Ditraktir Lagi

Djoko Paisan-Mainz, Jerman

 

H A L L I…H A L L O…

S H A L O M A L E I H I M…
A S A L A M M U A L A I K U M…

Hahahahahahahaha…!!! Dj yang sok tahu….

Pokoknya salam jumpa saja deh…Dj. jujur memang sedang gembira, jadi maklum ya, kalau kenthirnya kumat. Hahahahahahahahaha…!!! Kata orang bijak, lebih baik seperti orang kenthir…Daripada…Seperti orang waras…
Anda tahu, mengapa…?? Ya…syukurlah kalau tahu, berarti anda masih waras…Hahahahahahahahaha….
Maaaf kalau terdengar nya kasar, tapi kan hanya terdengar nya saja kan…???

Puji TUHAN…Kita masih masih waras semuanya…H A L E L U Y A…!!!

Okay…Jadi lupa, mau cerita apa…Sebentar…wadoh ini kakek (bukan kakek ane lho ya). Hahahahahahahahaha…!!!

Sabtu jam 7 pagi, kami berdua masih di tempat tidur, walau Dj. sudah melek dan baca WA dari teman-teman dan
saudara-saudara di indonesia sejak jam 5. Di WA…anak kami si Dewi (Eva) sudah menulis…Sudah bangun Pa…Dj. jawab, sudah sejak jam 5 tadi dan diapun rupanya sama, karena sibuk memberi nilai untuk anak-anak muridnya.

Kemudian dia menulis lagi, bagaimana kalau kita sarapan di kota…??? Kemudian kami janjian untuk ketemu di “ALEX Cafe“ jam 10:00 pagi. Dan kami jam 10:00 tepat sudah di depan Alex dan saat kami masuk, dia sudah duduk di meja yang dia pesan tadi. Setelah sedikit cerita kanan kiri, ternyata dia ingin berbagi kebahagiaan. Ia cerita, bahwa dia telah 10 tahun kerja jadi guru (waktu tidak terasa, dia sudah 10 tahun kerja), diapun naik golongan,
entah apa istilah ini benar atau tidak, yang jelas, dia dapat golongan yang lebih tinggi. Olehnya dia ingin merayakan bersama kami. Diapun telah memesan champagner (air tape) untuk Toooost…!!! Hahahahahahaha…!!!

ditraktir (1)

Daaaan…setelah Champagne, kami masih tost dengan orange juice…Karena dia tahu, kalau Dj. hanya minum satu teguk champane saja. Karena rasanya seperti air tape…Tidak percaya…??? Silahkan coba…Hahahahahahahaha…!!!

ditraktir (2)

Setelah itu, maka kamipun molai mengambil makanan masing-masing. Karena ini sarapan “all you can eat“, murah meriah dan untuk perut anak-anak yang masih kuat, ya menyenangkan. Runde 1, ini yang Dj. ambil. 1 Croissant, ham gorang, prikadele goreng, buah zaitun hijau, tomat/ keju dan timun.

ditraktir (3)

Sambil terus ngobrol…Tidak terasa sudah ronde ke 2. 1 Croissant, telur dadar, sosis goreng, buah zaitun hijau, Jalapenos (cabe ala mexico) juga tomat dan timun.

ditraktir (4)

Hampir saja telur rebusnya lupa…Hahahahahahaha…!!!

ditraktir (5)

Setelah telur rebus…Susi ambil buah (semangka dan ananas) untuk Dj.

ditraktir (6)

Eeeeee….Eva masih pesan minuman yang mana Dj. pikir hanya untuk dia, tahunya malah hanya untuk Dj. Dia hanya bilang, ingat dokter bilang…Papa harus banyak minum…. hahahahahaha…!!! Maka datanglah es jeruk merah (blood oraange) untuk Dj. Rasa manis dan pahit seperti makan buah jeruk bali, tapi Eva bilang itu sehat. Nah ya, nurut apa kata anak saja…Hahahahahahaha…!!!

ditraktir (7)

Na…. Dann…Prost…!!!

ditraktir (8)

Wadoooooh, lupa nasehat ayah Dj. yang selalu mengingatkan…Makan saat lapar dan berhenti sebelum kenyang…
Tapi kali ini, berhenti setelah kenyang, untung belum kekenyangan. Akhirnya, setelah semua selesai dan dibayar, maka kamipun meninggalkan Cafe “ALEX“.

ditraktir (9)

Kami berjalan kaki keliling dari toko ke toko di kota Mainz, karena Eva masih mau cari sesuatu untuk pesta pernikahan temannya.

ditraktir (10)

Tidak terasa kami telah…entah berapa jam keliling kiri – kanan. Tak terasa memang, kalau jalan sambil ngobrol, tapi saat lihat HP karena bunyi…

ditraktir (11)

Sudah 11.000 langkah lebih dikit, atau 8 Km., tapi juga puas…Karena target Dj. 10.000 langkah setiap harinya.

Akhirnya Eva menawarkan kami untuk Tea time, tapi perut masih terasa kenyang. Dia cerita, kalau beberapa kali bersama Daniel makan kentang goreng di sana, sangat enak, lain dari tempat lain. Dj. hanya menjawab…kita cari minum saja, karena sedikit haus. Akhirnya kami mampir di Cefe POMP

ditraktir (12)

Dan kali ini es teh dengan jeruk lemon dan Ginger ale (jahe dan limonade), tapi itu untuk Susi. Hanya pelayannya gebleg, semua ditaruh di depan Dj.Uuuups…!!! Maaaaf, kasar ya…bilangin orang kok gebleg, tapi Dj tidak bilang lho, hanya mikir saja. Hahahahahahahaha…!!!

ditraktir (13)

Sambil ngobrol lagi, tapi kali ini yang dicerita hanya soal makanan. Dasar tukang makan, masih kenyang, juga cerita makanan…

Lalu Eva bicara…Pa…coba kentang gorengnya ya, Adit dan Arya nanti bisa bedakan rasanya, enak sekali. Nah ya, daripada harus diskusi, maka Dj iyakan saja, lalu dia pesan. Saat kentang gorengnya datang, memang kelihatannya tidak ada yang aneh…Tapi saat Dj. makan…ternyata benar sekali, ini kentang sudah dibumbui sebelum digoreng.
Silahkan coba, kalau tidak percaya…Hahahahahaha…!!!

ditraktir (14)

Okay…okay…Sudah kebanyakan ya…Maaaaaf, semoga tidak membosankan. Kalau bosan, minggu depan baca yang lain nya, agar semakin bosan…Hahahahahahahaha…!!!

Terimakasih untuk kesetiaan pengasuh Baltyra yang selalu menayangkan oret-oretan Dj. yang sederhana ini. Terimakasih kepada anda semua, yang walau sudah bosan, tapi tetap baca…Hahahahahaha…!!! Juga untuk komentarnya dan jempolnya…

Semoga Kasih dan Berkat TUHAN selalu menaungi kita semuanya, sampai Maranatha TUHAN datang.

 

Salam manis dari Mainz

djokopaisan-ultah80

 

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

Share This Post

Google1DeliciousDiggGoogleStumbleuponRedditTechnoratiYahooBloggerRSS

58 Comments to "Ditraktir Lagi"

  1. Dj. 813  10 August, 2016 at 00:07

    Hallo Cak Fandi . . .
    Benar sekali, tidak dikupas .
    Tapi sebelum dipotong, itu buah sudah dicuci .
    Dan orang Jerman , mungkin lebih senang makan demikian .
    Praktis dan tidak buang waktu .
    Tapi ananas yang di upas juga ada di jual, hanya harganya lebih mahal .
    Hahahahahahaha . . . ! ! !
    Okay cak, salam manis untuk keluarga dirumah ya .

  2. Arifandi Setyawan  9 August, 2016 at 23:47

    Pakde….Semangka dan nanas kenapa kok gk dikupas kulitnya…..

  3. Dj. 813  7 August, 2016 at 20:32

    Hallo Silvia Utama (SU Bumi) . . .
    Terimakasih sudah mampir . . .
    dan juga terimakasih untuk doanya .
    Apa kabar SU . . . ? ? ?
    Lama tidak kelihatan . . .
    Semoga sehat selalu ya . . .
    Salam manis dari Mainz .

    TUHAN MEMBERKATI . . . . ! ! !

  4. Silvia Utama (SU Bumi)  7 August, 2016 at 08:28

    Tetap sehat dan panjang umur ya Dj.
    XO

  5. Dj. 813  6 August, 2016 at 17:12

    Hallo Ajeng . . .
    Terimakasih ya, sudah mampir . . .
    Pemandangan diluar kota jauh lebih bagus lagi Jeng . . .
    Siapa tahu to . . .
    Nanti satu saat Ajeng juga bisa ke Eropa .
    Salam manis dari Mainz .

  6. Dj. 813  6 August, 2016 at 17:10

    Terimakasih cak . . .
    Semangka dan ananas dimana saja rasanya sama cak . . .
    Hahahahahahahaha . . . ! ! !
    Salammanis untuk keluarga dirumah .

  7. rahajeng  5 August, 2016 at 11:33

    ingin rasanya ke jerman ….indah sekali pemandangannya pak Dj. salam manis untuk keluarga….

  8. Arifandi Setyawan  5 August, 2016 at 11:25

    Semangka dan telur rebus mantaaabbb Pakdeku

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *