Tahu Gejrot

Dian Nugraheni

 

Ada yang bilang Tahu Gejrot, ada yang sebut Kupat Tahu, ada yang panggilnya dibalik, Tahu Kupat. Temennya ya Ketoprak, salah satunya.

Dari kemaren sudah janji sama Alma mau bikinin Kupat Tahu (begitu sebenernya nama yang aku tahu sejak aku masih kecil dulu..), kalau aku bilang Tahu Gejrot, itu karena nggak ada kupatnya..he..he..

kupat-tahu

Kemaren-kemaren Alma juga nanya, “Mah, makanan apa di Indonesia yang veggie..?” (makanan vegetarian, maksudnya..)

Aku, “Wahh, ya banyak banget, soalnya di Indonesia, daging, telor, dan ikan, itu mahal, jadi kebanyakan orang ya makan masakan veggie. Lemper bisa diisi srundeng, yang dibuat dari parutan kelapa, jadi ga pakai daging, Lotek, gado-gado, Kupat Tahu, dan lain-lain.

Basically, Kupat Tahu, isinya adalah irisan timun, irisan tomat, cambah, tahu goreng, irisan daun kol, atau kubis (tapi kali ini diganti Iceberg Lettuce karena juga ga punya kubis), dibumbui dengan ulekan kacang tanah goreng, bawang putih, cabe, kencur (ini juga skip, karena ga punya kencur), kuah rebusan gula merah, cuka, garam, kecap manis.

Timun sudah aku iris, cambah sudah dibersihkan, keduanya sudah siap dari kemaren. Untuk menghindari kedua bahan itu cepat busuk, maka aku rendam dengan air garam dan gula, jadi mirip acar, tapi manis dan asamnya, light. Sediaan ini bisa disantap setiap saat, masukkan saja ke kulkas.

Sempurnanya hidangan ini adalah, jangan sampai kelupaan irisan seledri dan brambang goreng…

Kalau dalam foto ini nampak ada seekor udang, itu karena kami juga “goreng” udang. Goreng udangnya ga pakai banyak minyak ya, cukup taruh di teflon tanpa minyak, bolak-balik sampai merah, lalu angkat. Masak lagi dalam wajan bersih, taruh lagi udang yang sudah merah, taburi bawang putih bubuk, dan garam. Untuk 1 pound udang, tetesi saja dengan 1 sendok kecil minyak goreng, bolak-balik, sampai aroma bawang putih bubuknya tercium harum dan sedikit gosong…

Sebenere ini makanan buat lunch, ya..tapi apa daya, saat aku bertemu dengan anak-anak dengan santai adalah pas dinner, jadi ya sudah, toh kita orang Indonesia, makannya adalah any kind, anytime, alias sembarang deh, sepinginnya, seadanya.., sesempatnya.., yang penting hepi ya..he..he..

 

 

Share This Post

Google1DeliciousDiggGoogleStumbleuponRedditTechnoratiYahooBloggerRSS

7 Comments to "Tahu Gejrot"

  1. J C  16 May, 2016 at 08:50

    Di sini tak usah repot-repot, tinggal beli saja…

  2. Lani  12 May, 2016 at 00:48

    James: pokok-e segala macam makanan Indonesia TOP! Asal jgn yg aku tdk suka saja…………

    Dian: klu menurut boso wong Purworejo namanya Kupat Tahu……….jd ingat bapak langgananku ktk aku msh di Purworejo…………dia sdh tau seleraku kudu pedes diulekin lombok rawit……….kuahnya seger sambil megap2 kepedesen…………….

  3. james  3 May, 2016 at 09:51

    Al, uenak loh tahu gejrot apalagi yang asli di Cirebon dipanggul embok2 diolah diatas cobekan langsung, bener enak deh dengan saosnya mirip pempek asam manis pedes jadi satu

  4. djasMerahputih  3 May, 2016 at 09:26

    Asal lapar makannya pasti enak. Nggak peduli pagi, siang ato malam..
    James: ya suka dong..!

  5. Alvina VB  3 May, 2016 at 02:53

    Belum pernah nyobain tahu gejrot James, namanya baru terdengar baru2 ini pas pulkam thn lalu.
    Dian: Thanks buat recipenya, nanti coba bikin dach…

  6. Handoko Widagdo  2 May, 2016 at 11:30

    Wah akan ada resto baru di Virginia.

  7. james  2 May, 2016 at 10:17

    1…..hhmmmmm makanan ala Cirebonan sono, para Kenthirs suka Tahu Gejrot gak ? uenak loh

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *