Mini Bonsai

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

HALLO ANDA SEMUA YANG BERBAHAGIA…

Salam Jumpa dengan oret-oretan Dj. di hari Selasa yang indah ini. Saat ini di Eropa sudah memasuki musim dingin, jarang orang jalan-jalan di luar rumah karena udara sudah mulai dingin atau bahkan sangat dingin. Kecuali mereka yang harus bekerja atau bisa juga jalan-jalan hanya sekedar menghirup udara yang segar. Itupun pasti tidak lama, apalagi naik sepeda motor. Saat ini hampir tidak kedengaran suara sepeda motor di jalanan.

Dengan demikian, banyak orang yang meluangkan waktunya di dalam rumah dengan hobby masing-masing. Demikian juga dengan Dj. yang hobby bonsai, juga banyak menghabiskan waktu untuk hobby bonsai dan yang lainnya. Walau sebagai pengangguran, ada saja yang ingin dikerjakan di rumah.

Jujur…sebenarnya lama sudah ingin memelihara “MINI BONSAI“. Tapi kadang mikir, justru yang kecil ini banyak sekali kerjanya. Mini Bonsai…??? Bukannya bonsai itu sudah mini (pohon yang dikerdilkan kan)…??? Benar sekali, tapi mini bonsai ini jauh lebih kecil lagi. Ini dia contoh yang ada dalam foto dari bonsai collection (bukan milik Dj.). Sungguh sangat indah…

Anda bisa lihat, bagaimana mungilnya ini tanaman…potnya saja hampir sebesar ibu jari.

Akhirnya Dj. pun nekat dan memutuskan untuk memesan pot-pot mini ini. Walau tidak murah sih, 1 pot sekitar 2 Euro atau 30 rb dan harus beli 1 set (20 pot) seharga 41,23 Euro.

Dan saat pesanan Dj. datang, kami semua tertawa, karena melihat betapa kecilnya ini pot-pot yang Dj. pesan. Seperti mainannya si Sarah dan Laura. Hahahahahahaha…!!!

Jelas biji buah mangga atau Avocado atau biji nangka, tidak mungkin Dj. tanam di dalam pot-pot ini (terlalu kecil potnya). Jadi Dj. coba menanam biji delima, biji jeruk mandarine, biji asam yang Dj. pilih yang paling kecil, juga biji jambu klutuk. Dj. tidak sangka, saat menanam biji-biji ini sangat banyak kerjaan, juga saat ingin membasahi tanah di pot-pot kecil ini. Setetes demi setetes dan untuk 20 pot ini Dj. memerlukan hampir 1 jam sehingga semua okay.

Sungguh sangat memuaskan, setelah semua biji tanaman bisa tertanam dan tanah telah dibasahi. Tapi Dj. sendiri masih sangat penasaran dan berharap semoga semua biji yang Dj tanam akan tumbuh.

Untuk bentuk Cascade, kelihatan jauh lebih mungil lagi, padahal bonsai yang besar ini tadinya Dj. sudah anggap mini.

Apalagi dibanding saudaranya yang normal bonsai (belum yang XXL). Sama korek api saja masih kalah besarnya. Hahahahahaha…!!!

Ini adalah satu tantangan untuk Dj., apakah Dj. bisa (sanggup) memelihara ini mini bonsai. Yang jelas harus menunggu beberapa minggu sampai tanaman tersebut nongol (kalau nongol…). Sekarang biarkan mereka tidur dengan nyenyak. Hahahahahaha…!!!

Okay…Karena themanya bonsai, maka Dj. juga ingin sedikit menjawab pertanyaan “ALVINA VB“. Bagaimana dengan tanaman yang asal tropis, seperti mangga yang Alvina telah tanam dan tumbuh (Bahkan sudah muncul daunnya). Memang satu tantangan untuk kita yang tinggal di tempat dengan 4 musim dan yang jelas, tantangannya di musim dingin. Karena tidak mungkin tanaman dari tropis yang terbiasa dengan suhu sekitar 30° C dan kelembaban udara yang cukup tinggi, lalu dibiarkan di musim dingin yang mungkin di bawah 0°C, pasti akan mati. Sedang di negara dengan 4 musim, biasanya selain ada musim dingin, udaranyapun kering.

Jadi jalan satu-satunya adalah menempatkan tanaman tersebut dalam ruangan di dekat jendela, dimana cukup sinar matahari (terang). Kalau ingin lebih baik lagi, ditempatkan di belakang jendela di dapur, karena dapur biasanya selain cukup sinar, juga lembab dari masakan. Ini tanaman Dj yang di dapur awal musim semi tahun ini. Dari kiri…Delima, mangga, sawo, nangka, jambu, asam Bankok, avocado dan jambu lagi.

Dan yang baik lagi adalah di jendela di kamar mandi, karena di sana udara cukup lembab. Ini semua jambu batu (klutuk) di belakang jendela di kamar mandi.

Tapi kalau cukup ruangan di dalam rumah atau apartment, lebih baik membeli Aquarium atau lebih baik lagi Terarium. Karena di Aquarium atau Terarium bisa ditaruh 1 gelas air agar udara tetap lembab dan ada lampu untuk tanaman. Ini tanaman Dj. yang baru umur 1 tahun dan saat winter ada di dalam Aquarium. Hanya saja kalau di dalam Aquarium sedikit repot, karena saat akan menyiram, harus dari atas. Bila di Terarium, biasanya ada pintu dari depan, jadi memudahkan saat mau menyiram. Di sini campuran tanaman yang baru umur 1 tahun (yang di tengah daun besar itu juga mangga).

Okay…
Semoga cukup jelas untuk Alvina dan anda semua, siapa tahu ingin memelihara mini bonsai juga. Silahkan mencoba…

Terimakasih untuk perhatian anda semuanya…Terimakasih kepada pengasuh Baltyra yang selalu menayangkan oret-oretan Dj. Dan mohon maaaf bila banyak salah kata atau kata-kata yang kurang berkenan. Mohon maaaf juga karena kali ini tidak cerita makanan…Tapi untuk Sierli…bung James…yu Lani…Djas…atau siapa saja yang mau, hari ini Dj. masak opor dan teman-temannya. Silahkan mencoba…Di dapur masih cukup banyak…Hahahahahahaha…!!!

Semoga Kasih dan Berkat TUHAN, selalu menaungi kita semuanya.

 

Salam bonsai dari Mainz
Dj. 813

 

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

14 Comments to "Mini Bonsai"

  1. Alvina VB  21 December, 2016 at 00:39

    Mas Dj, thanks buat tipsnya. Pertanyaan lanjutan, kl buat bonsai tsb, apakah betul selain batang2nya yg dipotong spy pohon tetep kuntet, dipotong juga nantinya akarnya?

  2. Dj. 813  20 December, 2016 at 23:12

    Hallo Wid . . .
    Hallo anda semua yang tidak kelihatan namanya .
    Terimakasih untuk jempolnya .
    TUHAN MEMBERKATI . . . ! ! !

  3. Dj. 813  20 December, 2016 at 23:11

    Hallo Sierli . . .
    Benar sekali .
    Seperti mainan nya Sarah dan Laura .
    Hahahahahahaha . . . ! ! !
    Semoga sehat selalu ya .
    Salammanis dari Mainz .

  4. Dj. 813  20 December, 2016 at 23:09

    Hallo Linda . . .
    Lain kali ya .
    Hahahahahahahaha . . . ! ! !
    Salam manis dari Mainz .

  5. Dj. 813  20 December, 2016 at 23:08

    Hallo mas Handoko .
    Lain kali bikun opor pakai telur burung puyu .
    Hahahahahahahahaha . . . ! ! !
    Salam manis dari Mainz .

  6. Dj. 813  20 December, 2016 at 23:07

    Hallo Baltyra . . .
    Terimakasih sudah menayangkan oret-oretan Dj .
    Semoga TUHAN sealu Memberkati Baltyra.
    Selamat berkarya .

  7. Sierli FP  20 December, 2016 at 15:57

    Pot2 nya imut2 sekaliiiii….
    Perlu ketekunan, ketelatenan, kerapihan, kesabaran tingkat tinggi..*-* salute
    Sy menunggu perkembangan little bonsainya..*-*
    Yeaayyy…ada namaku disenggooolll …tenang om..aku sabar kok menunggu artikel makanan lagi..hahahhaha..

  8. Linda Cheang  20 December, 2016 at 15:14

    makanannya nggak diminibonsaikan juga, Oom?

  9. Lani  20 December, 2016 at 14:38

    Hand: telor apa yg bisa diminikan? hahaha………….

    Mas DJ: jahat nemen aku lagi diharuskan puasa malah di iming2-i opor komplit………..hikkkkkkksssssssss

  10. Handoko Widagdo  20 December, 2016 at 13:40

    Wah kok telurnya tidak ikut mini Kangmas Djoko?

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.