Apolos, Kudoakan Dikau Jadi Presiden Republik Indonesia Pertama dari Tanah Papua

Handoko Widagdo – Solo

 

merayakan Bhinneka Tunggal Ika – kebhinnekaan Indonesia, 30 November 2016

 

Perawakannya tak terlalu tinggi. Matanya jernih dan menyorot tajam. Ia dengan penuh percaya diri masuk ke ruang tes dengan menenteng dua lembar kertas gambar yang sudah hampir selesai diwarnai. Namanya Apolos Mandacan.

Ia menjawab dengan sigap pertanyaan-pertanyaan pendahuluan yang diajukan sebelum tes dimulai. Tanpa ragu dia mengatakan “Ya” saat ditanya apakah dia mau ikut tes yang akan dilakukan. Dalam tes Early Grade Reading Assessment, sebuah tes kemampuan membaca, Apolos Mandacan membaca huruf, kata dan cerita dengan cukup lancar. Apolos juga menjawab dengan benar tiga pertanyaan menyimak. Ia sangat cerdas.

Pada umumnya anak-anak Papua memang cerdas. Mereka yang hidup di pantai mendapat asupan protein yang cukup dari ikan segar yang dengan mudah bisa didapat. Vitamin pun mereka konsumsi hampir setiap hari dari buah dan sayur yang menjadi menu sehari-hari mereka. Sayang sistem pengajaran di sekolah masih belum normal sehingga kecerdasan ini belum tampak melalui nilai-nilai mata pelajaran di sekolah. Namun saya yakin, jika proses pembelajaran bisa dibenahi, maka anak-anak Papua akan berprestasi tinggi di dunia akademik.

apolos-handoko

Kembali ke Apolos Mandacan. Setelah selesai tes saya segera menyalaminya. Dia tersenyum menampilkan giginya yang rapi. Dia berdiri dan segera keluar dari ruang tes. Dengan ketekunannya ia menyelesaikan gambar yang sudah dibuatnya sebelum tes dimulai. Ia mewarnai gambar dengan sangat rapi dan “hidup”.

Apolos Mandacan, aku doakan dikau menjadi Presiden Republik Indonesia pertama dari Tanah Papua. Dengan kecerdasanmu dikau akan memimpin bangsa ini. Dengan kecerdasanmu engkau akan memanfaatkan kekayaan alam negeri ini, khususnya Papua untuk kesejahteraan seluruh bangsa. Apolos Mandacan aku doakan dikau Nak.

 

 

About Handoko Widagdo

Berasal dari Purwodadi, melanglang buana ke berpuluh negara. Dengan passion di bidang pendidikan, sekarang berkarya di lembaga yang sangat memerhatikan pendidikan Indonesia. Berkeluarga dan tinggal di Solo, kebahagiaannya beserta istri bertambah lengkap dengan 3 anak yang semuanya sudah menjelang dewasa.

My Facebook Arsip Artikel

10 Comments to "Apolos, Kudoakan Dikau Jadi Presiden Republik Indonesia Pertama dari Tanah Papua"

  1. Lani  5 January, 2017 at 08:57

    James: walau telat aku jg mau urun doa agar kedepannya ada presiden dari Papua

  2. Handoko Widagdo  5 December, 2016 at 08:54

    Kangmas Djoko, anak yang berfoto dengan saya itulah si Apolos Mandacan.

  3. Dj. 813  4 December, 2016 at 21:00

    Mas Handoko . . .
    Kok gambarnya Apolos tidak ditayangkan .
    Semoga TUHAN mendengarkan doa mas Handoko .
    Salam Sejahtera dari Mainz .

  4. Handoko Widagdo  30 November, 2016 at 11:23

    Avy, setidaknya kita sudah adil doa untuk mereka.

  5. Alvina VB  30 November, 2016 at 11:15

    Doa yg sama utk Apolos…
    Han, kayanya kl ada Pres RI dari Irian Jaya suatu hari nanti, kita dah gak ada di dunia lage….

  6. Angela Januarti  30 November, 2016 at 09:24

    Doa yang sama untuk Apolos.
    Salam sayang dari Kalbar

  7. Handoko Widagdo  30 November, 2016 at 08:30

    Terima kasih James. Semoga demikian adanya. Allah ngijabahi apa yang menjadi cita-cita NKRI.

  8. James  30 November, 2016 at 08:18

    yah semoga suatu hari Apolos Mandacan benar2 menjadi Presiden Pertama Indonesia berasal dari Papua, di doa kan

    para Kenthirs tolong bantu doakan juga yah

  9. Handoko Widagdo  30 November, 2016 at 07:52

    EA. Inakawa, begitulah yang seharusnya dilakukan oleh NKRI untuk semua wilayah, termasuk Papua.

  10. EA.Inakawa  30 November, 2016 at 07:50

    adalah merupakan TUGAS Pemerintah Pusat & Daerah untuk berkomitmen :
    1.Memberi rasa aman di Tanah Air mereka (hentikan konplik yg terjadi selama ini)
    2.Memperbaiki Ekonomi Rakyat Papua
    3.Memberi kesempatan bagi Rakyat Papua menikmati pendidikan di Kota Besar dan wajib kembali
    4.Membangun sarana Pendidikan & sekolah GRATIS
    komitmen ini harus didukung seluruh Bangsa Indonesia, bahwa orang Papua adalah bangsa Melanesia yang diakui bergabung di NKRI dan putra-putri Papua berhak menikmati semua kesempatan hidup dan bekerja sebagaimana yg kita nikmati saat ini di manapun dalam kerangka negara NKRI.
    Salam Sehat

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *