KAFIR!!

Chandra Sasadara

 

Akhir-akhir ini sibuk sekale tentangga sebelah memaki “kopar-kapir”. Beda madzab dibilang kafir, beda masjid/musalah dikatain kafir, beda pilihan politik dicaci kafir, apalagi beda agama sudah pasti kafir murokab (kuadrat). Jangan-jangan nanti beda suara dan bau kentut pun dibilang kafir pula. Kapir iku opo Cuk?

Dalam kamus Arab Al-munjid, kata kafir berasal dari susunan huruf ka-fa-ra, artinya menutupi. Karena itu petani yang mengola tanah dengan membalik dan menutup tanah disebut kuffar (Al-Hadid ayat 20). Orang-orang yang menolak setia pada tiran juga disebut dengan akar kata ka-fa-ra (Al-Baqara ayat 256). Dalam kamus Lisan Al-‘arab kata tersebut memiliki banyak arti antara lain naqhid al-iman (tidak percaya pada Tuhan YME), naqhid al-syukr (tidak bersyukur), al-juhud wa al-satr (menutupi hati).

Konsep kafir selain terkait dengan kepercayaan juga terkait dengan moral social, seperti bunyi dua hadist yang terkenal berikut: (1) “tidak termasuk orang beriman, siapa saja yang kenyang sedangkan tetangganya kelaparan”; (2) “tidak beriman di antara kalian hingga kalian menghendaki kebaikan bagi saudaranya seperti kalian menghendaki kebaikan pada diri sendiri”.

Syukur adalah antithesis kafir, Surah Ibrahim ayat 7 “sesungguhnya jika kamu bersyukur aku akan menambahkan nikmatku, namun jika kamu kuffur siksaku amat pedih”. Begitu juga menutup hati dari kebenaran juga termasuk kekafiran seperti terdapat dalam Surah Al-insan ayat 3, “ sesungguhnya kami telah menunjukkan jalan yang lurus, ada yang bersyukur dan pula yang kuffur”.

Bagaimana dengan nonmuslim? Apakah mereka semua adalah kafir? Tunggu dulu.

Surah Ali Imran ayat 110 dan 113-114 mengatakan bahwa di antara ahli kitab itu ada yang beriman, ada golongan yang jujur, membaca ayat-ayat Allah di malam hari, mereka juga sujud, mereka beriman pada hari akhir, mencegah mungkar dan melakukan kesalehan. Pertanyaanya siapa yang dimaksud sebagai ahli kitab? Mereka adalah yang mangimani kitab-kitab yang diturunkan sebelum kenabian Muhammad SAW. Ayat-ayat tsb jelas konfirmasi bahwa tidak semua nonmuslim itu kafir, jahat dan ingkar.

Terminologi yang digunakan Al-qur’an untuk menyebut nonmuslim juga tidak bersifat biner: kafir dan muslim. Alqur’an menyebut nonmuslim dengan: Nashara (Kristian), Yahudhu (Yahudi), Majusi, dan Sabi’in (kepercayaan lain selain ahli kitab). Bahkan kalau anda ingin tahu, amal ibadah mereka pun mendapat balas dari Allah. Silakan baca Al baqarah ayat 62, Ali Imran ayat 115 dan Surah Al hajj ayat 17.

Wis, terserah klo mau kopar-kapir lagi. Cangkem-cangkemmu dewe!

 

 

10 Comments to "KAFIR!!"

  1. Swan Liong Be  20 September, 2016 at 23:16

    Kalo gak salah kata “Kafir” itu juga dipake agama kristen jauh sebelum islam. Juga waktu perang salib Paus Urban kalo gak salah (tolong dikoreksi) juga pake karta Kafir untuk mengerahkan balatentara kristen untuk membebaskan Kota suci Jerusalem dari para “Kafir”.

  2. J C  13 September, 2016 at 17:27

    Kapir is trending topic in Endonesa…

  3. djasMerahputih  8 September, 2016 at 22:22

    Ciri khas makhluk sejarah; selalu mudah terjebak pada text yang sempit. Padahal sejarah terus berulang dengan situasi dan pelaku berbeda. Semua yg berada di luar komunitas dianggap KAFIR. Cangkem, cangkemmu dewe..!!

  4. Lani  8 September, 2016 at 21:29

    Kang Chandra : Wis, terserah klo mau kopar-kapir lagi. Cangkem-cangkemmu dewe!

    +++++++++

    Aku ngakak sampai mau njempalik soko kursiku baca kalimat alinea paling akhir………

    Memang benar banget biarkan saja cangkem-cangkem mu asal njeplak……..klu boleh disamakan podo karo wong yg bilang “pokok-e” nah………

  5. Dj. 813  8 September, 2016 at 15:58

    Hahahahahahahaha . . . ! ! !

    Maaaf Dj. sedikit pendapat Dj dan sedikit kutip bebera kalimat diatas .

    ” kafir dan muslim. Alqur’an menyebut nonmuslim dengan: Nashara (Kristian), Yahudhu (Yahudi), Majusi, dan Sabi’in ”

    Dj. rasa sedikit aneh .
    Karena yang pertama adalah orang Jahudi yang punya cerita tentang adanya Adam dan Hawa .
    Bahkan cerita tentang Abraham ( Ibrahim ) sampai dengan yang kemudian .
    Allah yang disembah oleh Adam, Hawa dan Ibrahim , orang Jahudi , Kristen itu kan sama dengan Allahnya orang Islam . Atau orang islam punya allah sendiri . . . ? ? ?
    Kalau sama, berarti kita semua beriman ke Allah yang sama .

    “Begitu juga menutup hati dari kebenaran juga termasuk kekafiran seperti terdapat dalam Surah Al-insan ayat 3, “ sesungguhnya kami telah menunjukkan jalan yang lurus, ada yang bersyukur dan pula yang kuffur”. ”

    Kalimat ini sungguh sangat indah . .
    Jadi sudah ditunjukan jalan yang lurus . . .

    Jauh sebelum ada islam . . .
    Jesus sudah berkata . . .
    Akulah jalan yang lurus . . . ! ! !
    Apa masih kurang jelas ya . . .

    Kalau ada yang mau kritik, silahkan . . .
    Ben wae , wong cangkem yo cangkem ku dewe . . . .
    Hahahahahahahahaha . . . ! ! !

    Terimakasih dan salam ,

  6. HennieTriana Oberst  8 September, 2016 at 15:46

    Suka ulasannya. Pemahaman bahasa yang salah ya.

  7. James  8 September, 2016 at 15:19

    halo para Kenthirs

  8. James  8 September, 2016 at 15:10

    hadir dibelakang Maryati STG

  9. maryati-stg  8 September, 2016 at 12:01

    Heheee…kalimat terakhirnya ..jadi senyum deh…walau jg mgkn di blg kafirr…

    Salam kenal ya…cheers..@-@..

  10. maryati-stg  8 September, 2016 at 11:58

    #1..@-@..

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *