Ditraktir Makan (3)

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

HALLO ANDA SEMUANYA DI BALTYRA YANG BERBAHAGIA…

Salam jumpa di hari Selasa yang sangat indah ini. Di postingan Nok di FB, Dj baca dimana dia merasa takut karena malam Jumat. Ini yang Nok tulis…

Malam Jum’at di rumah sendirian kok tiba-tiba merinding ya…

*sumpah ak ga berani noleh²
*duduk manis ga pindah²
*deg²an

Hahahahahahahaha…Lucu ya…Dj. juga kasihan, namanya juga takut…Tapi mengapa harus takut…??? Rasa takut, kalau sampai deg deg an…itu sangat tidak baik, bisa kena serangan jantung. Jujur Dj. merasa heran kalau orang dewasa masih ada rasa takut dengan sesuatu yang bekum pernah dan tidak akan dilihatnya.

Hanya karena cerita dari orang lain yang katanya…. Yaaaaa, hanya karena K A T A N Y A…Mungkin juga banyak salah didik sejak kecil, kalau anak tidak mau makan, lalu ditakuti ada setan. Anak nangis, agar diam, ditakuti, nanti kalau tidak mau diam, akan diambil gendruwo dsb…dsb…Di ceritain, bagaimana wajah gendruwo yang menakutkan. Padahal yang cerita juga belum pernah lihat…. Hahahahahahaha…!!! Sehingga sampai besarpun, pikiran tersebut nempel dan sulit untuk dihilangkan. Hal ini banyak yang Dj. dengar dan lihat sendiri, bagaimana mereka merasa takut dengan hal yang tidak akan pernah dilihatnya.

Lalu apa hubungannya dengan thema di atas yang Dj. tulis (ditraktir)? Nah ya, percaya atau tidak, saat itu kami sedang ngumpul di rumah si mbarep (DEWO), sambil ngobrol kiri kanan. Malam itu, tahu-tahu bel di rumahnya berbunyi, melihat si Dewo yang sedikit heran dan bertanya ke istrinya. Apakah ada orang yang akan datang…? Istrinya angkat bahu, tanda diapun tidak tahu. Mungkin Eva, tapi dia sudah berkata kalau tidak bisa datang, karena banyak pekerjaan yang belum diselesaikannya.

Setelah dibukakan pintu yang di bawah, seseorang naik sampai tingkat 3 dimana si Dewo tinggal. Dia berkata dengan suara keras…PIZZA…!!! PIZZA…??? Setelah membawa pizza sampai di atas, Dewo berkata, kami tidak ada yang pesan pizza. Orangnya bertanya lagi, ini Familie PAISAN, bukan…???

Dewo: Benar, tapi kami tidak ada yang pesan pizza.

Mendengar hal tersebut, kami semakin heran, maka Dj. dan Susi pun keluar dan melihat apa yang terjadi dan bertanya ada apa…???

Dewo: Ini ada yang pesan Pizza untuk kita dan sudah dibayar.
Dewo: Mungkin papa yang pesan…sambil tertawa…Hahahahahaha…!!! Dj. bilang…Aneh…Kalau papa yang pesan, pasti akan dibayar kalau pizzanya sudah sampai.

Nah, saat kami terima dan kasih tip ke itu orang, maka kami bawa pizzanya masuk dan yang aneh juga, kok jumlahnya persis.

ditraktir3 (1)

Coba hitung…. 1, 2, 3, 4…. hahahahahahahaha…!!! Anehkan…??? Jangan-jangan…. Hahahahahahaha…!!! Lihat ini, yang aneh, kok semua pizza juga selera kami masing-masing… Yang pesan kok tahu kesukaan kami masing-masing…??? Ada..Pizza dengan Artischocken, kesukaan Dj.

ditraktir3 (2)

Ada juga…

ditraktir3 (3) ditraktir3 (4) ditraktir3 (5) ditraktir3 (6) ditraktir3 (7) ditraktir3 (8)

Saat buka yang terakhir…ada juga salad…

ditraktir3 (9)

Dan pizza tanpa topping (hanya roti saja), untuk siapa tahu ada yang masih lapar, sebagai cemilan. Hahahahahahahaha…!!!

ditraktir3 (10)

Baru ke ingat…Kan salad kesukaan Eva (Dewi). Pada saat yang sama, telpon pun berdering dan di seberang sana suara Dewi. Apa pizzanya sudah sampai…??? Dewo tertawa…Hahahahahahahahahaha…!!!

Ternyata Dewi yang pesan pizza dan ternyata dia bisa datang juga. Jadi tidak ada yang aneh… Tidak ada setan kirim pizza…Hahahahahahaha…!!!

Okay…Jadi tenang saja, semua bisa dijelaskan dan bukan yang aneh-aneh atau Takayuuuul…!!!

Apalagi ada yang pernah cerita, sandal yang baru saja dia lihat, tahu-tahu hilang…Haaaaach…??? Setelah cerita masih ngeyel, bahkan sumpah, kalau baru saja ada, kemudian hilang. Dia sangat yakin kalau barusaja lihat itu sandal dan baru sekejap noleh, tahunya sandalnya hilang…Tapi akhirnya dia ngaku, ternyata ada yang ambil. Juga ada yang cerita, uangnya sering hilang…Ternyata anak murid yang dia didik di rumah yang ambil…Ya jelas ada yang ambil, setan tidak perlu sandal atau duit…Karena kalau setan mau, dia tidak perlu nyuri, tapi dia bisa dengan bim bim salabim…Hahahahahahaha…!!!

Ada lagi yang cerita, kalau takut, baca saja ayat kursi atau apa lah…Setan nya malah bingung, selalu dituduh, tapi mungkin juga senang ada kursi, bisa duduk istirahat…

Okay…Sekian dulu cerita Dj., kalau masih senang baca oret-oretan Dj. silahkan mampir di hari Selasa minggu depan.

Semoga dengan cerita di atas, Nok dan kita semua, semakin berani dan tidak perlu memikirkan yang bukan-bukan.
Coba kalau Nok berani noleh, Dj yakin juga tidak akan lihat apa-apa. Karena dunia mereka (orang mati) itu lain dengan dunia kita. Bukannya Dj. katakan bahwa mereka tidak ada, jelas semua agama mengajarkan, bahwa setan itu ada, tapi sebagai orang yang percaya, kita tidak perlu takut. Karena kuasa Allah, jauh melampaui kekuatan mereka.
Justru mereka takut terhadap orang-orang beriman. Dan…sebagai orang beriman, tidak perlu takut, karena kita selalu didampingi oleh malaikat yang lebih meyakinkan daripada yang kita takuti.

Kecuali kalau ada macan atau ular cobra lepas dan masuk kamar, itu perlu takut. Hahahahahahahahaha….!!!

Terimakasih kepada pengasuh Baltyra yang selalu setia menayangkan oret-oretan Dj. Juga anda semua, tak lupa Dj. ucapkan terimakaksih atas perhatiannya. Mohon maaaaf, bila oret-oretan inikurang berkenan dan mungkin banyak salah tulis.

Semoga Kasih dan Bekat TUHAN serta malaikatNya, selalu menaungi kita semuanya.

 

Salam pizza dari Mainz…

Dj. 813.

ditraktir3-djokopaisan

 

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

32 Comments to "Ditraktir Makan (3)"

  1. Dj. 813  12 July, 2016 at 12:21

    Banyak manusia yang lebih jahat daripada setan .
    Hahahahahahahahaha . . . ! ! !
    Okay . . .
    Kalau takut tidur sendiri, kasih tahu ya , nanti Dj. temanin . . .
    Hahahahahahahaha . . . ! ! !
    Terimakasih dan salam manis dari Mainz .

  2. triyudani  11 July, 2016 at 18:36

    Hahaha ya betul…betuuul…
    Harusnya kita gak takut setan ya.
    Tapi ,aku sendiri masih takut dan gak berani tidur sendiri hahaha

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.