And God Will Do The Rest

Dian Nugraheni

 

Indeed…

Gereja Kristen Emmanuel Indonesian Presbyterian Church, adalah gereja di mana aku dan anak-anak, acapkali sering berkunjung ke sana, untuk bertemu dan bersilaturahmi dengan teman-teman Indonesia. Entah kenapa, aku merasa nyaman dan senang bila mengunjungi teman-teman jemaat gereja yang satu ini.

Beberapa hari lalu, Pak Pendeta dari gereja tersebut menghubungiku, dan memintaku untuk menuliskan cerita rakyat yang dikenal di Jawa, sekaligus menyampaikannya untuk teman-teman di gereja tersebut.

Pak Pendeta, “Maaf mbak Dian waktunya mepet, soalnya tadinya dijadwalkan akan tampil cerita rakyat dari Batak, tapi yang bersangkutan berhalangan, jadi bagaimana kalau dari Jawa dulu..?”

Tanpa mikir panjang, aku jawab, “baik pak Pendeta, nanti akan saya buatkan tulisannya..”

Sejatinya, aku ini bukan orang yang seksama dalam membaca, juga bacaanku tidak banyak. Maka pengetahuanku pun, tidak luas. Aku lumayan bingung untuk mencari dan memilih, cerita rakyat manakah yang kiranya akan diambil, sampai akhirnya, pak Pendeta mengusulkan dan memberikan link tentang kisah DEWA RUCI…

Blaah..haha…link ini “filsafat” Jawa banget. Untuk mencernanya, harus hati-hati dan pelan-pelan. Nggak mungkin aku copy paste begitu saja, kemudian aku sajikan untuk teman-teman jemaat gereja yang mayoritas bukan orang Jawa, karena pastilah mereka juga akan kesulitan memahami filsafat-filsafat yang bukan berasal dari budaya kehidupan mereka.

Maka tantangannya adalah, bagaimana menuliskannya kembali dalam bahasa yang simpel, rileks, dan setiap orang dari suku mana pun, atau bahkan bangsa mana pun, bisa dengan cukup mudah memahami makna bacaan tersebut.

Intinya, tulisan last minute sudah selesai, sudah aku email ke pak Pendeta. Besok paginya, aku minta printkan ke Alma sebelum kami akan berangkat ke gereja. Weeehhh…, ternyata salah satu kabel yang harus dipasang ke printer, enggak ada, dan aku juga ga mudeng kabelnya kayak apa. Maklum, baru dua minggu pindahan, barang masih dipak, atau tercecer entah di mana, dan belom semua barang disetting sebagaimana mestinya.

Alma, “kabel, kecil, yang dari sini ke sini, jadi salah satu lobangnya harus 2 di ujungnya..”

Kening si Mak tambah berkerut deh kalau sudah urusan kabel nih..

Bla..bla..bla.., jungkir balik aku nyari si kabel ini. Di kardus kabel-kabel enggak ada, di mana-mana, enggak keliatan. Pas sudah mau give up, mak plekenyik tiba-tiba aku nemu sesosok kabel kecil yang aku ga tau itu kabel apa. Nemunya juga bukan di dalam kardus kabel, dan bukan di kardus apa pun, tapi cuma terserak di antara barang-barang lain.

Aku, “Alma, nih ada kabel…ga tau deh, bener ga ya yang ini….?”

Alma, “Sipp..Good.., ya, bener yang itu..nemunya di mana..?”

Idiih, ga penting kale, nemunya di mana, pokoknya udah bener itu kabel yang dimaksud.

Aku berasa plong deh, another last minute terlewati, naskah segera di’print.

Sampai di gereja mah, si Mak bersiasat, he.he…Cedar sama Alma yang si Mak minta untuk bacakan. Jadi si Mak cukup mengawali dan mengakhirinya. Soalnya si Mak bukan penampil yang baik kalau harus bicara di depan mimbar. Dan sekaligus memberi kesempatan anak-anak untuk mau berbagi.

Lalu di mana letak God do the rest dalam hal ini..? Lhaa..itu tadi yang aku bilang mak plekenyik, tiba-tiba tanganku nemuin kabel printer di last minute.

god-do-the-rest01 god-do-the-rest02 god-do-the-rest03

Apa sih definisi God do the rest..? Bagiku sih, itu adalah sebuah pertolongan dari Tuhan, ketika kita sudah nggak yakin bahwa kita bisa melakukan sesuatu, tapi tiba-tiba, apa yang kita inginkan itu, tercapai begitu saja, bahkan bila kita nyaris do nothing, that still happen, maka itu adalah mutlak kerja Tuhan buat menolong kita.

Dan itu berlaku untuk hal sekecil apa pun, atau sebesar apa pun. Intinya, Tuhan sedang menampakkan dirinya pada kita, dan sedang mengatakan bahwa betapa Dia mengasihi kita….

 

_Indahnya berbagi dalam kebersamaan…_

 

 

4 Comments to "And God Will Do The Rest"

  1. Alvina VB  7 December, 2016 at 06:58

    James he..he…ada2 aja..
    Dian: Iya, kita mah sbg manusia itu sangat amat terbatas kemampuannya; apa yg kita lakukan dah maksimal sbg manusia biasa, ttp di luar kemampuan kita kl itu bisa tercapai ya itu kerjaan yg di atas….Peace….

  2. Dj. 813  7 December, 2016 at 02:05

    Hallo Dian . . .
    Terimakasih untuk ceritanya yang bisa saling menguatkan iman saudara-saudara yang lain .
    Itu sangat benar, kalau kita percaya .
    Semua akan Dia sediakan pada waktunya .
    Atau Dia tidak akan membuat kita dipermalukan .

    Selamat melayani, sumua akan TUHAN sediakan .

  3. Sugiarto Goh  6 December, 2016 at 17:35

    GOD Bless you and your Family….

  4. James  6 December, 2016 at 08:25

    1….para kenthirs sudah setia hadir di Baltyra biar God do the Rest saja

    halo para Kenthirs met hari Selasa

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *