Sarapan Lagi…Sarapan Lagi

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

HALLO  ANDA  SEMUA  DI   BALTYRA  YANG  BERBAHAGIA…

SARAPAN  LAGI…   SARAPAN  LAGI…

Pagi-pagi telpon di sebelah tempat tidur Dj. berdering…Di ujung sana terdengar suara anak Dj. yang perempuan.
Pa…belum bangun…??? Jangan lupa jam 9:50 kita ketemu di kota tua di Mainz. Haaaaaach…   jam berapa sekarang…??? Ternyata baru jam 7:45…  Gila…!!!   (kata mas Handoko… ). Jujur sebenarnya sedikit malas, karena di luar hujan gerimis…Lebih enak meneruskan tidur…  Hahahahahaha…!!!

Walau terlambat, karena jam 10:20 kami baru sampai tempat dan anak-anak semuanya sudah menunggu disana.
Nah ya, karena Eva telah pesan tempat untuk jam 10:00, jadi tidak ada masalah. Tempat yang sedikit tersembunyi di gang yang belum pernah kami lalui, walau sudah 41 tahun tinggal di Mainz.

sarapanlagi-1 sarapanlagi-2 sarapanlagi-3

Setelah ketemu tempatnya, kami cukup lega, walau di kepala sedikit bertanya, benarkah ini tempatnya…??? Dan setelah di dalam Cafe, bertemu dengan anak-anak dan cucu-cucu, maka segera Dj. tanya ke anak kami. Mengapa di sini, apa anehnya…??? Dia menjawab, bahwa dia minggu lalu diajak temannya dan suasananya sangat nyaman.
Tidak seperti yang lain yang rame, papa pasti senang di sini. Ternyata benar dan harga makanan nya pun juga tidak mahal-mahal banget.

Hal ini seperti biasanya, karena kami sering sarapan bersama. Dulu lebih sering sarapan di rumah dan bergiliran, tapi sekarang mereka memilih tempat di luar. Dengan alasan agar tidak ada yang repot kerja, selesai makan, bayar dan pulang. Hahahahahahahahahaha…!!!

Pertama Dj. pesan teh, karena perut masih kosong dan agar tidak kaget.

sarapanlagi-7

Poci  teh ini mengingatkan Dj., karena pernah punya dan cukup antik,  cangkirnya ada di bawah poci.

sarapanlagi-8

Jujur, sebenarnya tidak ada yang aneh, karena sarapan di Cafe ya itu-itu juga yang dimakan. Ada ham goreng, telur dadar, Frikadelle, telur mata sapi, telur rebus, macam-macam keju dll… Sayurnya ya tomatten, salat, timun, buah jeitun, paprika marah dan hijau dll… Buahnya ada apfel, jeluk mandarine, ananas, dll… Ada juga puding, dan macam-macam kueh…  Juga macam-macam roti besar dan kecil, keras dan lunak. Kalau Brunch, jelas lebih banak lagi, karena ditambah banyak nya hiidangan makan siang.

sarapanlagi-9 sarapanlagi-10 sarapanlagi-11

Nah…suasana di Cefe ini memang lebih tenang dengan alunan musik yang lembut terdengar. Mengingatkan Dj. kalau ke China restaurant, biasanya ada musik Mandarin yang sayup sayup terdengar.Seperti biasa Dj. lebih suka sarapan dengan croissant dan ikan salmon asap.

sarapanlagi-12

Dan yang lain ambil yang mereka suka. Entah berapa kali Dj. ambil, karena ini sarapan dan makan siang jadi satu (Brunch). Dan yang jelas tidak ada nasi goreng, jadi untuk Ikha (si Nok) pasti tidak ada yang bisa kenyang.
Hahahahahahahaha…!!!

Maaaaf, karena sibuk makan, malah kadang lupa ambil foto. Bahkan saat Dewo mengingatkan itu ayam panggangnya enak Pa lembut sekali… Dj. juga lupa ambil… Hahahahahahahahaha…!!! Maklum perut tidak muat lagi.

sarapanlagi-13 sarapanlagi-14

Daniel juga mengungatkan kalau pudingnyna pasti Dj. suka. Lalu dia ambilkan untuk Dj., tapi Dj. pesan, hanya satu sendok saja.

sarapanlagi-15

Selesai makan puding, kok teh Dj. terasa sangat pahit, maka Dj pesan teh yang baru, yang lebih ringan.

sarapanlagi-16 sarapanlagi-17

Cucu-cucu (David, Sarah dan Laura) molai bosan dan kami sebenarnya sudah ingin keluar. Namun pelayan nya sangat ramah dan menunjukan bahwa di samping Cafe ada tempat main untuk anak-anak. Mereka sangat happy saat mendengar hal itu. Saat itu hidungnya Sarah yang bocel dan hidung Laura sudah sembuh.

sarapanlagi-18 sarapanlagi-19

Mereka main di samping Cafe dan kami masih bisa ngobrol dengan tenang, sambil ambil makanan yang
bisa dimakan sebagai cemilan. Hahahahahahaha…!!!

sarapanlagi-20 sarapanlagi-21 sarapanlagi-22

Setelah puas ngobrol sambil nyemil dan anak-anak juga puas bermain…

sarapanlagi-23 sarapanlagi-24

Maka kami mengundurkan diri dari Cafe dan juga keluar dari kota tua Mainz. Dan saat kami akan ambilini foto, ada seorang pejalan kaki yang menawarkan untuk menolong. Jadi kami semua ada didalan foto dibawah ini (Keluarga Paisan di Mainz, komplit).

sarapanlagi-25

Untuk agar perut yang kekenyangan cepat dapat dicernakan, maka kami memutuskan untuk sekitar 40 menit sampai 1 jam jalan-jalan keliling kota Mainz. Hahahahahahahahahahaha…  ! ! !

sarapanlagi-26 sarapanlagi-27

Satu kebahagiaan tersenndiri, bila cucu-cucu minta digendong atau dipanggul.

sarapanlagi-28

Inilah kebahagiaan kami, dimana hampir setiap akhir pekan, paling tidak 1 X dalam seminggu kami kumpul.
Dan biasanya untuk sarapan bersama. Satu kebahagian untuk kami opa dan oma, dimana mereka masih mau berkumpul bersama kami.

Mohon maaf bila banyak kata-kata yang kurang berkenan. Semoga oret-oretan di atas tidak membosankan.
Tapi kalau bosan, ya silahkan baca ulang…  Hahahahahahahaha…!!!

Terimakasih untuk perhatian anda semuanya yang selalu setia menantikan hari Selasa. Terimakasih kepada pengasuh Baltyra yang masih sabar dengan oret-oretan Dj.

Semoga Kasih dan Berkat TUHAN, selalu menaungi kita semuanya.

 

Salam manis dari Mainz.
Dj. 813

djokopaisan-sarapanlagi

 

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

44 Comments to "Sarapan Lagi…Sarapan Lagi"

  1. Dj. 813  1 October, 2016 at 19:18

    Hallo Kita . . .
    Ya, Sarah sudah punya adik sejak hampir 2 tahun .
    Karena bulan depan, Laura sudah akan 2 tahun umurnya .
    Salam manis dari Mainz .

  2. Dj. 813  1 October, 2016 at 19:10

    Yu Lani . . .
    Hahahahahahahaha . . . ! ! !
    Dj. sudah beberapa kali ketemu dimas Josh Chen, jadi jenal yu .

  3. Kita  1 October, 2016 at 10:52

    Om Dj; baru tahu kalo si Sarah sudah ada adiknya

  4. Lani  29 September, 2016 at 09:46

    Mas DJ: kuwi Ki Lurah hanya alasan saja ndak mau mampir ke Mainz mengko tambah lemu………..pdhal duwur koyok cagak listrik kok wedi lemu ngginak-ngginuk………..

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *