Menjalani Hidup

Ida Cholisa

 

Seringkali kita berpikir bahwa ujian yang kita alami adalah ujian terberat dibanding ujian-ujian yang orang lain rasakan. Kita merasa bahwa diri kita paling merana dan menderita hingga kita melupakan berlaksa nikmat yang datang pada kita. Padahal jika kita mau jujur, nikmat yang Allah kucurkan pada kita jauh lebih banyak dibanding secuil ujian yang kita rasakan.

Sayangnya, tak banyak manusia yang bersyukur saat mendapat kenikmatan dan bersabar saat mendapat ujian.

Ketika hidup dimaknai sebagai ladang kebaikan, maka tak ada penyesalan atau kemarahan saat harapan tak sesuai kenyataan. Tak ada yang sia-sia atas apa pun yang kita alami dalam hidup ini, sepanjang kita mau menundukkan diri mencari hikmah di balik ujian yang menyapa diri. Selalu ada pembelajaran yang bisa kita ambil saat kita melihat segala sesuatu dari kacamata positif.

Maka, tak perlu risau atas apa yang orang lain punya, tak perlu galau atas apa yang tidak kita punya. Tak perlu silau oleh gemerlap di luar sana, tak perlu meracau saat diri tak berkalung apa-apa.

Nikmati hidup kita, karena menikmati apa pun secara tulus adalah sumber bahagia kita. Jalani hidup dengan ikhlas dan sabar, jangan biarkan semangat memudar. Jangan pernah menyia-nyiakan hidup dengan meratapi keadaan.

Bertanya pada hati kita, seberapa besar rasa syukur bersemayam dalam dada kita? Memiliki tubuh sehat, memiliki pasangan yang setia dan penuh cinta, memiliki anak-anak yang sehat dan hebat, dan seterusnya dan seterusnya… sudahkah itu membuat kita semakin tunduk dan berterima kasih pada Sang Pemberi anugerah atas kehidupan kita? Jangan berkecil hati atas apa yang luput dari kita, sebab sesungguhnya terbentang luas kenikmatan lain yang mendatangi kita….***

 

(Cileungsi, akhir Agustus 2016)

 

 

5 Comments to "Menjalani Hidup"

  1. James  24 September, 2016 at 06:00

    mbak Lani, kan dibolak balik supaya di kocok spt mie kocok Bandung, di Kona kagak ada mie kocok yah ?

  2. Lani  23 September, 2016 at 21:38

    James: jgn dibolak-balik ya nanti jd bingung sendiri kamu

  3. James  23 September, 2016 at 16:13

    ci Lani, Menghidupi Jalan saja

  4. Lani  23 September, 2016 at 02:56

    Bagaimana pendapat para kenthirs lainnya?

  5. Lani  23 September, 2016 at 02:56

    Kadang mmg hrs begitu krn kita sbg manusia tdk selalu bisa mengubah yg kita alami suka duka/tdk senang……..makanya ada kata2 “dijalani saja” sambil berharap akan menjadi lebih baik, baik/normal

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.