Rindu yang Meragu

Inong Nuzuli

 

Membelah rindu yang memenuhi rasa mencuat gelisah yang tak berkesudahan, menunjukaan rasa rindu membuat ragu untuk bertemu, menghalau hasrat yang kian mencuat, menentramkan gemuruh sukma yang mulai bersuara, tak dirasa tapi itu terasa, tak diinginkan tapi itu hadir,

Hasrat itu seperti angin, tidak terlihat namun dirasakan ada. Hasrat itu tak dikenal bentuk yang dihadirkan, namun terasa menggugah rindu, membawa kalbu dalam hayalan yang menjanjikan, terbang dan melayang ke tempat tujuan yang tak berujung.

Rindu menantang hati untuk berucap, suara cukup menjadi pengobat rasa, jarak seakan semakin dekat dan tatapan jualah yang diharap. Rindu hanya milik orang-orang yang menyimpan rasa yang tak tersurat, rindu dirasakan tapi tidak diungkapkan, rindu membuat gaduhnya hati dan mencari celah unuk menumpahkannya…

 

 

5 Comments to "Rindu yang Meragu"

  1. Handoko Widagdo  7 September, 2016 at 15:29

    Rindu aku akan untaian katamu.

  2. Dj. 813  6 September, 2016 at 16:19

    Rindu lukisan . . . Mata suratan . . .
    Hatiku nan merindu . . .

    Jadi rindu makan bebek di King Duck di Paris van Java .

    Hahahahahahahaha . . . ! ! !

    Salam rindu dari Mainz .

  3. Lani  6 September, 2016 at 12:22

    James: betapa bahagianya msh dirindukan…………salam kenthir

  4. nuzuli  6 September, 2016 at 10:45

    terima kasih, ayahanda ku pak handoko yang selalu menjadi inspirasi ku

  5. James  6 September, 2016 at 09:34

    1……rindu para Kenthirs lainnya

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *