Lain pak Mangku, lain pula pak Ahok

Juwandi Ahmad

 

Bangsa dengan agama yang beragam, dan harapan untuk berlaku baik satu sama lain, seringkali dalam praktiknya menjadi rumit. Bukan hanya bersingungan dengan hukum agama yang seringkali kaya tafsiran, tapi juga budaya, prasangka, dan nilai-nilai personal. Ada Ahok yang berniat, berlaku baik kepada umat lain, justru diomeli oleh umat yang dibaikinya. Ada Made Mangku Pastika yang juga berniat pada umat lain, dapat omelan dari umatnya sendiri.

Karena itu, sepemahaman dengan Wesiati Setyaningsih, dan sekaligus menjawab pertanyaan Dewi Murni: kalau pemimpinnya non muslim, janganlah dimintai sumbangan sapi di Hari Raya Idul Adha, apalagi ditodong dengan istilah kurban. Mengapa? Sebab, seperti disinggung Wahyu B. Setianto: ini perkara ibadah. Meskipun umat lain boleh saja berpartisipasi, namun ada perkara tertentu yang bisa jadi justru bertentangan dengan ajaran atau nilai keagamaan yang bersanagkutan.

Karena itu pula, entah sebagai bupati, wali kota, atau gubernur, bila mereka non muslim dan tidak menyumbang-berkurban, umat muslim jangan rewel, ngrasani, apalagi nodong. Ini perkara ibadah, dan bukan pula perkara peribadatan mereka. Bagi muslim saja, kurban itu bila mampu, tak mampu, tak apa tak berkurban. Bahkan sekirannya mampu, tapi tak mau berkurban juga tak apa. Itu menjadi urusan dan tanggungjawab pribadinya. Jadi, siapapun dia, yang non muslim, dalam perkara ini, janganlah ditarik-tarik untuk masuk dalam perkara ibadah kurban. Kalau mereka berniat baik, memberi sapi, ya diterima. Memberi itu baik, sapi juga bukan hewan yang diharamkan. Perkara diterima, disembelih, dan dibagikan sebagai daging sumbangan, itu lain perkara.

Perkara Made Mangku Pastika, yang menyumbang-berkurban sapi, itu perkaranya-jalan keluarnya ada pada umat Hindu Bali sendiri. Secara hukum dan etika, menjadi aneh bila umat muslim menawarkan solusi bagi umat lain yang ingin ikut pula menyumbang-berkurban di Hari Raya Idul Adha. Adapun perkara Ahok, itu masalahnya ada pada sebagian umat Islam, yang seringkali ngewohke. Secara hukum dan etika, menjadi aneh bila umat muslim mempersoalkan atau menolak pemberian yang jelas halalnya. Perkara harus disebut sumbangan, donasi, atau partisipasi, itu tak apa. Sesuatu yang pada dasarnya baik, tidak akan menjadi buruk, yang pada dasarnya halal tidak akan menjadi haram, hanya karena diberikan oleh non muslim pada Hari Raya Umat Islam. Ini soal moment. Setelah sapi diberikan, maka haram-halalnya bergantung pada yang diberi.

 

 

8 Comments to "Lain pak Mangku, lain pula pak Ahok"

  1. J C  15 June, 2016 at 05:21

    Nah ini dia juga mak jleeebbb…

  2. Lani  2 June, 2016 at 13:27

    AL: mana ada duit haram buat para tikus kampreeeeeeeeeeet??? Pokok-e semua di leb hahaha

  3. Itsmi  30 May, 2016 at 18:03

    Seperti biasa, orang beragama masih sibuk dengan hal hal yang sepele, orang kafir sudah ke angkasa….

  4. Alvina VB  28 May, 2016 at 11:41

    Herman…selalu yg diributin yg nyumbang non-muslim, bla..bla…lah kl yg nyumbang org muslim misalnya anggota DRP/MPR ttp duit buat beli sapi uang hasil korupsi, numpang nanya itu halal/haram mas? ini yg nanya kenthir kuadrat he..he….

  5. Lani  28 May, 2016 at 01:17

    Kang Djuwandi: mmg ribet………ruwet……..banyak orang ngomong pdhal mrk belum tentu memahaminya, jd salah kaprah

  6. Lani  28 May, 2016 at 01:16

    James: mmg semua tdk disama ratakan

  7. Dj. 813  27 May, 2016 at 22:22

    Mas Juwandi . . .
    Dj rasa bukan umat islam saja yang mengenal Kurban .
    BBanyak umat bebragama bahkan sering berkurban .
    Sekarang kita yang hidup di tahun 2016 ini, mungkin generasi ini,
    kalau tidak hanya ikut-ikutan saja, tapi mungkin juga tidak tahu apa itu arti dari Kurban .
    Hukun agama itu dikeluarkan dimana dan kapan .
    Dan apakah kurban hanya berbentuk binatang saja . . . ? ? ?

    Kalau disumbang sapi ditolak, sumbang burung merpati saja.
    Tidak usah repot-repot .

    Selamat berkurban . . .

  8. James  27 May, 2016 at 17:45

    1…..dan lain pula Para Kenthirs

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.