Peraturan Ini Bikin PNS DKI Tertekan

Prabu

 

Menjadi PNS di lingkungan pemda DKI, dijamin hidupnya makmur sentosa. Jam kerjanyapun fleksibel. Masuk kantor jam 8.00 dan istirahat jam 12.00. Setelah makan siang, gak perlu balik kantor lagi Bisa cari obyekan diluar atau bobok-bobok siang sama selingkuhan.

Ketika seorang PNS pagi-pagi berangkat, tetangganya yang berpapasan selalu menyapa, “Mau ke kantor, ya pak?”

Itulah pertanyaan standard yang akan di jawab, “Ya”, sambil senyum sumringah.

Entah mengapa, kok ga disapa, “Berangkat kerja, ya?”

Begitulah kehidupan PNS sebelum Ahok berkuasa. Tidak ada kerja, tapi duit banyak. Para oknum secara sistematis memeras rakyat. Dari kaum pedagang kaki5 hingga pengusaha kelas UKM menjadi ATM mereka. Para oknum PNS ini menjual aneka ragam perijinan, sampai trotoar jalanan.

Namun ketika Ahok berkuasa, runtuhlah surga dunianya. Jam kerja ketat. Duit susah didapat. Bini resmi minggat. Bini simpanan ga mau diajak hidup melarat.

Lalu, PNS macam Rustam Efendi bikin surat pengunduran diri dari walikota. Mereka yang mendukung pengunduran dirinya, beralasan tak tahan tekanan Ahok.

Di zaman Ahok, PNS yang ga bisa kerja di gusur. Sementara yang melayani rakyat dgn benar dan cepat, dikasih reward setimpal yang besarnya melebihi jatah preman.

Petugas kebersihan hingga penggali kuburan, kini bisa hidup layak. Di pihak lain, rakyat telah merasakan kenyamanan. Sementara, pengusaha UKM tidak lagi menjadi ATMnya PNS.

Herannya, masih saja ada orang teriak-teriak agar Ahok dipenjara. Ironisnya, mereka yang tidak menyukainya ternyata golongan penghuni Cipinang.*

 

 

About Prabu

Sosok misterius yang sejak kemunculannya tidak banyak orang yang mengenalnya. Walaupun misterius, sosok satu ini sekaligus ramah dan sangat terbuka pertemanannya. Sang Prabu dan Permaisuri sering blusukan menyapa kawula BALTYRA.com dan menggebrak dunia, kebanyakan dengan coretan karikaturnya sekaligus artikel-artikelnya yang bernas, tajam dan berani.

My Facebook Arsip Artikel

10 Comments to "Peraturan Ini Bikin PNS DKI Tertekan"

  1. J C  16 May, 2016 at 08:57

    Dab Prabu, ini namanya BO CUAN…

  2. Alvina VB  7 May, 2016 at 03:14

    Kalau Indonesia gak ada korupsi lagi, tentunya rakyat bisa makmur dan merasakan hasilnya, krn semua balik lagi ke rakyat, tul gak mbakyu Lani? Para koruptor buang aja ke nusa kambangan sampe mati di sana, he..he…

  3. Lani  7 May, 2016 at 00:26

    AL: mmg amat sangat dibutuhkan presiden dan wakilnya pasangan kuat, jujur, bersih, berani, Hukum benar2 ditegakkan……….Indonesia bakal jadi negara hebriiiiiiiing didunia………..

  4. Alvina VB  6 May, 2016 at 12:26

    Iya mbakyu Lani, seluruh Indonesia sikat bersih kl Ahok bisa jadi President Indonesia, he..he…

  5. Lani  6 May, 2016 at 05:24

    AL: yg disikat bersih tdk hanya di JKT saja akan ttp di seluruh negeri ini hrs dikosek sampai kinclong

  6. Alvina VB  6 May, 2016 at 00:39

    Sikat bersih Jakarta!

  7. Lani  4 May, 2016 at 08:25

    James: pokok-e para kenthirs pro Ahok, orang2 spt Ahok hrs didukung dinegeri ini utk mengubah negeri ini menjadi jejeg!

    Mas DJ: setujuuuuuu…….mrk perlu mendptkan pelor panas disapu bersih dr negeri ini

    Kang Prabu: plg suka dgn alinea paling bawah……betul sekali

  8. djasMerahputih  3 May, 2016 at 16:31

    Aaahh… jadi pengen segera ke Jakarta lagi
    Tapi telat, mba Henny udah balik…

  9. james  3 May, 2016 at 15:35

    Ahok dpt di ibaratkan Vaccum Cleanernya Jakarta sampai bersih kinclong

    apakah para Kenthirs mau ikutan Ahok bersihkan Jakarta ?

  10. Dj. 813  3 May, 2016 at 15:14

    Mas Prabu . . . .
    Hahahahahahahaha . . . ! ! !
    Bennar sekali . . .
    Mereka sekarang mati kutu .
    Nahkan ada yang berani teriak, Koruptor jangan dimiskinkan . . .
    Gila . . . ! ! !
    Mungkin yang dia maksud, jangan dimiskinkan, tapi di DOOOOR saja . . . ! ! !
    Hahahahahahahahaha . . . ! ! !

    Salam Sejahtera dan jangan mau jadi ATM .

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.