Jalan-jalan ke Frankfurt (2)

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

HALLO ANDA SEMUA YANG BERBAHAGIA….

Salam jumpa dengan oret-oretan Dj. di hari Selasa yang indah ini…Seperti janji Dj. inilah lanjutan cerita di oret-oretan minggu lalu, dimana kami, setelah makan siang masih melanjutkan jalan-jalan di kota Frankfurt.
Dari tempat dimana kami makan siang, kami menuju ke daerah “ZEIL”, dimana City Walk dan banyak toko yang bisa dikunjungi.

Dalam perjalanan ke sana, ternyata kami dihadang dengan adanya pesta kota, jadi banyak stands dengan jualan macam-macam.

frankfurt2-1

Juga kami melihat bagaimana membuat roti secara tradisional.

frankfurt2-2 frankfurt2-3

Selain banyaknya Stands, ada juga kubis yang diatur rapi seperti Piramide.

frankfurt2-4

Juga melihat daging dan sosis yang sedang dibakar yang bikin ngiler, untung sudah makan.

frankfurt2-5

Karena kami beritahu, kalau hari Sabtu, pabrik “Braun Buffel“ tutup, maka istri nya sedikit kecewa (Dj.bisa memaklumi). Olehnya kami ajak mereka untuk melihat di satu toko, dimana di toko itu biasanya juga dijual tas, dompet dan yang lain nya, dengan merk “BRAUN BUFFEL“ jelas juga merk yang lainnya.

Setelah di dalam toko, maka kami segera mencari dan ternyata bukan hanya dijual saja, bahkan ada stand kecil dimana ada orang yang berdemonstrasi, bisa memberi nama di tas, dompet apa saja yang telah dibeli. Agar orang tahu siapa pemiliknya dan hal ini bahkan di pabrikpun tidak dibikin. Banyak pemilik tas dan dompet merk yang biasanya tanpa nama, tapi kali ini kesempatan yang bagus, bisa membubuhkan nama di barang yang akan dibeli.

frankfurt2-6

Sekarang kami bisa melihat wajah istrinya yang berseri…Dan memang ini satu demonstrasi dari pabrik “Braun Buffel”, untuk menarik pembeli. Jadi tas atau dompet yang sudah dibeli, bisa dibubuhi nama pemiliknya, seandainya tertinggal di saat adakan pertemuan, jadi teman tahu itu milik siapa. Tadinya berniat membeli satu atau dua saja, tapi karena murah (katanya) dan ingat tetangga dan teman-teman mereka. Maka akhirnya jadi beli bermacam-macam…Hahahahahahahahaha…!!!

frankfurt2-7

Dan yang menjadi kegembiraan kami, karena Braun Buffel itu, pabriknya ada di kampoeng kelahiran Susi, jadi
Susi bisa berbicara dalam bahasa daaerah mereka, olehnya jadi semakin akrab dengan yang jualnya. Sehingga setiap barang yang dibeli, tidak hanya dapat bonus nama saja, malah dikasih barang-barang Braun Buffel yang kecil-kecil
dan juga dibubuhi nama (kalau mau). Seperti beli dompet dapat hadiah gelang dari kulit, atau tempat Vulpen atau gantungan kunci juga semua dari kulit dengan cap Braun Buffel dan bisa dibubuhi nama. Keponakan Dj. cukup sibuk mencari dalam HP, beberapa nama-nama yang akan dioleh-olehi.

frankfurt2-8

Lumayan, karena hadiahnya juga sebanyak barang yang dibeli. Kami yang hanya mengantar jadi turut gembira juga, melihat mereka sangat puas. Karena mereka cerita kalau di Indonesia, barang yang sama bisa 3X lipat harganya dan tanpa nama. Jadi untuk mereka ya bisa dibilang sangat menyenangkan.

Jadi…nanti bila ada dari anda yang mempir ke Mainz dan menginginkan barang dari Braun Buffel, kami bisa mengantar anda, bila diperlukan.

Okay…Itu tadi sedikit cerita satu hari dimana kami mengantar keponakan jalan-jalan di kota Frankfurt. Kami makan malam di rumah, dimana Daniel sudah menyiapkan, sejenis pizza dengan nama Flammkuchen. Satu orang satu loyang dan bisa merasa kenyang olehnya dan biasanya ditemani dengan segelas Wine merah. Hahahahahahahaha…!!!

image293

Mohon maaf bila banyak kata-kata yang tidak berkenan. Terimakasih atas perhatian anda semuanya.
Terimakasih kepada pengasuh Baltyra yang selalu menayangkan oret-oretan Dj.

Kiranya Berkat dan Kasih TUHAN, selalu menaungi kita semuanya.

Sampai bertemu di hari Selasa yang akan detang.

Cherio…!!!
Salam manis dari Mainz

 

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

19 Comments to "Jalan-jalan ke Frankfurt (2)"

  1. Dj. 813  13 October, 2016 at 13:50

    Hallo Ami . . .
    Terimakasih sudah mampir . . .
    Kok Aduuuh . . . ? ? ?
    Ada apa . . . ?
    Hahahahahahahahaha . . . ! ! !

    Oooooo . . . perempuan ya, Dj. kira wanita . . . :- )
    Ya, benar memang banyak yang suka dengan merk ini .
    Ami pengin dan ada beberapa yang Dj. bawain oleh-oleh , dipakai juga tiidak.
    Mungkin dikira barang murahan ya . . .
    Hahahahahahahahaha . . . ! ! !
    Kebanyakan orang Indonesia, nitip ini dan itu, kalau kami mudik .
    Tapi setelah dibawain, malah mengecewakan .
    Olehnya sajak beberapa tahun, kami tidak terima titipan .
    Hahahahahahahahaha . . . ! ! !

    Salam manis dari Mainz .

  2. Dj. 813  13 October, 2016 at 13:44

    Hallo Kevhi . . .
    Terimakasih . . .
    Ya benar sekali . . .
    Kan banyak macam Labu . . .
    Ada labu siam, ada Labu an Bajo . . Ada Labuan perak , bahkkan di Makassar ada
    juga labu an nya . . .
    Hahahahahahahahahahaha . . . ! ! !
    Bingung kan . . .
    Oooooo . . . ya . . .
    Di Hamburg labuan nya juga besar . . .

    Okay, semoga tidak bingung lagi . . .

    Salam Sejahtera dari Mainz .

  3. Dj. 813  13 October, 2016 at 13:41

    Hallo yu Lani . . .
    Terimakasih sudah mampir yu . . .
    Di Jerman disebut Kürbis entah yang lain sebut apa .
    Hahahahahahahahaha . . . ! ! !
    Ya, di Jerman belumlama ini, sudah molai ada hallooween . . .
    Kalau Dj. sudah lama ada Halloooo Wid . . .
    Hahahahahahahahahaha . . . ! ! !

    Juga benar yu, Braun Buffel itu bikinan Jerman dan pabrilnya di kampoeng dekat
    dimana Susi lahir dan di besarkan .
    Kira-kira 30 tahun lalu saat kami kenal ini merk, pabriknya sangat kecil, hanya seperti gudang dibelakang rumah saja .
    Tapi karena mutunya yang bagus, maka dia bisa terkenal dimana-mana .

    Kalau di pabriknya malah ada keranjang-keranjang yang isinya dari tas, dompet, gantungan
    kunci dan macam-macam yang dijual dengan discone .
    Jjadi lebih murah dari yang di pajang .
    Tapi itu biasanya ada cacatnya kecil saja yang tidak kelihatan oleh mata .

    Soal Fammkuchen, itu ditaburi Ham yang dipotong kecil-kecil .
    Kalau pizza, topingnya macam-macam yu .
    Tapi Flammkuchen hanya keju dan ham saja dan roti dibawah itu sangat tipis .
    JJadi sangat beda, hanya difoto kelihatan mirip.
    Dan biasanya kami makan sabagai makanan ringan saja ( nyemil )

    Okay yu
    Salam manis dari Mainz dan semoga sehat selalu .

  4. Dj. 813  13 October, 2016 at 13:25

    Hallo Linda . . .
    Hatur Nuhun Lind . . .
    Kalau di Jerman memang di sebut Kürbis , kalau di Jawa disebut waluh .
    Dj. hanya pernah dengar ada orang Indonesia, menyebutnya waluh . . .
    Jadi terserah saja, siapa mau nyebut apa, yang penting enak dibikin sop atau kolak .
    Itu kesukaan Dj.
    Hahahahahahahahahaha . . . ! ! !
    Salam manis dari Mainz . . .

  5. Dj. 813  13 October, 2016 at 13:20

    Hallo Baltyra . . .
    Terimakasih sudah menayangkan oret-oretan Dj.dua hari yang lalu .
    Mohon maaaaf . . . Karena ada sesuatu di LapTop, sehinga baru sekarang bisa balas .
    Semoga anda ada sehat semuanya.
    TUHAN MEMBERKATI KITA SEMUANYA . . . ! ! !

  6. Ami  12 October, 2016 at 20:55

    Aduh…Braun Buffel…itu barang kesukaan saya (dasar perempuan).
    Bukan karena merek, tapi kualitasnya bahan memang bagus dan modelnya simpel. Cuma harganya booo….kalo saya sih nunggu diskon sampe penyet baru beli…
    Jadi dengar harga 1/3 dari normal rasanya pengen liat (belum tentu sanggup beli) hahaha

  7. Kevhi  12 October, 2016 at 11:20

    Menurut Oom Dj. Kubis dan Labu merupakan keluarga hahaha

  8. Lani  12 October, 2016 at 10:16

    Mas DJ: Kubis??? Ndak salah ngetik? Itu kan pumpkin apakah di Jerman orang jg merayakan Halooween? Tadi pagi ktk jalan2 ke shopping center sempat melihat bbrp toko dihias dgn yg memedi krn menyambut Halloween.

    Apakah tas merk “Braun Buffel” branded name dr Jerman? Krn belum pernah dengar/tahu dan melihat yg jelas pasti mahal klu barang branded, tp mungkin juga bisa dikatakan “mahal/murah itu relative” tergantung yg akan membelinya.

    Itu Flammkuchen bikinan deng bagus Daniel ditaburi dgn apa merah2? Trs apa beda antara pizza dan flammkuchen mas? Menurutku krn melihat dr fotonya sama saja penampakannya. Apakah krn rasanya tdk sama?

  9. Linda Cheang  12 October, 2016 at 08:54

    itu kubis atau labu sebenernya, sih Oom? aku lihat itu kayak pumpkin

  10. triyudani  11 October, 2016 at 12:48

    Waoo senangnya bisa belanja tas Braun Buffel.
    Itu syurga perempuan mas Dj.
    Semua perempuan pasti suka tas.

    Oya tadi juga ada foto yg menarik.
    Kubis yg ditata seperti piramit.
    Warnanya orange ya.
    Baru kali ini lihat kobis warna orange.
    Kira 2 rasanya gimana ya mas Dj ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.