Tuhan Menunggumu Berubah

Wesiati Setyaningsih

 

Effie merintih, meminta agar Curtis masih mau menerimanya dan mencintainya. Tapi Curtis menolak. Dia terlanjur suka pada Deena. Ini membuat Effie makin terluka. Sejak mula dia merasa suaranya lebih bagus dari dua temannya yang lain, sehingga harusnya dia yang jadi penyanyi utama di Dreamgirls, bukan Deena. Kini Curtis mengusirnya dan menunjukkan kasihnya pada Deena.

Tinggallah Effie sendiri, luka dan merana. Dikeluarkan dari trio The Dreamgirls yang membawa namanya karena dianggap tidak disiplin, padahal dia telat karena mesti periksa ke dokter, dicampakkan kekasih, dijauhi saudara laki-lakinya sendiri (sang pencipta lagu untuk Dreamgirls). Lengkap sudah semuanya.

Bertahun Effie berjuang sendiri menghidupi dirinya dan anak semata wayang hasil hubungannya bersama Curtis. Dia menjauhi dunia menyanyi karena itu mengingatkannya pada luka lama yang begitu menyakitkan. Toh, ketika dia melihat studio tempat dia menyanyi dulu tampak merana setelah ditinggalkan Curtis yang membuat studio sendiri, hatinya tergerak. Dia datang ke sana dan meminta bantuan.

Akhirnya Effie ditawari menyanyi lagi di sebuah cafe. Lagi-lagi dia terlambat. Pemilik cafe sudah gelisah dan hampir menyerah. Tapi teman Effie meyakinkannya bahwa Effie punya kualitas. Ketika Effie datang, dia masih protes karena pemain piano bukan orang yang biasa mengiringinya.

Temannya kesal. Katanya, “kamu memang Effie yang dulu. Yang suka telat dan sesukamu sendiri. Kesempatanmu dapat pekerjaan cuma saat ini. Tapi kalo kamu masih kaya gitu, terserah!”

Effie tersentak. Benar, dia dulu tidak disiplin dan emosional. Kini ada anak yang harus dia hidupi. Inilah saatnya. Maka Effie menyahut cepat.
“Aku sekarang berubah. Aku bukan yang dulu lagi.”

Maka jalan Effie yang baru dimulai lagi. Karirnya di cafe mulai mantap. Adik laki-lakinya kembali dan membuatkan dia lagu. Meski lagunya sempat dicuri Curtis, tapi nasib berpihak padanya. Mereka memenangkan tuntutan.

Deena yang baru tahu kebusukan Curtis, suaminya, segera minta cerai. Pamor Curtis mulai turun saat Effie mulai menanjak lagi.


Itu ringkasan film The Dreamgirls. Saya tersentak, seolah ditunjukkan bahwa DIA selalu punya pengaturan yang sempurna.

Andai Effie tidak ditinggalkan Curtis, dia juga akan semerana Deena yang hidupnya dikendalikan sedemikian rupa bak barang dagangan. Gara-gara ditinggalkan Curtis, dia berjuang menghidupi anaknya dan melawan semua egonya. Akhirnya jadilah dia penyanyi sesuai kualitasnya. Semua berubah ketika dia memutuskan, “aku sekarang berbeda. Aku sudah berubah!” Lalu sejak itu semua nasib baik datang beruntun.

Semua itu membutuhkan waktu sembilan tahun bagi Effie untuk menyadari dia harus berubah. Saya jadi ingat judul cerpen penulis Rusia Leo Tolstoy, “Tuhan tahu, tapi menunggu.”

 

 

About Wesiati Setyaningsih

Seorang guru yang tinggal di Semarang. Awalnya tidak ada niat untuk menjadi guru, tapi kemudian "kesasar" menjadi guru. Mencoba mendobrak "pakem baku" proses pengajaran, juga mendobrak ketidaklogisan pencekokan agama membabibuta di sekolah dan keseharian murid-muridnya. Sering dianggap "off-track" bahkan tidak jarang mendapat cap sesat karena sikapnya yang tidak seperti kebanyakan mainstream.

My Facebook Arsip Artikel

7 Comments to "Tuhan Menunggumu Berubah"

  1. Wesiati  30 September, 2016 at 17:07

    Hadeh..

  2. J C  28 September, 2016 at 20:43

    Yang nunggu Itsmi ya?

  3. Handoko Widagdo  28 September, 2016 at 08:41

    Kok tokohnya mukan Mukidi dan Iyem serta Ngatimin?

  4. Dj. 813  28 September, 2016 at 02:13

    TUHAN maha sabar dan Dia menunggu sampai anak-anakNya berubah
    dan mau kembali kepadaNya .
    Terimakasih dan salam,

  5. Lani  27 September, 2016 at 13:15

    James: kenthir ya tetep kenthir klu berubah mungkin bukan kekenthirannya………pasti yg lainnya

  6. awesome  27 September, 2016 at 11:53

    serius ada novel ini?
    jadi pengen baca

  7. James  27 September, 2016 at 08:55

    1…..apa para Kenthirs berubah ??? rasanya tidak sih

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *