Investasi Property

Prabu

 

Tiga tahun yang lalu saya beli apartemen 2 bedrooms di BSD, Tangerang, seharga Rp 1.8M. Namun, apartemen itu tak saya tempati, tetapi buat pelihara “isteri muda”. Untuk biaya hidupnya, saya kasih Rp 15jt/bulan.

Bulan lalu, “isteri muda” minta ijin akan menikah dengan pacarnya. Dengan berat hati saya melepasnya. Lalu apartemen saya jual, dan ternyata laku Rp 4,7M.

Lalu iseng-iseng saya menghitung investasi yang telah saya keluarkan:

Beli rumah: Rp1,8 M. Biaya hidup istri muda: Rp15jt x 36bln = Rp 540jt. Total investasi: Rp 2,340 M.

Hrg Jual Rumah: Rp 4,7M

Jadi, Laba: Rp 4,7M – Rp 2.340M = Rp 2,36 M.
(Ditambah bonus “kenikmatan” selama 3 tahun).

Akhirnya…

Dengan rasa bersalah. Minggu kemarin, saya meminta maaf atas perselingkuhan tsb kepada isteri saya, sambil menyerahkan uang sebesar Rp 2.36M itu.

Namun….

Istri saya marah besar! Ia tempelengin pipi saya sambil teriak-teriak. Dan bilang…

“Dasar lelaki goblok..! Kenapa gak sekalian loe pelihara 2 atau 3 istri muda, kalo tahu ada investasi bagus begini!!!???”

Betapa dasyatnya Profit investasi PROPERTI plus ISINYA!!!

@Ini bukan investasi syariah. Don’t try at home.

 

 

About Prabu

Sosok misterius yang sejak kemunculannya tidak banyak orang yang mengenalnya. Walaupun misterius, sosok satu ini sekaligus ramah dan sangat terbuka pertemanannya. Sang Prabu dan Permaisuri sering blusukan menyapa kawula BALTYRA.com dan menggebrak dunia, kebanyakan dengan coretan karikaturnya sekaligus artikel-artikelnya yang bernas, tajam dan berani.

My Facebook Arsip Artikel

Share This Post

Google1DeliciousDiggGoogleStumbleuponRedditTechnoratiYahooBloggerRSS

8 Comments to "Investasi Property"

  1. Dj. 813  29 August, 2016 at 01:52

    Hahahahahahaha . . . .
    Mas Prabu ada-ada saja . . .
    Mana mungkin mas Prabu selingkuh . . .
    Kalau selingkuh pasti lebih dari 4 .
    Orang pinter kok cuma 1 selingkuhan nya .
    Hahahahahahahahaha . . . ! ! !
    Salam manis untuk keluarga dirumah .

  2. Lani  28 August, 2016 at 00:56

    James: ini pendptku mengenai investasi property atau tdk invest, menurutku semua ada baik dan buruknya.

    Sewa keburukannya: mmg uang kita menguap tanpa bekas krn setelah dibayarkan pd sipemilik uang itu hilang.

    Sewa kebaikannya: ini yg aku alami secara pribadi entah dgn pengalaman org lain, atau ditempat lain jd ini semata-mata pendptku pribadi.

    1. tdk mikir klu ada kerusakan spt bocor, ini itu tdk jalan tinggal angkat telp ke property management mrk akan kirim tukang service mrk semua yg ngurus dan mrk yg bayar

    2. tdk bayar tax property yg mahalnya hadoh di Hawaii

    3. tdk mikir bayar mortgage tiap bulan
    4. tdk bayar listrik, air dst

    5. tdk hrs ngurus, ngrawat kebun semua sdh ada yg mengerjakan
    6. ada tempat parkir gratis
    7. ada kolam renang tanpa hrs mikir membersihkan, biaya airnya gimana
    8. tiap tahun mendptkan tax deductible krn tdk memiliki rumah/property sendiri

    Kebalikannya klu pemilik property: semuanya tanggung jawab ada ditangan sipemilik dr bayar ini itu, klu ada kerusakan dst, dll, dsb semua tanggung jawab pemilik.

    Keuntungannya: krn itu tempat sendiri, dimiliki sendiri, bs diwariskan ke anak, cucu atau siapa saja yg akan mendptkan nasib untung dpt warisan (dlm hal ini aku tdk pernah mikir utk punya warisan dan diwariskan kesiapa), mendptkan uang pemasukan dr uang sewa/kontrak

    Jadi sewa/memiliki ada baik dan buruknya, ada tanggung jawab masing2 sesuai dgn apa yg menjadi pilihan kita bukan???

    Segala sesuatu sll begitu klu ada baik, pasti ada buruknya ndak bs baik trs dan jelek trs……..nanti tdk imbang donk James

  3. djasMerahputih  27 August, 2016 at 16:19

    Yang menarik dari artikel ini, ternyata selingkuh bisa jadi motif sampingan untuk berinvestasi..

  4. James  27 August, 2016 at 15:50

    @ bang Djas, iya karena kalau sewa itu Uang sewanya Menguap spserti asap dan tidak memiliki Warisan, kalau beli dan invest itu Memiliki Warisan untuk yang diwariskan dan Bebas Uang Sewa, kan tidak punya stress tempat tinggal ?

  5. djasMerahputih  27 August, 2016 at 06:55

    Wahh, dahsyat banget investasinya. Sayang ngga bisa dinikmati hasilnya di atas 100 tahun… (itupun kalo nyampe..)

    Nyusul para Kenthir.

  6. James  27 August, 2016 at 05:59

    bener Ci Lani, investment loh, saya beli TownHouse tahun 1992 seharga AUD $135.000 sekarang meski sudah second hand tapi berharga pasaran sebesar AUD $ 520.000, kan sudah hampir 400 % harga lonjakkannya, malah sekarang ini banyak yang average house berharga diatas 1 juta AUD

  7. Lani  26 August, 2016 at 12:22

    James: investasi property? ndaklah………..mungkin kamu biar tambah kaya raya kkkkk

  8. James  26 August, 2016 at 09:51

    1….laba Property selalu melambung setelah lewat beberapa waktu saja, dimanapun kita berada disitu mendapatkan keuntungan, kalau soal isinya itu tergantung pribadi masing2 lah, kalau memangnya suka Daun Muda atau Rumput Muda ya itulah ada resikonya

    menantikan Para Kenthirs Invest di Baltyra agar profitnya semakin guede

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *