyata kami kecolongan lagi, Eva lebih dulu sudah membayar, saat dia bilang akan ke toilette.

Kata-kata SUDAH DIBAYAR (berarti sudah lunas)…!!! Mengingatkan apa yang terjadi di kayu salib, bahwa TUHAN telah membayar dengan darahNya di kayu salib. SUDAH LUNAS…!!! Kita orang yang percaya, akan merasa sangat bahagia, karena kita sudah ditebus Nya, harganya SUDAH LUNAS DIBAYAR bukan dengan uang, tapi jauh lebih dari itu, Dia telah menbus dosa kita dengan DARAHNYA. HALELUYA…!!!

Bagaikan seorang tahanan (karena dosa), kita telah di merdekakan Nya…!!! Tidak ada berita yang lebih indah dari rasa DAMAI. Sekarang tergantung respon kita, setelah kita dimerdekakan Nya. Inilah Paskah yang sebenarnya yang harus kita mengerti. Dan ingat, kita telah ditebusNya dan harganya telah dibayar dengan LUNAS…!!!

Terimakaksih atas perhatian anda semuanya, juga pengasuh Baltyra yang selalu menayangkan oret-oretan Dj. Semoga Kasih dan Berkat TUHAN, selalu menaungi kita semuanya.

 

Salam manis dari Mainz.

djokopaisan-lunas

 

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

27 Comments to "LUNAS"

  1. Dj. 813  29 April, 2016 at 23:22

    Silahkan dimas . . .
    Silahkan, memang bier adalah minuman yang peling bebrsih .
    Bebas kuman . . . Hahahahahahahaha . . . ! ! !
    Salam manis untuk keluarga diirumah .

  2. J C  27 April, 2016 at 08:38

    Saya ngebir saja lah kali ini…

    Salam untuk keluarga besar dari Mainz ya…

  3. Dj. 813  14 April, 2016 at 20:28

    Yu Lani . . . .
    Hahahahahahahahaha . . . ! ! !
    Okay yu, akan Dj. coba . . .
    Siapa tagu ditertawakan oleh pelayan nya .
    Hahahahahahaha . . . ! ! !
    Salam manis dari Mainz yang terang benderang,
    namun angin nya masih dingin .

  4. Lani  14 April, 2016 at 01:09

    MAS DJ: jangan lupa selalu bawa sambal klu keluar rumah siapa tau mampir makan di restoran dan sambal sdh tersedia, contohnya klu makan ikan tinggal dicocol ke sambalnya………..

  5. Dj. 813  13 April, 2016 at 17:23

    Ikha 13 April, 2016 at 11:37

    Ak ga diajak… :'(
    —————————————

    Hahahahahahahahaha . . . ! ! !
    Lha Dj. cari tidak ada, katanya Kudus hujan .
    Mungkin sedang ngiyup entah dimana . . .
    Hahahahahahaha . . . Salam manis dari Mainz, untuk keluarga irumah ya .

  6. Dj. 813  13 April, 2016 at 17:21

    Alvina VB 13 April, 2016 at 11:02

    Wuih…ikannya menggoda sekali….
    James: ogah makan tulang ikan
    Lah kok pake Captcha code lage sich….
    ————————————————————

    Hallo Alvina . . .
    I ya, tapi ini bukan Restaurant special ikan dorade .
    Di Mainz ada satu Restaurant yang special untuk ikan Dorade .
    Hanya saja tidak dibakar, tapi digoreng .
    Hahahahahahahaha . . . ! ! !

    Benar sekali, tadi Dj. asal kirim saja, ternyata tidak bisa dan Dj. baru sadar kalau ada pakai
    CAPTCHA Code lagi . . .
    Hahahahahahaha . . . ! ! !
    alam manis dari Mainz .

  7. Dj. 813  13 April, 2016 at 17:17

    MAS DJ: coba klu ikan bakarnya dimakan dgn sambal trasi dan nasi ngepul………sama lalapan bisa nasi sebakul amblaaaasssssssssss

    James: mahalo sdh diingat
    ———————————————————————

    Hallo yu Lani . . .
    Mahalo yu, sudah mampir . . .
    Benar yu, sayang di itu Restaurant tidak mungkin ada sambal .
    Kalau dirumah, sering bikin juga dan memang dimakan dengan sambal . . .
    Hahahahahahahaha . . . ! ! !
    Salam manis dari Mainz dan semoga sehat selalu ya yu .

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *