Chinatown – Washington, DC

Dian Nugraheni

 

Selama di Amrik, aku baru kunjungi 2 Chinatown, yaitu di New York, dan di Washington, DC.

Sebenere sih nggak begitu banget mengunjungi, tapi antara 2 Chinatown itu adalah lokasi di mana aku naik dan turun bus, dari Washington, DC ke New York, dan sebaliknya. Jadi kalau yang Chinatown di New York ya cuma di pemberhentian bis, ga sempet jalan-jalan.

Kalau yang di DC, sering juga sih, soalnya deket aja dari rumah, naik kereta, turun Metro Station, lalu jalan beberapa blok, atau Galery Plaza Station, langsung sampai.

Sore tadi aku dan anak-anak jalan, ke Chinatown. Di sana kami nggak makan di restoran China, karena pengalaman, sesudahnya anak-anak sering sakit tenggorokan setelah makan di beberapa resto di Chinatown. Aku duga minyak penggorengnya mungkin sudah kotor. Maka kami makan sedikit di Nando Peri-Peri, ayam bakar ala Portugis yang less fat dagingnya, mungkin ayam muda, dan murah saja per porsinya.

chinatown01 chinatown02 chinatown03

Kalau jalan ke Chinatown Washington, DC, senangnya karena dekorasi toko-tokonya meriah, juga jalanannya sekarang digambarin lambang tahun ala China. Dekorasinya itu sering campuran antara barat dan timur. Hampir setiap tulisan dalam bahasa Inggris, langsung dikasih tulisan huruf China. Makin malam, suasana di Chinatown makin ramai dan meriah dengan lampu-lampu yang berpendar, terutama di gapura yang berbentuk kepala rumah China (duh gimana bilangnya, itu lho yang kayak kelenteng, atapnya kiri kanan meruncing-runcing. Tadi ga kefoto dengan utuh, soalnya lagi rame banget, banyak polisi, entah ada apa…di Chinatown juga sering terjadi perkelahian antar geng orang-orang China, katanya).

chinatown04 chinatown05 chinatown06 chinatown07

Juga banyak pertunjukan di jalanan. Ya, banyak pengamen yang mangkal di depan-depan toko, gitu. Pengamen di Amrik, so far yang aku tau, mereka sangat bermartabat. Banyak dari mereka adalah pemusik, penyanyi, dan seniman dengan karya yang sangat layak mendapat apresiasi. Bahkan banyak dari mereka mengaku bahwa mendapatkan uang di jalanan untuk bayar tuition kuliah mereka.

Pengamen di Amrik, enggak jalan dari satu rumah ke rumah lain, atau dari satu meja ke meja lain di tempat makan, kemudian menyadongkan tangan minta uang. Mereka bermusik, bernyanyi, atau apa pun, dengan sepenuh hati dan enjoy, lalu orang-orang yang sedang di sekitar situ, sering berhenti, turut berjoget mengikuti irama, ikutan nyanyi, atau sekedar berdiri, tersenyum, terhanyut menikmati permainan musik atau nyanyian para pengamen jalanan itu. Biasanya, pengamen akan taruh ember atau wadah uang, jika penonton mau ngasih uang. Dan sekali lagi, banyak di antara mereka, top markotop…

chinatown08 chinatown09 chinatown10 chinatown11

Aku sangat menikmati musik jalanan, bahkan aku sering kali rela telat sampai kerjaan, kalau di depan stasiun di mana keretaku stop, sedang ada pengamen bagus yang sedang main di sekitar situ..hixixixi…

 

 

8 Comments to "Chinatown – Washington, DC"

  1. Dj. 813  29 August, 2016 at 01:49

    Hebat memang orang China . . .
    Dimana-mana punya kota sendiri .
    Terimakasih dan salam,

  2. Lani  27 August, 2016 at 11:06

    James: aku mau datang klu ada invitation dr kamu………..gimana? nanti kamu ajak aku keliling Chinatown

  3. djasMerahputih  27 August, 2016 at 07:06

    Mau dong ke Sidney…

    Nyusul para Kenthirs..

  4. James  27 August, 2016 at 05:53

    mbak Lani, sering juga saya ke Chinatown nya Sydney kalau mau makan Chinese Food, lha itu menurut semua teman2 bahwa Sydney Chinatown paling resik dibanding di Negara lain dan menurut saya memang bersih kok sebenernya, gak pernah lihat sampah berserakan atau bau yang menyengat seperti yang dituliskan Ci Lani. maka mampirlah sekali2 ke Sydney Chinatown

  5. Lani  26 August, 2016 at 22:45

    SLB: karena saking banyaknya org cina hingga kota vancouver sampai ilang hehe……….

    ya ttg kebab ktk aku di jerman mmg banyak yg jual doner makanan Turki

  6. Swan Liong Be  26 August, 2016 at 16:34

    @Lani:Vancouver gak punya Chinatown……, Vancouver ist CHINATOWN!
    Btw, di-kota² besar didunia atau hampir semua kota besar memiliki chinatown, tapi kota² diJerman memiliki little Istanbul! Mana ada kota² didunia ini dimana ada Döner Kebab sebanyak seperti dijerman. Kalo misalnya ada pertanyaan tekateki silang seperti makanan nasional jerman, 5 huruf maka jawabannya adalah “Kebab” hehehehe……

  7. Lani  26 August, 2016 at 12:20

    James: apakah kamu pernah kluyuran di China townnya Sydney? Sampai bisa dibilang paling bersih?

    Menurutku Chinatown identic dgn semrawut, kotor dan bau terutama dibagian penjualan daging dan ikan

    Aku sdh pernah ke bbrp China town terutama yg di San Francisco, trs Vancouver, dan Melbourne.

    Dian: aku kira itu bukan hanya krn minyaknya yg dipakai raturan kali kkkkkkk………tp krn pakai MSG membuat tenggorokan serak, kepala pusing

  8. James  26 August, 2016 at 09:47

    1…..keren juga tuh Pelican Crossingnya ditambahin Chinese Zodiac, menurut banyak teman yang berkeliling dunia katanya ChinaTown Sydney paling bersih dibanding negara2 lainnya, gak tahu benar tidaknya sih, juga termsuk masakan Chinesenya juga paling enak

    sembari menunggu Para Kenthirs muncul di China Town

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *