Lagi-lagi Ditraktir

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

CERITA MAKAN LAGI…MAKAN LAGI…

Hallo anda semua yang berbahagia….Maaaaf, bukan ingin cerita makanannya saja ya…, tapi ada kejadiannya yang Dj. anggap menarik. Olehnya Dj. ingin ceritakan apa yang kami alami saat kami di “Thai Country“ Restaurant.

Entah sudah berapa minggu kami tidak ke Thai Restaurant ini. Kok seperti ada daya tarik untuk kembali makan di sini. Olehnya setelah jalan-jalan cukup lama, maka Dj. usulkan ke Susi agar kita makan siang di sini. Puji TUHAN…!!! Susipun setuju dan kami segera menuju ke Thai Restaurant ini.

thai-resto (1) thai-resto (2)

Karena pintu besarnya dibuka lebar dan banyak orang lalu lalang. Maka kami memilih untuk duduk di dalam yang suasananya lebih tenang. Ada juga tempat lesehan…Lho kok tertawa, ini benar ada…bahkan kelihatan keren lesehannya…Hahahahahaha…!!!

thai-resto (3)

Tapi kami tidak duduk di sana, kami memilih yang ada kursinya yang biasa saja. Bahkan dekat dengan hiasan dinding yang cukup menarik.

thai-resto (4) thai-resto (5)

Setelah memillih tempat duduk yang cukup nyaman…Maka kamipun memesan minuman, sambil mencari makanan yang ada di buku menu.

Nah ya…Sudah terbiasa kalau di sini Dj. hanya minum es teh saja dan susi memesan Pinacolada. Prooost…!!!

thai-resto (6) thai-resto (7)

Dan kamipun memilih makanan, anehnya, tidak seperti biasanya. Kami hari ini memilih makanan yang yang kebetulan sama, yaitu bebek. Dj. memilih bebek panggang dengan bumbu pedas dan santan (rasanya mirip dengan sayur lodeh). Opo tumon bebek dan sayur lodeh….Hahahahahahahaha…!!!

thai-resto (8)

Sedang Susi memilih bebek panggang dengan bumbu kecap (manis)

thai-resto (9)

Makan sambil ngobrol kiri-kanan…

thai-resto (10) thai-resto (11)

Ini Dj. pamerkan agar Linda lihat perbedaan masakan bebek di Paduka Bebek “Kings Duck“ di Paris van Java dan bebek di Mainz. Jauh berbeda kan…, apalagi rasanya jelas lebih enak yang di Bandung…Tapi kami juga sudah puas dengan yang ada…Hahahahahahahahaha…!!!

Tidak terasa, beberapa orang di depan meja kami yang datang setelah kami, sudah pulang dan kami masih juga ngobrol. Padahal setiap hari juga ngobrol berduaan di rumah…Setelah kenyang dan puas, maka kamipun melambaikan tangan agar pelayan datang, karena kami mau bayar.

Seorang pelayan wanita berpakaian khas Thai dengan sari datang dengan senyum ramah dan bertanya, apa semua okay. Jelas kami jawab semua okay dan dia langsung ambil semua piring tempat kami makan dan tidak datang lagi.
Maka terpaksa Dj melambaikan tangan lagi…Dan diapun datang lagi, langsung Dj. berkata bahwa kami mau membayar.

Kami berdua kaget mendengar jawabannya…Sudah dibayar oleh tuan yang duduk di dekat pintu besar…Maka serentak kami berdua melihat keluar dimana si pelayan menunjukan arah tangannya. Tapi masih kurang jelas, siapa gerangan…??? Karena penasaran, maka Dj. datangi ini orang yang berani-beraninya bayar makanan kami tanpa ijin…Hahahahahahahahahaha…!!! Setelah dekat baru Dj. tahu, ternyata seseorang yang pernah kami kenal.

Kamipun bertegur sapa dan jelas Dj. berterimakasih dan bertanya, kok saat masuk, kami tidak melihatnya.
Dia bilang dia melihat kami, tapi tidak ingin mengganggu sebelum makan. Lalu Dj. tanya… Kok kami dibayari…???
Dia menjawab dengan senyum, kan dulu saat kuliah sering makan di rumah pak Dj dan bu Susi. Ooooaaalah…
Rupanya dia masih ingat dan ingin membalas, yang mana dulu saat dia masih kuliah, memang sering main ke rumah.

