Seperti Rusa Masuk Kampoeng

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

HALLO ANDA SEMUA YANG BERBAHAGIA…

Anda semua pasti pernah dengar ini pepatah “SEPERTI RUSA MASUK KAMPOENG“. Anda juga tahu, apa arti pepatah tersebut, bukan…??? Itulah kami, di satu hari…

Mengapa bisa…??? Ya…inilah ceritanya…Satu hari, si ragil cerita bahwa dia telah nonton film yang katanya cukup bagus. Tapi maklumlah, karena kami “mungkin” sudah 30 tahun lebih tidak pernah nonton film (ke gedung bioscoop). Jadi ya, sama sekali tidak tertarik,walau si Ragil cerita ini dan itu. Ingatan Dj. duluuuuu…Saaat anak-anak masih kecil-kecil, Dj. dipaksa untuk ikut nonton film ke gedung bioscoop. Nah ya, demi anak-anak, walau di gedung akhirnya Dj. malah tertidur. Hahahahahahahahahaha…!!!

Okay, kembali ke si Ragil yang terus berkata seolah dia ingin kami nonton itu film. Ini film seru pa, kalian harus nonton. Dj. tanya, apa judulnya…??? Ternyata film detektiv…

bioskop-1

Eeeeeee…. Tahu-tahu dia cerita kalau dia sudah pesan ticket lewat on line untuk 2 orang.

bioskop-2

Nah ya, ticket sudah di print dan kami tinggal berangkat dan tunjukkan itu ticket dan penjaga akan scane (katanya).

Sesampai di gedung bioscoop, waduuuuh, rame benar, maklum hari Jumat malam dan besuknya banyak yang libur.
Jadi banyak berjubel, seperti anak kelinci. Celingak celinguk, sok tahu, Dj. nawari bekas pacar Dj. Mau beli Popcorn dan minuman. Padahal cukup kaget juga lihat harganya.

bioskop-3

Popcorn, 500 ml cola dan ada satu pilihan lagi dengan harga 12,50 Euro (sekitar Rp. 200 rb). Kalau beli dua kan sudah Rp. 400,- rb). Pikir-pikir…cukup mahal juga, tapi demi bekas pacar, ya itu satu keharusan. Tapi bukan hanya harganya yang mahal, tapi lihat antri nya sudah males duluan. Yaaaaah…apa boleh buat…jadi ingat lagu.

MALAM MINGGU…ANE PERGI BERDUAAN…
BERGANDENGAN SAMA PACAR, NONTON CAWBOIIIII….
BELI KARCIS…TAHU-TAHU KEHABISAN…
DASAR SIAL, TERPAKSA BELI CATUTAN…. (teruskan sendiri ya, itu James dan yu Lani tahu lanjutan nya)

Hahahahahahahahaha…!!!

bioskop-4

Setelah itu, masih celingak celinguk juga, karena di gedung bioscoop ini ada lebih dari 16 ruangan besar, yang mana semua orang ada yang ingin nonton film yang berlainan. Untung di ticket ada tertulis KINO 8, yang artinya di ruang / pintu masuk nr. 8. Dan hal ini harus kami cari, dimana itu ruang nr. 8. Jadi kami hanya mengikuti anak panah yang terpajang di papan saja. Ruang Nr. 8 lurus saja…Nr 9 + 10 kekanan…

bioskop-5

Nah ya…setelah mendekati KINO 8 maka ticket kami diminta oleh penjaga dan setelah di scane, dia mesih berkata, naik ke lantai atas dan langsung ke kanan.

Puji TUHAN…!!!

Dj. jadi ingat lagi satu Jokes nya orang Manado (ini Jokes Dj. dengar saat Dj di Tomohon awal tahun 1970)
Jadi bukan karangan Dj. ya…Hahahahahahahaa….

Ada orang Manado yang ingin nonton bioscoop. Dia sudah beli karcis dan saat dia akan masuk, oleh penjaga gedung bioscoop, karcisnya dirobek. Dia marah dan kembali loket untuk beli lagi yang baru. Saat mau masuk lagi, oleh penjaga, karcisnya dirobek lagi…Dia semakin maraah…dan kembali ke loket lagi dan beli lagi…Saat akan masuk dia harus kasih lihat karcis masuk dan oleh penjaganya dirobek lagi.Kali ini dia tidak marah, bahkan tertawa, dia kasih tunjuk dan berkata…Hahahahahahahaha…Torang tipu…atiolo…Torang so beli 2…(kutipu kanu, aku beli 2). Sambil tunjukan karcis yang satunya yang tidak dirobek oleh penjaga…Hahahahahahahahahahaha…!!! (orang Manado memang pintar-pintar).

Nah ya, untung saat kami akan masuk, penjaganya tidak robek itu ticket. Hanya di scane saja dan kami boleh masuk.
Bayangkan kalau itu ticket dia robek…Hahahahahahahahaha…!!!

Maklum lah, namanya juga tidak pernah nonton film ke gedung bioscoop. Akhirnya kami masuk dan setelah mencari tempat duduk, baru terlihat betapa penuhnya ini ruangan.

Saaat kami sudah duduk, film yang kami ingin lihat belum molai, masih banyak reklame film yang lain. Akhirnya ada reklame es Grimm dan ruangan sedikit lebih terang, karena ada penjual es yang keliling. Nah inilah ruangannya yang Dj ambil dari tempat duduk.

bioskop-6

Akhirnya film yang dimaksud dimulai. Waduuuuh…!!! Padahal Dj. tidak pakai alat pengeras di telinga, tapi masih terdengar sengat keras. Dj. hanya berharap, mudah-mudahan tidak ada gangguan pada jantung Dj. Hahahahahahahahahaha…!!!

Nah itulah cerita kali ini. Dj. yang tidak pernah nonton film di gedung bioscoop, akhirnya hari itu harus ngalah dan masuk dan nonton film. Jadilah seperti rusa masuk kampoeng, tapi biarlah, tidak apa-apa, sesekali nurut anak-anak.
Tapi yang penting untuk waktu yang lama, ini film sudah cukup. Mendingan nonton video di rumah, lebih tenang, kalau ingin antar boss kecil, video bisa ikutan istirahat. Di gedung bioscoop. kadang ada orang yang teriak kasih komentar atau bersiul keras. Dj. kira Dj yang kampoengan, ternyata masih banyak orang yang urakan…Atau itu anak-anak muda yang mereka anggap sudah biasa…Hahahahahahahahahaha…!!!

Okay…Terimakasih untuk kesabaran anda semua, juga terimakasih kepada pengasuh Baltyra. Mohon maaaaf bila oret-oretan ini tidak berkenan di hati anda. Kalau membosankan, ya silahkan minggu depan lihat lagi ya. Hahahahahahahahahaha…!!!

Kiranya Kasih dan Berkat TUHAN, selalu menaungi kita semuanya.

 

Salam manis dari Mainz.
Dj. 813

 

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

26 Comments to "Seperti Rusa Masuk Kampoeng"

  1. Dj. 813  27 November, 2016 at 22:21

    Hallo Alvina . . .
    Terimakasih untuk informasinya .
    Salam manis dari Mainz .

  2. Alvina VB  27 November, 2016 at 06:16

    Mas Dj, memang blm tayang di mana-mana, saya menghadiri screening film tsb. karena film tsb masuk cinema baru di bln December di USA dan January di negara lainnya. Bagusnya kedua film tsb muncul utk mengingatkan org US utk toleran, krn white supremacy bangkit lagi stl Trump menang.

  3. Dj. 813  26 November, 2016 at 18:38

    Hallo James . . .
    Dulu ada keponakan Dj. yang punya toko sepatu dan tas disana.
    Olehnya kami tidak pernah beli .
    Hahahahahahaha . . . ! ! !

    Orang Indonesia, sebenarnya lebih kreativ .
    Tapi sayangnya mereka lebih senang memakai merk asing .

    Salam

  4. Dj. 813  26 November, 2016 at 18:36

    Hallo Djas . . .
    Tarimakasih . . .
    Dulu hanya ada dua disana .
    Syukurlah kalau sekarang sudah semakin banyak .

    Apakah Jalan Sumboopu juga sudah semakin banyak . . . ? ? ?
    Maksud Dj. semakin banyak yang jual emas .
    Hahahahahahahaha . . . ! ! !

    Salam Sejahtera dari Mainz.

  5. James  26 November, 2016 at 03:31

    Mas DJ, iya itu sepatu made in Cibaduyut kuat sekali, saya masih punya satu boot bekal bawa dari Indo sejak tahun 80 an, sampe sekarang masih bisa dipakai cuma saat Winter doang

  6. djasMerahputih  25 November, 2016 at 15:36

    Omong-omong, itu Restaurang Ikan Bakar di Jalan Lamadukeleng
    apa masih ada .
    ——————
    Resto Ratu Muda sudah pindah, mungkin karena merasa sudah tua..
    Tapi di jl. Lamdukkelleng banyak berjejer resto sejenis. Selalu macet saat jam makan..

    Kapan ke Makassar lagi Om DJ?

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *