Lelaki Mlenyok, Lelaki Slompret, Lelaki Kampreeet…!!

Dian Nugraheni

 

Tadi pagi, aku dan anak-anak diajak piknik Iedul Fitri oleh salah satu teman baik kami. Piknik diadakan di sebuah park. Parknya ini luaaaas, maka biasanya tempat pikniknya dibagi menjadi beberapa shelter. Shelter A, B, C, dan seterusnya. Masing-masing shelter ada tempat yang ada naungannya dengan meja-meja makan panjang plus bangku yang cukup buat kira-kira 100 orang duduk berhadapan bersama di meja makan. Ada perapian buat bikin barbeque, tanah lapang buat main-main, dan tempat parkir mobil, tentu saja.

Bla..bla..bla..Hawa lumayan panas. Kalau liat di wheather channel, hari ini diberitakan suhu berada di angka 33 derajat C.

Aku senang bertemu banyak orang, meski masih agak canggung karena tidak banyak mengenal orang-orang yang hadir.

Aku juga senang bisa “neriakin”, kasih semangat anak kecil yang lomba makan krupuk kayak acara 17an itu. Aku menikmati celoteh antar anak-anak yang begitu fresh dan spontan.

Kalau ada yang aku agak sayangkan dari acara itu, di beberapa acara lomba untuk anak-anak, yang di dalamnya aku rasa sangat bagus buat belajar tentang banyak hal, seperti kesopanan, semangat, jujur, dan berbesar hati, ternyata ‘dinodai” dengan beberapa ikut campur, khususnya para ibu, yang ingin anaknya yang ikutan lomba, menjadi pemenangnya. Misalnya dengan membantu memegangi krupuk yang digantung dan dimakan anak-anak, atau bahkan tali tambangnya digoyang-goyang biar anak-anaknya semua kesulitan makan. Nggoyang-nggoyangnya, si ibu-ibu ini sambil becanda-canda, sepertinya lucu. Tapi bagi aku, ini sungguh membingungkan dan bahkan mampu menyakiti hati anak kecil. Salah satu anak kulihat mengusap matanya seperti mangkel dan mau menangis. Mungkin dia berasa hampir menang lomba makan krupuk, dan karena beberapa “gangguan”, akhirnya dia kalah.

Ahh, soal ini, anggaplah aku yang terlalu serius menjaga hati anak-anak, sedang tujuan mereka para ibu ini cuma have fun. Anggap saja aku yang terlalu berjiwa kanak-kanak, dan ga rela “dunia kami” yang indah, jujur, dan fresh ini “dinodai” oleh ambisi-ambisi tak terarah milik orang-orang dewasa itu…

Juga makanannya banyaak, ada sate, gulai, ayam popeye, es buah, dan lain-lain. Lengkap pokoknya.

Nahh, ini dia ending acara hari ini, ketika hari sudah cukup menjelang sore, dan teman kami mengajak kami pulang. Pas ke parkir mobil, ternyata tepat di belakangnya, ada mobil yang diparkir sembarangan. Setelah ditanyakan, ternyata itu mobil si X, yang waktu itu lagi ngocol di panggung pakai mic. Teman kami mendekat dan bilang, kira-kira begini, “maaf mobilnya bisa digeser ga, mobilmu menghalangi mobilku, kami mau lewat…”

Dan si X ini bilang, pakai mic alias pengeras suara, “ntar lima menit lagi ya…” dengan gaya bicara yang sok tenar dan sangat menjengkelkan. Habis itu nerusin ngocol seolah dia orang penting. Dia dari tadi nyanyi dengan suara sember dan nada off key mlulu…kayak ga ngasih kesempatan yang lain yang juga pengen nyanyi.

Teman kami hanya bisa menunggu dan gusar. Tapi aku sudah langsung mendidih, sambil ikutan nunjuk ke corner tempat si X ngocol, aku menggerutu, “Really..? nggak punya malu, nggak sopan…bla..bla…bla..”

Si Kakak bilang, “panggil towing saja..”

Seriously..! Begini ini yang sering bikin aku ga tahan kalau bertemu dengan makhluk macam si X ini. Kalau…, kalau memang aku “terpaksa” harus sering bertemu manusia macam si X, pasti mulutku sudah dengan kasar bastard-bastard-in dia. Beneran, aku ini kasar banget kalau sudah soal beginian…

AttitudeIsEverything

Mestinya, Si X langsung turun dan minta maaf karena mobilnya diparkir sembarang dan ngalangin mobil orang, bukannya malah suruh orang lain nunggu dia ngocol dan mau nyanyi lagi. Untung Ibu-ibu di sana langsung menghalau si X buat mindahin mobil, kalau dia sampai nyanyi lagi…pasti…pasti…, aku yang akan naik ke sana dan ngomong kasar ke dia buat mindahin mobil..!!

Percumah banget lo, jauh-jauh dari negeri sendiri merantau ke amrik, kalau klakuanmu masih sama katroknya dengan orang-orang yang sok tinggi, egois, dan nggak tau sopan-santun…

 

 

5 Comments to "Lelaki Mlenyok, Lelaki Slompret, Lelaki Kampreeet…!!"

  1. J C  3 August, 2016 at 08:25

    Di mana-mana ada saja yang seperti ini…

  2. James  19 July, 2016 at 06:23

    1……absenin para Kenthirs sembari tungg terjemahan dari Kona, mlenyok, slompret dan kampret

  3. James  19 July, 2016 at 06:20

    1……absenin para Kenthirs sembari tunggu terjemahsn dari Kona, mlenyok, slompret dam kampret

  4. James  19 July, 2016 at 05:41

    1……..absenin para Kenthirs sembari tunggu terjemahan dati Kona, mlenyok, slompret dan kampret

  5. James  19 July, 2016 at 05:38

    1……absenin para Kenthirs sembari tunggu terjemahan dari Kona, mlenyok, slompret dan kampret

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *