Mutiny on The Bounty

Iwan Satyanegara Kamah – Jakarta

 

BANYAK setannya gedung bergaya Belanda Boer yang biasa di sebut Toko Merah. Primadona gedung-gedung tua di kawasan Kota Tua. Dibangun oleh Gubernur Jenderal van Imhoff yang memerintah 1740an. Makam van Imhoff di tengah Kebun Raya Bogor di bawah rerumpun pohon bambu (banyak setannya juga).

tokomerah01 tokomerah02 tokomerah03

Antara 1786-1808 Toko Merah jadi hotel dan yang menginap di Toko Merah, satu di antaranya Kapten William Bligh, nakhoda kapal ‘The Bounty’. (Kapten James Cook, juga pernah nginap di gedung ini). Di kapal ini pada April 1789 terjadi pemberontakan yang dipimpin wakil nakhoda Christian Fletcher. Bligh dan 18 anak buahnya yang setia diturunkan ke sekoci. Bligh terdampar di Kupang. Setelah pulih berlayar ke Jawa (Surabaya, Tuban, Cirebon) dan akhirnya tiba di Batavia nginap di Toko Merah.

Kisah kapal ‘The Bounty’ diangkat ke layar lebar menjadi film legendaris, “Mutiny on the Bounty” (1962) yang dibintang Marlon Brando (di-remake juga). Kebanyakan gedung-gedung tua di Kota Tua (bekas perkantoran) tidak berpenghuni dan digantikan mahluk halus. Ini jadi masalah mengapa revitalisasi Kota Tua selalu gagal, karena tidak ada yang merawat intensif bila ada yang menghuni.

Sejak Ahok jadi gubernur, revitalisasi dikebut menggandeng JOTRC (Jakarta Old Town Revitalization Corporation). “JOTRC ngak kerja”, kata Ahok. JOTRC hanya memugar gedung-gedung tertentu jadi tanggungjawabnya. Hampir semua gedung-gedung di Kota Tua banyak setannya.

Kini Ahok menggandeng pengembang Sampoerna Group untuk reviatalization. Ayo, pembenci Ahok bisa dijadikan isu Kota Tua hangat bernada rasis (saya ajarin sini soal menghina SARA). Mulai dari Sampoerna saja, orang akan marah. “Sinting pakai perusahaan berbau tembakau”, begitu kelak aktivis dan haters. Perusahaan lain, seperti farmasi, mana mau..

Nantinya, bila Sampoerna jadi merevitalisasi, setan-setan di Kota Tua pada mati, karena asap rokok.

 

 

14 Comments to "Mutiny on The Bounty"

  1. J C  27 April, 2016 at 08:46

    Jadi ingat waktu kita foto-foto bareng Aimee dan Vera juga…

  2. Swan Liong Be  21 April, 2016 at 16:43

    Sorry ternyata ada lagi, kemarin aku check koq gak ada.

  3. Swan Liong Be  21 April, 2016 at 16:42

    @ J.C. komentarku dsini koq tau² ilang?! Btw. J.C. itu juga intialnya Johann Cruyff,hehehe…. just kidding!

  4. IWAN SATYANEGARA KAMAH  20 April, 2016 at 17:22

    Pak SLB, gedung ini ditepi Kali Besar. Tak jauh dari Jembatan Kota Intan. Kondisinya paling bagus dibanding bangunan Kota Tua lainnya. Sekarang sedang di tata. Kalau Pak SLB pulang kita main ke Kota Tua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.