Asparagus vs Gado-gado

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

HALLO ANDA SEMUA DI BALTYRA….

Seperti minggu lalu, Dj. sudah janji, kali ini akan cerita tentang makanan lagi. Hahahahahahahaha…!!!

Awal dari musim semi, seperti minggu lalu, selalu banyak tumbuh-tumbuhan yang mulai hidup kembali dari istirahat musim dingin.

Demikian juga dengan asparagus, orang Jerman menyebutnya “SPARGEL” Tahukah anda bagaimana mereka panen ini asparagus…!!! Cukup melelahkan, harus jongkok, karena asparagus ini, akarnya diurug dengan gundukan tanah.
yang cukup membumbung.

asparagus (1)

Jadi harus lihat kalau ada yang sudah sedikit muncul ujungnya, lalu pekerja menusuk dengan satu alat, agar bisa terpotong batang yang masih di bawah tanah.

asparagus (2)

Asparagus bisa dibeli di Supermarket, atau kalau pas lewat satu desa, pasti ada petani yang menjual hasil panennya, bila musim. Ini Asparagus yang putih yang Dj. beli di Supermarket, ada yang eceran dan bisa pilih yang disuka/diperlukan dan kemudian ditimbang.

asparagus (3)

Ada juga yang sudah ditimbang dan dibungkus dengan plastik, jadi tidak bisa milih-milih lagi, biasanya kurus dan gemuk tercampur jadi satu.

asparagus (4)

Nah ini ada juga yang sudah beberapa hari keluar dari tanah dan memang sengaja dipanen demikian, karena ada juga orang yang lebih suka makan yang berwarna hijau, katanya lebih sehat, entah lah. Yang jelas lebih mahal, walau bedanya tidak banyak juga sih.

asparagus (5)

Asparagus…Menurut mbah Google, terakhir dipanen hingga tanggal. 24 Juni dan kemudian dibiarkan bertumbuh secara liar, agar akarnya kuat. Dan tahun depan bisa dipanen lagi. Jelas, saat memasuki musim dingin, maka semak asparagus ini dipotong dan tanahnya dibersihkan.

asparagus (6)

Biasanya, asparagus hanya direbus dengan sedikit garam saja lalu saat akan makan baru dibubuhi saus. Jelas… Asparagus juga bisa dibikin sop, bahkan untuk orang Asia mengenal asparagus, biasanya di dalam sop Asparagus.
Nah…Orang Jerman, makan asparagus, biasanya dengan ham rebus dan saus Holandaise dan makan dengan kentang rebus.

asparagus (7)

Asparagus juga bisa digado, rasanya sedikit manis-manis pahit, tapi enak dan segar. Sedangkan kami keluarga Paisan di Mainz, asparagus yang sudah direbus, kami makan dengan BBQ dan asinan timun kecil. Hahahahahahahaha…!!!

asparagus (8)

Nah di sini, Nok pasti bertanya….Apa kenyang makan seperti itu…??? Hahahahahahahaha….!!! Dj. bisa mengerti, karena untuk mulut kita orang Indonesia, biasanya kalau belum makan nasi, dibilang belum makan kan…??? Okay…
Bagi yang kurang suka dengan Asparagus dan BBQ, Dj sediakan gado-gado. Tempe mendoan dan Bakwan ala Dj., atau orang Surabaya menyebut bakwan, dengan nama ote-ote…. ini Dj. bubuhi udang, biar semakin mantab…!!!
Tapi juga tanpa nasi lho…Hahahahahahahaha…!!!

asparagus (9)

Okay…Mohon maaaaaf, bila oret-oretan Dj. banyak salah tulis atau ada kata-kata yang kurang berkenan. Juga beberapa foto yang Dj. ambil dari mbah Google.

Terimakasih kepada pengasuh Baltyra dan anda semuanya yang selalu setia menantikan hari Selasa. Semoga Berkat dan Kasih TUHAN, selalu menaungi kita semuanya.

 

Salam manis dari Mainz.

djokopaisan-asparagus

 

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

30 Comments to "Asparagus vs Gado-gado"

  1. J C  13 July, 2016 at 09:53

    Pak Djoko, saya doyan banget asparagus, tapi karena kandungan purin cukup tinggi, jadi belakangan menghindari tidak terlalu banyak…boleh juga tuh asparagus rebus disiram saus gado-gado atau pecel…hahaha…

  2. Dj. 813  12 July, 2016 at 12:16

    Hallo mbak Tree . . .
    Terimakasih sudah mampir . . .
    Lama tidak kelihatan . . .
    Semoga sehat selalu ya .
    Asparagus, kalau mentah, sedikit ada rasa manis dan juga ada yang sedikit pahit .
    Tapi biasanya anyep . . .
    Hahahahahahaha . . . ! ! !
    Salam manis dari Mainz .

  3. triyudani  11 July, 2016 at 18:56

    Mas Dj….
    Aku milih tempe mendoan sama bakwannya saja deh.
    Karena belum tahu rasa asparagus hahaha ndeso banget ya saya

  4. Dj. 813  17 June, 2016 at 04:14

    Hallo Sierli sayang….
    Yang di godaan Iman yg mana…?
    Hahahahahahahaha. ….!!!
    Paling bisa Ente. …
    Salam manis untuk Iman nya ya.

  5. Sierli FP  16 June, 2016 at 14:00

    Whuaaaa…smua makanannya menggoda imankuuuuu….

  6. Ikha  16 June, 2016 at 12:16

    Iya Mb Lani, walaupun sedikit tetep pakai nasi…hehehe… Pak DJ tau bgt klo ak pasti akan bilang ga kenyang klo ga makan nasi…hehehe…

  7. Dj. 813  16 June, 2016 at 10:44

    Selamat pagi dari Mainz mbak DA.
    Kami tinggal dekat pinggir an kota.
    Banyak petani yg kerjakan Ladung mereka…
    Juga buah-buahan…
    Di Mainz setiap hari Selasa… Jumat dan Sabtu aa pasar traditional. ..
    Dimana para petani menjual hasil planen nya.
    Kalau belum langsung Sri para petani , sedikit lebih murah dan masih segar…
    Salam manis dari Mainz.

  8. Dewi Aichi  16 June, 2016 at 08:02

    Waaaaaaaaaaa; asparagus tuh enak sekali, paling suka, yang hijau….tapi sayang, mahalllll. Wah bisa sampai ke kebun asparagus ya pak DJ..

  9. Dj. 813  16 June, 2016 at 02:12

    Lani 16 June, 2016 at 01:03

    Ikha: itu namanya masih perut Indonesia banget…………

    ——————

    Yu Lani . . .
    Dj kan kenal anak Dj. yang satu ini . . .
    Hahahahahahahaha . . . ! ! !

  10. Dj. 813  16 June, 2016 at 02:11

    Ikha 15 June, 2016 at 15:26

    Ga pakai nasi ga kenyang…hahaha
    ————————————————

    Ikha . . .
    Dj. sudah sangka .
    Hahahahahahahaha . . . ! ! !
    Lain kali Dj. kirim nasi ya . .
    Salam manis dari Mainz .
    Salam manis dari Mainz .

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.