Makna yang Tersirat

Maryati – Stg

 

“Tak kusangka dan tak kuduga, mbak punya kemampuan tuk membuatku merinding setelah membacanya.  Suatu saat, aku akan tanyakan sama mbak, makna yang tersirat di setiap baitnya.  Menyentuh sekali”, begitu ungkapan yang tertuang melalui WA dari Christ.

Wina langsung berusaha mengingat-ingat, artikel tentang apa yang dia tulis dan kemudian Wina share di account FB-nya.

“Hehehe..klo kamu bisa sampai merinding setelah membacanya, itu berarti, kamu bisa menangkap apa yang tersirat dunk”, bales Wina dengan santai sambil tersenyum mengetik kata perkata dengan jemarinya yang lentik itu.

“Ini serius”, serunya lagi.

“Yah, gw juga serius”, Wina tidak mau kalah sambil menambahkan icon wajah serius.

“Seperti yang kamu tau, gw memang seneng menulis, so daripada mengeluh, mengkritik orang yang tidak satu pemikiran dengan kita, atau ada orang yang tidak menghargai susah payah kita, karena itu memang bukanlah sesuatu yang harus diumbar, masih mendingan menulis rangkaian kata-kata sambil belajar.  Itung-itung mbakmu ini jadi wartawan tanpa surat kabar”, imbuh Wina.

“Aku sih yakin akan bakat mbak, yang aku nalar itu, paragraph yang kedua , nah setelah itu maknanya dalam banget”.

Sesudah itu Chris mengirimkan kata-kata dari Mother Teresa.

mother theresa

 “semoga kata-kata ini dapat menyemangati mbak dalam setiap langkahmu”.

***

Tidak menunggu beberapa detik kemudian, ada sesuatu yang menghalangi pandangan Wina, kelabut tipis nan bening itu bergelayut menggenangi sudut matanya yang selama ini selalu binar dengan sejuknya.

Perlahan butiran bening itu merembes, bobol dari sumbernya, lalu disekanya dengan ujung jemarinya.  Ada sesuatu yang membuncah kembali dalam dadanya, sesuatu yang pernah dirasakan dan hampir memporak-porandakan niat dan keinginan yang sebenarnya hanya sederhana, berbuat sesuatu dari segala keterbatasan yang dapat Wina lakukan, untuk memberikan secercah embun pagi, bersama dengan mereka tuk dapat saling bahu membahu menjalankan sesuatu yang telah diikrarkan di hadapanNYA dan berjanji dengan tulus dan ikhlas hati untuk dapat mengemban segala rintangan dan hambatan yang mungkin akan ditemui dalam kisah perjalanan untuk mencapai visi dan misi yang telah disematkan, berakar dan bertumbuh dalam dirinya, untuk dapat memberikan yang terbaik dari apa yang dia punya.

“Maturnuwun Christ untuk semua ungkapan yang cukup berarti hari ini, semoga kamu juga di sana dapat selalu berkarya dalam setiap pikiran, perkataan, tindakan dan perilaku yang dapat dibagikan untuk semua orang, dan kamu menjadi berkat untuk setiap orang”, Wina menambahkan berbagi peneguhan sembari senyum manis di bibirnya kembali terukir indah, sebagai tanda kesiapan untuk menghadapi apapun yang terjadi di depan sana, karna itu bukanlah suatu hambatan baginya, akan tetapi itu merupakan suatu kesempatan untuk dapat bertumbuh hari lepas hari, menuju pematangangan diri dan pendewasaan karakter yang ingin dirubah ke arah yang lebih baik lagi.

***

P.S. : Dedicated to Christovel.  (Itu hanyalah sebuah percikan kecil di tengah samudra luas, belum sampai big fire yang membutuhkan deluge system or fire hydrant untuk diaktifkan sebagai emergency response dalam perjalanan ini.  Tetap semangat Bro and keep smile always..^_^..

 

Cheers & Thank You…^_^…

June 21, 2016 @ 10:11 p.m

 

 

4 Comments to "Makna yang Tersirat"

  1. J C  3 August, 2016 at 09:38

    Menyejukkan hati…

  2. maryati-stg  30 July, 2016 at 09:45

    Haha…terimakasih Pak EA.Inakawa..salam sehat [email protected]@..

  3. EA.Inakawa  29 July, 2016 at 07:59

    Semoga dari makna yang tersirat itu akan selalu menjadi TERSURAT di-esokan harinya…..pastinya di Baltyra. salam sehat

  4. maryati-stg  27 July, 2016 at 10:09

    Terimakasih Kak JC, article nya sdh di [email protected]@..

    GBU

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.