Merawat Bonsai

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

HALLO SEMUANYA…

Salam Jumpa di hari Selasa…Banyak dari anda sudah tahu, salah satu hobby Dj., yaitu memelihara “BONSAI”

Okay…Dj. juga pernah menulis tentang hobby ini, kali ini Dj. ingin menulis oret-oretan, bagaimana senangnya boleh merawat bonsai. Hahahahahahahahaha…!!!

Lho ini apa…??? Ini bukan bunthil lho yu Lani…. Hahahahahahaha…!!! Ini adalah salah satu alat (perkakas) kesayangan, yang selalu menolong Dj. bekerja merawat bonsai.

bonsai (1)

Nah, sekarang sudah lebih jelas, bukan…???

Image2[3]

Dan sekarang jauh lebih jelas lagi, inilah yang selalu Dj. gunakan untuk merawat bonsai-bonsai Dj. Baik untuk memotong ranting kecil, ranting besar, memotong akar juga kawat dsb…

bonsai (2)

Mbak DA yang lama tinggal di Jepang, pasti pernah melihat dan langsung mengenal untuk apa ini. Dan inilah bonsai yang akan Dj. rawat, karena rantingnya sudah pating telalang (menjulur ke mana-mana).

bonsai (3)

Memotong ranting bonsai, kalau di Jepang, ada pakai seremoni, (katanya = Dj. pernah dengar ceritanya). Tapi karena Dj. bukan orang Jepang, ya Dj. lakukan seperti apa yang Dj. rasa baik untuk bonsai Dj. Jelas, bukannya kemudian sembarang memotong. Ada aturannya, tergantung bonsai ini bentuknya apa…???

Jujur Dj. senang bonsai yang berbentuk “Kaskade”, seperti air terjun seperti bunga “sepatu “(Hybiscus) di bawah ini.
Batang pokoknya menjulur ke bawah, saat tidak berbunga (saat dipangkas secara radikal) dan saat berbunga.
Hahahahahahahaha…di Bonsai juga ada kata radikal lho….Semua dahan dan daun dibabat, sampai hanya ujungnya saja yang disisakan.

bonsai (4)

Tapi setelah beberapa bulan, akan tumbuh tunas baru yang banyak menghasilkan bunga.

bonsai (5)

Atau bentuk Bunjingi seperti foto di bawah ini, indah bukan…???

bonsai (6)

Tapi bukan hanya bonsai yang Dj. anggap top (untuk Dj.), semua bonsai yang Dj. pelihara…Ya…semua harus Dj. rawat, memotong ranting, bila sudah kepanjangan dan bentuknya jadi kacau. Itu sudah harus dirapikan lagi. Tapi juga setiap 2 tahun harus memotong akarnya. Agar bonsai menjadi lebih rapi yang enak dipandang dan tidak menjadi besar seperti saudaranya di luar sana… Jadi bisa kelihatan perbedaan nya, antara sebelum dan sesudah dirapikan, seolah dia baru saja keluar dari Barber Shop. Hahahahahahahahaha….

bonsai (7) bonsai (8)

Beda kan…??? Nah, ini juga salah satu kesibukan Dj. menjalani pensiun, agar tidak pikun…Hahahahahahahahaha….!!!

Bila anda tertarik untuk memelihara bonsai, Dj. sarankan untuk banyak membeli buku-buku tentang bonsai.
Mau baca atau melihat gambar-gambar bonsai di Lteratur sepert Dj. terserah anda. Hahahahahahahaha…!!!
Kemudian menulislah, apa yang sudah anda kerjakan. Ini jauh lebih berguna, daripada anda menulis apa yang orang lain kerjakan… Hasil karya sendiri, walau tidak sebagus orang punya, tapi jauh lebih baik, karena hasil sendiri.
Hahahahahahahahaha…!!!

Okay…Terimakasih untuk perhatian dan kesabaran anda semuanya.

Semoga anda semua selalu sehat dan kita boleh bertemu lagi minggu depan di hari Selasa. Terimakasih kepada pengasuh Baltyra yang selalu menayangkan oret-oretan Dj.

Selamat berkarya…

Semoga Kasih dan Berkat TUHAN YESUS YANG ADALAH KRISTUS, selalu menaungi kita semuanya.

 

Salam manis dari Mainz

djokopaisan-bonsai

 

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

41 Comments to "Merawat Bonsai"

  1. Dj. 813  16 August, 2016 at 15:59

    Yu Lani . . .
    Terimakaksih ya yu . . .
    Semoga sehat selalu .
    Salam manis dari Mainz .

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *