Karena Melangkah adalah ke Depan

Dian Nugraheni

 

Di Amrik, anak usia 18 tahun sudah dianggap dewasa. Dia sudah boleh merokok, dia sudah boleh menikah, dia sudah boleh ikutan vote, dan sudah boleh banyak yang lain, tapi belom boleh minum minuman beralkohol, karena batas usia untuk ini, minimal 21 tahun.

Juga usia 18 merupakan usia layak untuk mulai mandiri secara finansial. Artinya, anak usia 18 tahun sudah boleh kerja full time, sama dengan orang-orang dewasa, atau orang tua secara umum.

Orang-orang Amrik, nggak semua ya, tentunya orang per orang, “sudah tega” bila harus mengusir anaknya dari rumah untuk hidup mandiri di luaran sana setelah menginjak usia 18 tahun. Banyak kondisi orang tua yang akhirnya memicu “pengusiran” anak dewasa ini dari rumah.

Atau, adalah hal yang cukup masuk akal, bila si adult ini masih tinggal bersama orang tuanya, tapi dia harus bayar “sewa kamar” di rumah orang tuanya tersebut.

Seperti juga dalam keluargaku, beberapa minggu ini aku mencoba untuk bekerja tambahan di samping 6 hari kerja mburuh di deli, alias akhirnya aku hampir bisa dipastikan, tak punya lagi hari libur. Atau kalau pun punya, maksimal hari libur dalam sebulan adalah 2 hari.

Si Kakak, “Mamah nggak usah kerja tambahan, Mamah harus istirahat meski cuma sehari dalam seminggu. Nanti aku akan kerja lagi, aku kasih uang buat nambahin bayar sewa apartemen..”

ultah18-01 ultah18-02

Saat ini si Kakak sedang jeda kerja, setelah kemaren mengikuti internship 100 jam di sebuah bank. Aku yang memintanya istirahat sebentar buat siapin kuliahnya Agustus nanti. “Kakak nggak usah kerja dulu, nanti kalau jadwal kuliah sudah ada, baru Kakak bisa cari kerja lagi sesuai hari kosong Kakak, jadi Kakak kerjanya sampai siang atau sore…,” begitu kataku. Karena kalau pas SMA, Kakak kerja sepulang sekolah, jadi selesai kerja sudah lebih dari jam 10 malam.

Ya.., begitulah gambaran “kedewasaan” seorang anak di Amrik. Situasi dan kondisi memang sangat memungkinkan, bagi seorang anak usia 18 tahun untuk mulai membangun kemandirian hidupnya secara penuh, bahkan bila dia kuliah, dan harus ambil loan, pinjaman bank untuk biaya kuliahnya. Karena dia bisa pinjam uang dari bank, kemudian membayarnya secara mencicil, setelah dia selesai kuliah…

ultah18-03 ultah18-04

Okay, Kak, di sini, di Amrik tempatmu berpijak. Banyak jalan, banyak kesempatan, dan banyak peluang yang sangat bisa dieksplore demi kemajuan dan kemandirian hidupmu kelak. Melangkahlah ke depan dengan hati-hati, namun pasti. Tetaplah tersenyum pada semesta, karena semesta akan membalas senyummu juga. Tetap patuh dan mencintai Tuhanmu, karena Tuhanmu senantiasa menjagamu…

ultah18-05

Selamat ulang tahun, Kakak Cedar, sehat panjang usia, menjadi anak yang baik, shalihah, senang hati, menjadi anak yang beruntung, dan selalu berada dalam lindungan keselamatan dari Tuhanmu, dunia dan akhirat…amiin…

 

 

10 Comments to "Karena Melangkah adalah ke Depan"

  1. Dian Nugraheni  5 August, 2016 at 05:46

    Mbak Maryati, mbak Lani, mbak Sierli FP, James, JC…makasih banyak semuanya yaa..hwakakak..iyo..sopo njaluk digawekna Tumpeng, mrene baen, mengko digawekna siji2 ya..Salam sayang buat teman2 semua…muaachhh…

  2. J C  3 August, 2016 at 09:32

    Dian, membaca cerita-ceritamu di rantau selalu mak nyeeesss…

  3. Sierli FP  26 July, 2016 at 14:20

    Selamat ulang tahun cantik…GBU

  4. Lani  26 July, 2016 at 12:16

    Happy Birthday buat Cedar………..
    Buat Dian mengenai kerja tanpa henti aku wis nglakoni cari duit spt diuber syeiton……………kkkkkkkkk

    Kerja 7 hari tanpa henti tp skrng aku emoh ngoyo, ngunduri uzur………mulai berpikir utk lebih bs merdeka dan bebas lebih banyak………

  5. James  26 July, 2016 at 10:48

    duh tumpengnya mau dong……karena melangkah adalah kedepan tapi saya baca srtikel ini dari bawah keatas

  6. James  26 July, 2016 at 10:44

    selamat hari ulang tahun Cedar biar cepet lebih besar dari mamanya wkwkwk

  7. Maryati  26 July, 2016 at 10:41

    Met Ultah Cedar..semoga sehat selalu and wish U all the [email protected][email protected]

    Semoga Mbak Dian sklrg selalu sehat dan sejahtera selalu..wah seneng liatnya..anak sama mama sudah seperti Kakak adek ya [email protected][email protected]

    Thanks Mbak sudah berbagi..cheers..

  8. Dian Nugraheni  25 July, 2016 at 18:41

    EA. Inakawa dan mbak Triyudani…amiin, makasih banyak ya doanya…iyaa, tumpengnya selalu dibikin meski kecil saja..he2…

  9. EA.Inakawa  25 July, 2016 at 17:57

    HBD Cedar, semoga senantiasa Sehat & Sukses selalu…..senang melihat ada Tumpeng yang menjulang walaupun tidak sama dengan The Washington Memorial, paling tidak jangan dilupakan, salam sehat

  10. triyudani  25 July, 2016 at 14:41

    Selamat ulang tahun mbak Cedar.
    Semoga sukses selalu ya mbakZ

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *