Malaikat atau…?

Meitasari S

 

Dini hari tadi sekitar pukul 01.30 listrik di rumah mati. Kamar begitu gelap. Seperti biasa jika mati lampu, kamar akan terasa panas dan pengap.

Entah karena tak tahan panas, Vento terbangun. Ia terbiasa nglindur jika merasa tak nyaman. Demikian juga saat itu. Ia berteriak-teriak kepanasan, dan mengajak Mbak Antya untuk tidur di luar. Tentu saja Antya menolak, karena keadaan di luar gelap gulita.

Aku pun terjaga, kutenangkan Vento.
“Sudah dek, tidur di lantai saja, pasti dingin,” kataku sambil tetap terpejam setengah sadar.

Tapi Vento tak henti berteriak -teriak,
“Sumuk, mbak aku gak tahan.”

Aku membuka mata. Saat itu aku merasa semua gelap, hanya di depan pintu kulihat ada seseorang sedang membawa penerangan. entah lampu, entah senter. Tetapi kesanku orang tersebut seperti membawa lampu bundar yang ditenteng seperti di film-film Cina.

malaikat pelindung

Antara khawatir adanya orang jahat yang sengaja mematikan listrik rumah, juga takut adanya mahluk astral bercampur aduk dengan perasaan lega. Ada secercah cahaya, yang kupikir itu pembantuku yang ingin menenangkan Vento. Anehnya, ketika kupanggil,

“U …”,

Ia diam saja. Bayangan itu berlalu bersama cahaya yang dibawanya. Aku komat-kamit mendaraskan doa memohon pertolongan Tuhan untuk keselamatan kami.

Tak berapa lama kemudian listrik menyala.

Ketika aku berdandan hendak berangkat ngantor dan mengantar Vento, aku bertanya pada pembantuku.

“U, tadi waktu mati lampu, kamu ngapain di depan pintu kamar? tanyaku.”

“Mboten niku,” – tidak tuh, jawabnya.

Aku kaget. Jadi, dini hari tadi siapa yang membawa penerangan di depan kamarku?

Kuusir pikiran burukku. Pasti tadi malaikat pelindung yang menjagaku.

Terimakasih ya….

 

Semarang, 18 Mei 2016

 

 

About Meitasari S

Seorang istri dan ibu pekerja yang karena pilihan kehidupan, menahkodai keluarganya paralel dengan suaminya yang satu di Jakarta dan satu lagi di Semarang. Jiwa sosialnya yang tinggi, membuatnya terlibat juga dalam kepengurusan salah satu sekolah asrama di Jawa Tengah dan juga dalam lembaga sosial Anak-anak Terang yang mendanai anak-anak kurang mampu untuk menempuh pendidikan yang lebih baik.

My Facebook Arsip Artikel

4 Comments to "Malaikat atau…?"

  1. J C  23 May, 2016 at 08:30

    Itu penampakan Itsmi…

  2. Lani  20 May, 2016 at 03:18

    James: malaikat kenthirs? Mungkin para kenthirs berhati malaikat…….

    Nur Mberok: nah ini satu bukti lagi………ternyata tdk hanya lurahe yg punya penglihatan tajam

  3. Dj. 813  20 May, 2016 at 02:41

    Olehnya tidak perli takut . . .
    Anak-anak TUHAN akan selalu dilindungiNya .
    Baik oleh menusia atau oleh MalyikatNya .
    Salam manis dari Mainz . . .

  4. James  19 May, 2016 at 15:41

    1……Mallaikat Tingkok barangkali

    Para Malaikat Kenthirs

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.