Nah ya, ini adalah salah satu dari anak-anak Indonesia yang pernah kuliah di Mainz dan dulu sering mampir,
atau bahkan sebelum mendapat tempat tinggal, ada yang 2 – 3 minggu tinggal bersama kami, walau tidur di sofa saja. Olehnya, banyak teman di FB yang dulu kuliah di Mainz dan sering main ke rumah dan sekarang sudah jadi orang. Sering bertanya, pak…kapan pulang, kasih tahu ya…kita ingin bertemu dan makan malam bersama…
Kadang ada yang menawarkan agar kami tidak usah tinggal di Hotel, mereka akan kasih apartmentnya yang tanpa penghuni.

Enak saja…Traktir, kasih apartment, kami masih bisa bayar sendiri…tau…!!! Hahahahahahahahaha…!!!

Kalau bisa bayar, mengapa ambil yang gratisan…??? Biar orang lain berpikir beda, yang biasanya bilang…Kalau ada gratisan, mengapa harus bayar, kan…??? Sayang itu bukan prinsip kami. Biar yang gratisan untuk mereka yang membutuhkannya. Yang masih mampu, ya lebih baik bayar.

Nah…Hal inilah yang ingin Dj. sampaikan di cerita di sini…Agar kita juga tidak egois, agar kita tidak hanya memikirkakn diri sendiri. Tapi juga mau memikirkan atau berpikir untuk orang lain yang lebih membutuhkan. Kita yang masih mampu membayar, ya gunakanlah uang untuk membayar. Dan tidak ikutan rebutan dengan mereka yang mebutuhkan.

Jadi ingat saat ada pembagian Raskin (Beras untuk orang miskin), orang kaya pun rame-rame ikutan antri. Kok ya tidak malu ya…Tapi ini Dj. hanya baca di koran on line, yang benar…pasti anda yang di Indonesia lebih tahu.
Hahahahahahaha…!!!

Cukupilah dirimu hari ini dengan apa yang kamu miliki. Besuk, akan ada khawatirnya sendiri.

Kiranya Berkat dan Kasih TUHAN YESUS YANG ADALAH KRISTUS, MENYERTAI KITA SEMUANYA.

Terimakasih kepada anda semua yang selalu menunggu hari Selasa dan selalu membubuhkan komentar maupun jempolnya. Terimakasih kepada pengasuh Baltyra yang selalu menayangkan oret-oretan Dj.

 

Salam manis dari Mainz.
Dj. 813

thai-resto (12)

 

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

25 Comments to "Lagi-lagi Ditraktir"

  1. Dj. 813  15 September, 2016 at 17:53

    Dimas Josh Chen . . .

    HAHAHAHAHAHAHAHAHA . . . ! ! !

  2. J C  13 September, 2016 at 17:07

    Waduh, kalau suatu hari ke Mainz, seminggu gak bakalan cukup deh coba semua yang Panjenengan pernah tulis di sini…hahaha…bisa njeblug perutnya…

    Salam untuk keluarga besar Paisan di Mainz ya…

  3. Dj. 813  6 September, 2016 at 14:44

    Hallo yu Lani . . .
    Eropa sudah molai musim gugur yu .
    Pagi sudah adem, tapi siang masih hangat .
    Di OZ kan tidak pernah ada winter seperti di Eropa .
    Winterpun masih hangat . . .
    Hahahahahahahaha . . . ! ! !
    Salam manis dari Mainz yu dan semoga sehat selalu .

  4. Lani  5 September, 2016 at 13:48

    Mas DJ: aku mesam-mesem James bergembira ria krn sdh masuk musim semi, mas DJ lapor di Eropa hampir masuk musim gugur, dan yg di Kona malah msh kepanasan hahaha….malah ndak pernah merasa kedinginan, klu mau merasakan agak dingin ya hrs naik ketempat yg tinggi kepegunungan mas……….

  5. Dj. 813  5 September, 2016 at 03:05

    Arifandi Setyawan 31 August, 2016 at 04:34

    Selamat pagi pakdeku….gimana kabar d maiz?….di surabaya dan sidoarjo musim kemarau…
    ——————————————————

    Hallo cak Fandi . . .
    Terimakasih cak, sudah mampir . . .
    Puji TUHAN . . . ! ! !
    Kami sehat semuanya cak .
    Semoga cak Fandi sekeluarga juga sehat ya .
    Salam manis untuk keluarga dirumah .

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *