Busa Vegetal

Dewi Aichi – Brazil

 

Hmm…pernah ngga ketika badan merasa sangat lelah, setelah seharian bekerja di luar rumah, lalu begitu sampai di rumah langsung masuk ke kamar mandi, menyalakan shower dan sejenak rileks di bawah percikan air hangat?

Seperti ingin membersihkan semua kotoran yang menempel di badan sebelum merasakan nikmatnya tempat tidur dan meluruskan kaki yang begitu pegal seharian. Setelah badan bersih, menyenderkan diri ke dalam bantal empuk, sambil membaca buku yang belum selesai kemarin mungkin? Tiba-tiba sudah terlelap dalam tidur dengan buku masih berada di tangan.

Mandi rileks memang bagian yang sangat nikmat. Cuma ngga bisa setiap hari jika kamar mandi dengan shower, kecuali bathtub, dengan merendamkan diri, jadi ngga boros air. Gosok-gosok dengan busa lembut ke seluruh kulit tubuh. Dengan aroma sabun dan minyak wangi yang membantu melembutkan kulit.

busavegetal01

Aduh…sebenarnya sih saya cuma mau cerita tentang busa vegetal yang sering untuk mandi itu lho. Serat-serat alami yang membentuk menjadi seperti busa, begitu tersentuh air, busa itu akan melemas dan enak untuk menggosok badan bersama sabun mandi yang harum. Busa vegetal sangat membantu membersihkan sel-sel yang mati di permukaan kulit tubuh. Mungkin karena seratnya yang sedikit kasar, lain halnya dengan busa biasa yang sangat lembut seperti kapas.

busavegetal02

Saya bahkan menggunakan busa vegetal untuk scrub muka, dan membersihkan sisa-sisa make up. Dan juga scrub tubuh untuk membantu. kebetulan tidak usah beli busa vegetal yang harganya ya ngga mahal sih. Karena kebetulan di rumah pakdhe dan budhe menanam tanaman busa ini.

busavegetal03

Ini sedang banyak sekali busa-busa, sehingga kemarin pas di kampung ikutan menjemur busa-busa yang baru dipetik. namun ada yang sudah kering. Begitu kering, kulit luar dilepas, dan biji dalam dikeluarkan, tinggallah serat-serat yang membentuk seperti kepompong panjang.

busavegetal04

Busa-busa di tempat pakdhe ini pendek-pendek, Kisaran 20-30 cm. saja. Padahal kalau melihat di pasar tradisional, ada lho busa yang panjangnya sampai 1 meter. Lain halnya dengan busa-busa yang sudah diproses di pabrik, bahkan Natura produk kecantikan yang sangat berkelas di Brasil, memproduksi busa dengan indah sehingga harganya sangat mahal.

Tanaman busa ini jenis tanaman merambat, seperti tanaman ketimun, labu siam, kecipir, melon, semangka. Di Brasil disebut Bucha vegetal. Tanaman yang bernama latin “luffa aegyptiaca” . Saya ngga tau, menurut saya sih ini jenis sayuran seperti ketimun, trememes, atau labu, apakah enak dimakan atau tidak.

busavegetal05

Saya masih punya 3 biji, siapa mau?

 

 

About Dewi Aichi

Berasal dari Sleman Jogjakarta, saya blasteran (antar kelurahan maksudnya), happily married to a Brazilian guy. Dari Jogja merambah dunia. Pernikahan lintas benua adalah pilihannya. Setelah beberapa tahun di Distrik Aichi, Jepang, sekarang tinggal di Brazil bersama keluarga tercintanya. Tingkat sudrunnya setara dengan saudara-saudara sepersudrunannya seperti Nur Mberok, Elnino, Fire dan jelas Lani van Kona.

Di sini saya bukan siapa-siapa dan bukan apa-apa, saya hanya sekedar menulis apa yang saya rasakan, apa yang saya alami, dan apa yang menarik buat saya untuk ditulis. Jika ini bermanfaat untuk diri saya sendiri dan juga untuk teman-teman, saya sangat bersyukur

My Facebook Arsip Artikel Website

11 Comments to "Busa Vegetal"

  1. EA.Inakawa  14 June, 2016 at 17:24

    Penasaran lihat sekelumit wajah mbak DA dibalik bucha vegetal…..salam sehat

  2. Handoko Widagdo  14 June, 2016 at 06:55

    Ayo pakai sabut buah bintaro.

  3. djasMerahputih  12 June, 2016 at 20:17

    Nama latin apa mba Dewi..??
    Pake busa alami lebih ramah lingkungan daripada plastik dll.

  4. Dj. 813  11 June, 2016 at 22:16

    Mbak DA . . .
    Terimakasih . . .
    Benar sekali, tapi kalau Dj. mending / milih berendam di Bathtub , malah bisa tertidur .
    Hahahahahahahahaha . . . ! ! !
    Ada juga busa yang dari kulit pohon .
    Harganya cukup mahal, tapi mesih terjangkau sih .
    Itu ada penampakan orang yang sedang ngintip orang mandi .
    Hahahahahahahahaha . . . ! ! !
    Salam manis dari Mainz .

  5. Lani  11 June, 2016 at 07:49

    Kang Monggo: wakakakak……….mmgnya yg digosok bagian mananya kok sampai bikin kisut???

    Al: kayaknya jenis labu ini mmg bukan utk dimakan akan ttp digunakan serat2nya saja utk scrubbing

    James: ndak apa2 telaaaaaaaat sing penting hadir dirumah ini…….aku tau kamu pasti kedinginan dan tak berani mandi, bangun jg telatttttttttt………..

  6. James  11 June, 2016 at 06:33

    hadir tapi telat euy

  7. Sumonggo  11 June, 2016 at 03:24

    Jangan kelamaan digosok nanti kisut … ha ha ….

  8. Alvina VB  11 June, 2016 at 02:17

    DA: Pertanyaannya sama dgn mbakyu Lani, itu bisa dimakan/gak ya?
    P.S.:Q-rim satu kemari ya…

  9. Lani  11 June, 2016 at 01:24

    DA: nampaknya jenis tanaman ini tidak utk dimakan akan ttp dimanfaatkan busanya/lofah……..

    Aku jg menyukainya utk menggosok badan, maksudmu dirumah pak/budhe di Brazil klu begitu tdk usah beli……….

  10. Lani  11 June, 2016 at 00:55

    DA: Di Hawaii bs ditemukan/didptkan scrubbing alami itu……..bahkan mrk masukkan ditengah-tengah sabun jg

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *