Olimpiade di Arafah

Iwan Satyanegara Kamah – Jakarta

 

LEMBAH Arafah letaknya arah timur Mekkah. Di sana tiap tahun ribuan, sekarang jutaan (2.000.000) orang tumplek di satu tempat. Tanpa memandang apapun, warna kulit, suku, golongan, fisik, aliran. “al hajj-u Arafah”, kata Kanjeng Rasul. Haji itu berkumpul di Arafah. Tak bisa diwakilkan. Rukun haji yang lain, bisa diwakilkan atau alpa. Berkumpul di Arafah wajib. Tidak berkumpul di Arafah, ya belum berhaji. Supaya tiap orang merasakan aroma kemanusiaan dan kebersamaan sesama umat manusia.

arafah

Di padang Arafah, Kanjeng Rasul berpidato di depan publik terakhir kalinya saat haji perpisahan tahun 632 soal HAM. Isinya seirama senada dengan Magna Carta dan dokumen-dokumen tertulis HAM lainnya. Hanya selisih 700-1000 tahun. Sekitar 100.000 orang menyaksikan pidato perpisahan.

Inti pidato Kanjeng Rasul itu adalah menolak rasisme. Rasisme adalah dosa pertama yang dilakukan mahluk bernama manusia (dalam tradisi Islam). Iblis menolak sujud kepada Adam karena mahluk ini dari tanah dan iblis dari api. “Tolak Adam!”

Sekarang? Saya antar dengar khotbah Jumat di mesjid seputaran Tebet. Pasti akan terdengar kalimat, “A itu pemimpin kafirrr!!!” dan sejenisnya. Ditambah bonus ajaran baru (entah dari mana), “kalau berhubungan seks dengan istri sama pahalanya membunuh sekian orang Yahudi”. Coba! Ng*nt*t disamaain membunuh ras lain! Apa hubungannya? Pasti nabinya mereka itu dapat ilham dari pohon sengon..

Pusing ‘kan?

Saat bersamaan sholat Jumat, warteg penuh pengunjung di sekitar Tebet.

idul-adha

SELAMAT HARI RAYA IDUL ADHA!

 

 

7 Comments to "Olimpiade di Arafah"

  1. Dj. 813  15 September, 2016 at 17:51

    Hahahahahahahaha . . . ! ! !
    Mas Iwan . . .
    Sekarang juga ada yang naik haji, tapi bikin tulisan di karton, TOLAK A HOK .
    Itu hajinya setan kah . . . ? ? ?
    Dj kira di tanah suci tidak ada setan .

    Salam manis untuk keluarga dirumah .
    Cium sayang utk Melati dan Mawar .

  2. J C  13 September, 2016 at 17:28

    Huahahahahaha…ini jelas tulisan kapir…

  3. Lani  13 September, 2016 at 09:28

    James: hujannya kirim donk ke Kona………aku msh kesumuk-en tiap hari………wlu klu pagi sdh agak dingin kdg malah anginnya sampai merasuk ketulang sumsum……….siang panas lagi

  4. James  13 September, 2016 at 05:57

    Ci Lani, iya nih spring sudah mulai tapi udara pagi dan malam msh dingin dan banyak hujan

  5. Sumonggo  13 September, 2016 at 05:16

    Saya ikut ke warteg saja, tapi kejauhan kalau ke Tebet, sekitar ringroad selatan saja ….

  6. Lani  13 September, 2016 at 00:14

    “Sekarang? Saya antar dengar khotbah Jumat di mesjid seputaran Tebet. Pasti akan terdengar kalimat, “A itu pemimpin kafirrr!!!” dan sejenisnya. Ditambah bonus ajaran baru (entah dari mana), “kalau berhubungan seks dengan istri sama pahalanya membunuh sekian orang Yahudi”. Coba! Ng*nt*t disamaain membunuh ras lain! Apa hubungannya? Pasti nabinya mereka itu dapat ilham dari pohon sengon..”
    ++++++++++

    ISK: hello prof apakabar? Lama tdk mencungul artikelnya, sekalinya mencungul bikin heboh dgn humornya.

    Itu sebagian dr artikel yg aku kutip krn menurutku plg menarik. Menurutku begitu cetheknya khotbah yg diberikan, bahkan bisa dikatakan ngawuuuuuuur………..

    Dan yg bikin aku ngakak nampaknya prof demen sama pohon Sengon ya? Krn tdk pernah menyebut pohon2 lainnya pohon Sawo kek atau pohon Nangka hahaha………

    Aku hanya bisa ngasih ide nama pohon atau biar lebih sangar sebut saja pohon Beringin yg dikenal sbg rumah para demit dan kawan2-nya……..kkkk

    James: kenthir dr Kona sdh mencungul………bagaimana udara sdh mulai anget?

  7. James  12 September, 2016 at 08:41

    1…..selamat Hari Idul Adha bagi mereka yang Merayakannya

    sambil menantikan Para Kenthirs Olimpiade di Baltyra

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.