Indahnya Shibasakura Tanpa Kaum Alay

Hani Yamashita

 

Sakura sudah beken di seluruh dunia. Sakura identik dengan Jepang, itu sebabnya negara sakura melekat pada negeri Oshin. Padahal ada banyak bunga yang lain selain sakura. Bagi yang tidak kebagian melihat sakura, saat ini adalah saat yang tepat untuk melihat shibasakura.

sakura (1)

Shibasakura tak kalah menarik dari sakura. Bunga kecil mungil tapi lebat dan banyak layaknya hamparan karpet. Keindahannya tak kalah dengan sakura. Pokoknya jempol kaki dan tangan semua pantas untuk si mungil shibasakura ini.

Salah satu shibasakura yang terkenal terletak di Saitama perfekture, tetangga Tokyo. Tepatnya di kota Chichibu. Kota Chichibu adalah salah satu kota yang terkenal dengan wisata alamnya. Alamiah dan bagus untuk pendakian gunung, hiking. Jaraknya dari Tokyo, stasiun Ikebukuro hingga stasiun Seibu Chichibu, lebih kurang 76,8 km.

sakura (2) sakura (3)

Travelling di seantero Jepang adalah hal yang memudahkan bagi siapa saja. Fasilitas umum yang praktis, bersih dan tepat waktu. Shibasakura di Chichibu saat ini mulai mencapai puncak mekarnya. Keindahan shibasakura sangat terkenal di Jepang.

Shibasakura ini terletak di Hitsujiyama koen (Taman Hitsujiyama). Luas area pun luar biasa, 17.600 m2 dan jumlah tanaman shibasakura lebih dari 400.000. Shibasakura atau yang dikenal dengan “Pink Moss”. Taman ini telah dibuka sejak pertengahan April hinggal 8 Mei. Pembelian tiket hanya dilayani hingga pukul 5 sore.

sakura (4) sakura (5)

Setiap tahun saya selalu menyempatkan diri melihat dan menikmati shibasakura yang luar biasa indahnya. Saya selalu bersyukur bahwa keindahan shibasakura terawat dengan baik. Semua pengunjung tahu diri bahwa shibasakura juga makhluk hidup yang tidak seharusnya diinjak-injak dan dicabut bunganya seenak perut. Volunteer atau relawan dengan rajinnya merawat dan mencabuti rumput liar. Luar biasa!

sakura (6)

Akhir kata, shibasakura sangatlah pendek masa berbunganya. Jadi bisa menikmati keindahan bunga shibasakura tanpa gangguan kaum alay adalah suatu berkat yang patut disyukuri.

 

Informasi lebih detail tentang shibasakura di Hitsujiyama park,
http://www.sainokuni-kanko.jp/eng/sightseeingspot/023.html

 

Salam,
Hani Yamashita

 

 

About Hani Yamashita

Berasal dari Jogja. Melanglang buana menempuh studi dan bertemu dengan tambatan hatinya dari Jepang. Menikah dan berkeluarga dengan dua orang anak, tinggal di Jepang. Salah satu hobinya adalah menulis dan sudah menerbitkan beberapa buku.

Arsip Artikel

11 Comments to "Indahnya Shibasakura Tanpa Kaum Alay"

  1. Rolly Martha  14 July, 2016 at 13:45

    Ha ha.. saya tidak bisa menahan “tawa” dengan judul artikel ini.

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *