Belajar Bahasa Inggris Tertulis

Dian Nugraheni

 

Dulu, sebelum datang ke Amrik, bahasa Inggrisku dalam kondisi lumayan, paling nggak kalau suruh ngerjain soal isian, atau pilihan ganda, ya nilainya pasti di atas 8, bahkan 9, tapi ga pernah 10.

Pas udah di Amrik, gaulnya sama orang-orang yang sekolah aja engak, atau lulus kelas 3 SD, datang dari negara-negara yang saling berbeda.

Mau nggak mau, kita yang dulunya ngerti bahasa Inggris, akhirnya turut lebur ambyar berkeping-keping dan kini berada dalam kemampuan bahasa Inggris pasar sepasar-pasarnya umat, alias rata-rata hanya menggunakan kata bentuk pertama, nggak ada bentuk lampau, masih jelas dengan kuat kecampuran bahasa Spanish.

Tapi, ngobrol sama siapa aja sih aku ya pede, meski bahasa Inggrisku sudah bahasa Inggris antah berantah. Cuma orang sini sudah biasa dengan imigran yang bahasa Inggrisnya celetotan, jadi mereka maklum, sabar, dengan polite manggut-manggut, dan kita malah yang kadang harus nanya, “You know what I/m saying..?’

Bla..bla..bla…
Nahh, si Mak mau belajar bahasa Inggris tertulis yang agak beneran deh sekarang, mumpung nggak lagi banyak kerjaan.

Kata seorang Guru yang pernah aku ajak ngobrol, “Belajar bahasa Inggris, mulailah baca buku anakmu yang masih SD. Sebab kalau tiba-tiba kamu baca novel, misalnya, dan ketika membaca, dalam setiap paragraf kamu menemukan 3 kata atau lebih yang kamu nggak ngerti artinya, maka ini berarti bahan bacaanmu “ketinggian..”

“Habis baca, lalu nanti menuliskan inti cerita dari beberapa halaman yang kamu baca, lalu kemudian belajar mengarang, satu paragraf, dua, tiga, dan seterusnya, mintalah anakmu untuk mengoreksi tulisan spontanmu tersebut. Kamu akan belajar dari kesalahan-kesalahan kecil yang dikoreksi, kemudian dibetulkan oleh anakmu tersebut..”

bacaan inggris

Jadi belajar bahasa Inggris yang asyik itu, bukan ngapalin rumus grammar. Anak-anakku bahkan bingung kalau aku nanya, misalnya, present perfect tense itu bentuk kalimat yang gimana. Mereka berbahasa lisan dan tertulis nggak pakai patokan rumus grammar, tapi ya langsung ke kondisi kejadian, sekarang, sudah terjadi, bla..bla..bla..

Okay, si Mak sekarang sudah baca buku anak SMP, mana kisahnya bagus sekali..ringan dan lucu…

 

 

12 Comments to "Belajar Bahasa Inggris Tertulis"

  1. Lani  8 June, 2016 at 00:53

    SLB: Menurutku bagi orang asing yg menetap bukan dinegaranya sendiri setidak-tidaknya hrs menguasai bahasa local/setempat dimana mrk tinggal, sehingga bisa utk berkomunikasi wlu tdk hrs perfect grammarnya……dan jelas dgn aksen yg dibawa dr negara ibunya

  2. Swan Liong Be  7 June, 2016 at 17:00

    Ah, koq jauh² liatnya, bahsa indonesia yang kita pake se-hari² juga ambruladul. Menurut pengamatanku orang jerman lebih menguasai bahasa jermannya ketimbang orang indonesia dengan bahasa indonesianya: yang aku maksud bahasa jerman se-hari² lebih mendekati grammarnya daripada bahasa indonesa se-hari²,dan aku kira ini juga sama dengan bhs.inggris,belanda . Kalo bhs. Asia lainnya aku kurang tau.
    Di Chinatown banyak orang cina samasekali (NYC misalnya) gak bisa bhs.inggris, abis, gak perlu; juga diBerlin banyak orang turki yang tinggal dimana communitas mayoritasnya turki tidka bisa bhs. jerman.

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *