Himalaya

Nia

 

Gara-gara JC!

Beberapa tahun yang lalu pas email naskah cerita jalan-jalan (entah yang mana), JC balas:

‘Dimana? Himalaya?!’

Trus saya kepikiran… asik juga kali ya jalan-jalan ke Himalaya…

Mulai deh ngumpulin info dari internet dan dari teman-teman yang sudah pengalaman (berkali-kali) trekking di Himalaya. Mantap ambil rute Everest Base Camp (EBC). Rencana udah dari tahun kucing tapi gagal maning gagal maning.

Baru deh awal November ini saya berhasil nglakoni trekking EBC + Gokyo selama 17 hari (gak termasuk hari-hari di Kathmandu).

Foto diambil pas di Gorakshep. Desa paling deket ke EBC. Denger kabar kalo di Gorakshep ada sinyal Ncell, provider Nepal yang saya punya. Jadi sengaja nge- ON -in HP. Selain itu mah HP selalu off. Nge-charge bayar je. 200 sampe 400 NPR per jam. Ato sekitar 2-4 USD.

himalaya

Mayan juga hidup tanpa internet. Tenang tanpa gosip. Eh tapi sempet denger berita soal Trump dari trekkers yang cekakak cekikik nggodain trekkers dari US.

Gara-gara JC kempol saya membengkak. Bagi yang butuh nggebuki maling boleh lho minjem.

 

 

About Nia

Don't judge the book by its cover benar-benar berlaku untuk Nia ini. Posturnya sama sekali tidak menggambarkan nyalinya. Blusukan sendirian ke seluruh dunia dilakoninya tanpa gentar. Mungkin hanya North Pole dan South Pole yang belum dirambahnya. Catatan perjalanannya memerkaya wawasan bahwa dunia ini benar-benar luas dan indah!

My Facebook Arsip Artikel

Share This Post

Google1DeliciousDiggGoogleStumbleuponRedditTechnoratiYahooBloggerRSS

4 Comments to "Himalaya"

  1. Dj. 813  25 November, 2016 at 03:34

    Tahukan , bahwa nama itu yang bikin orang Indonesia .
    Dua rombongan Tourists dari Asia saling berjumpa dan salah satu
    menyapa . . . Hi . . . ! ! ! Malaya . . . ? ? ?
    Yang satu nya lagi menjawab . . . Bukan . . . ! ! ! Indonesia . . . ! ! !

    Ada yang dengar dan menyangka itu tempat namanya Hi Malaya .

    Hahahahahahahaha . . . ! ! ! ! ( ngarang.com )

  2. Linda Cheang  23 November, 2016 at 10:42

    kirain mau gebukin JC? Kalo bener, ayo! hehehehe

  3. Alvina VB  22 November, 2016 at 23:02

    Hebring euy…dah sampe ke Himalaya. Ini masih di kaki gunung/ dah ampir di summit yg ke berapa? Katanya kl mau sampe ke puncak Mt. Everest muahal dan kudu bawa tabung oksigen kl sesak napas nanti ya? Di sini ada nich org Canada keturunan India yg ke sana dan mati di jln pas mau turun gunung, katanya dia bukan penaik gunung yg prof. alias amatiran dan dpt guide yg kurang bagus pula.

  4. James  22 November, 2016 at 15:21

    1…..para Kenthirs bisa beku kalau ke Himalaya mendingan ke Baltyra hangat

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *