Perjamuan Kasih

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

HALLO ANDA SEMUA DI BALTYRA…

Salam jumpa dengan oret-oretan Dj. di hari Selasa yang indah ini…Semoga belum bosan dengan cerita Dj. yang selalu berthema apa dan diakhiri dengan makanan…Hahahahahahahaha…!

Tanggal 26.12.2016 yang lalu, kami dapat undangan untuk mengikuti Ibadah Natal di kota Darmstadt. Sungguh sangat menyenangkan, karena memang sudah cukup lama tidak beribadah bersama saudara-saudara seiman di sana. Puji TUHAN…!! Kota Darmsadt tidak begitu jauh dari Mainz, hanya sekitar 50 Km saja.

Dan saat kami sampai, kebaktian sudah dimulai dengan pujian-pujian, jadi kami sedikit terlambat. Hahahahahahahaha…!!!

Okay, kami langsung menuju ke dapur…Lho kok malah ke dapur…? Datang-datang cari makanan atau bagaiamana…??? Ya tidak lah, karena Susi sedikit masak ikan bumbu kuning, jadi mosok mau dibawa ke ruang kebaktian…Hahahahahahahaha…!!! Jadi setelah menyerahkan makanan yang kami bawa, maka kamipun diantar oleh penerima tamu diberi tempat sedikit di depan.

Nah ya, tidak lama kami duduk, masih mengikuti beberapa pujian, maka renungan Natal juga segera dimulai, jadi boleh dibilang, belum terlambat juga. Pembawa renungan sepertinya Dj kenal dan setelah ada kata-kata identasinya dan kata-kata “Sangir Talaut“, maka keingat juga. Rupanya Pdt Buba, seorang kenalan lama yang mana sudah sekitar 20 tahun lebih tidak ketemu. Satu pertemuan yang sangat menggembirakan.

Setelah selesai renungan juga ada kata sambutan oleh Pendeta setempat.

Juga Ibu Konsul Jendral dari Frakfurt bersama keluarga dan beliaupun memberi kata sambutan dan ucapan Selamat Natal.

Anak-anak tidak ketinggalan membewakan drama dan menyanyikan lagu Natal yang diiringi oleh seorang gadis mungil dengan serulingnya yang sangat merdu.

Satu pertunjukan oleh muda mudi yang sangat indah, sayang sekali, tidak bisa difoto, mengiingat gerakan Fantomime dengan suasana gelap. Hanya tangan-tangan mereka yang bersarung tangan putih, terlihat menari-nari dengan membetuk bermacam-macam figur.

Dan terakhir foto bersama dengan meriahnya.

Inilah jemaat Kristen Indonesia di kota Darmstadt, kalau di banding dengan jemaat-jemaat di Indonesia, jemaat ini sangat kecil. Namun energi yang ada dan kerja sama di antara jemaat sangat mengagumkan. Baik mereka yang sudah senior dan juga para students, mereka bisa bekerjasama dengan saling bahu-membahu. Inilah seorang ibu yang sangat sibuk di dapur yang selalu ramah, walau banyak yang harus dia kerjakan di dapur saat itu.

Mengapa…??? Ya karena saat Perjamuan Kasih segera dimulai dan doa Perjamuan Kasih dibawakan oleh seorang Pendeta. Dan inilah hidangan malam itu.

Ada ikan bumbu Kuning pedas yang dimasak oleh Susi.

Tapi juga banyak sekali makanan yang lainnya. Sayur Lodeh, Rendang, dan kering tempe…

Ayam Goreng yang sangat lunak yang mak nyuuus…

Lotek, ini bung James pasti kenal…Hahahahahahaha..!!! Tapi di Sydney tidak ada kan…???

Bakmi Goreng, ada nggak yu di Hawaii…Ini yang bikin yu Lani jadi ngiler…. Hahahahahaha…!!!

Mbak DA di Brazil, dikasih krupuk saja ya….

Jelas masih banyak makanan yang lain, juga kueh-kueh yang lainnya. Tapi maaaaf, agar dimas Josh Chen tidak datang dan bawa rantang lagi. Hahahahahahahahahaha…!!! Peace dimas…

Okay, itu tadi sedikit cerita saat kami menghadiri perjamuan Kasih dalam kebaktian Natal bersama dengan saudara-saiudara di kota Darmstadt. Semoga tidak membosankan.

Mohon maaf bila banyak kata-kata yang kurang berkenan.

Terimakasih kepada pengasuh Baltyra yang selalu menayangkan oret-oretan Dj. setiap hari Selasa. Terimakasih kepada anda semua yang selalu menengok dan bahkan membubuhkan komentarnya.

Semoga Berkat dan Kasih TUHAN YESUS KRISTUS selalu menaungi kehidupan kita semuanya.

 

Salam Damai Sejahtera dari kami di Mainz
Dj. 813

 

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

Share This Post

Google1DeliciousDiggGoogleStumbleuponRedditTechnoratiYahooBloggerRSS

24 Comments to "Perjamuan Kasih"

  1. Dj. 813  10 January, 2017 at 22:35

    Hallo dimas Josh Chen . . .
    Hallo Wid . . .
    Hallo anda yang 3 yang tidak kelihatan namanya .
    Terimakaksih untuk jempolnya .

    TUHAN MEMBERKATI . . . ! ! !

  2. Dj. 813  10 January, 2017 at 22:34

    Haallo Linda . . .
    Hatur Nuhun Linda . . .
    Makan ya harus lah . . .
    Tapi makan yang sungguh nikmat itu di Paduka bebek di PvJ .
    Hahahahahahahahahaha . . . ! ! !

    Salam manis dsari Mainz .

  3. Dj. 813  10 January, 2017 at 22:32

    Cory , , , ,
    Tarimakasih mi . .
    Yuuuuup. . . .
    Itu gado-gado ala Sunda . . .
    Hahahahahahahahaha . . . ! ! !

    Salam manis dari Mainz .

  4. Dj. 813  10 January, 2017 at 22:30

    Sugiarto Goh . . . .
    GOTT SEGNE AUCH DICH . . . ! ! !

  5. Dj. 813  10 January, 2017 at 22:29

    Hallo James . . .
    Terimakasih sudah mampir . . .
    Hahahahahahahaha . . . .
    Seingat Dj. pertengahan tahun 60 an, makan lotek yang paling enak
    dulu di Ciumbuleuit, di tengah sawah .
    Sekarang di Ciuzmbuleuit tidak ada sawah lagi, sudah jadi bangunan dan jalan raya.
    Salam lotek dari Mainz.
    Hahahahahahahahaha . . . ! ! !

  6. Dj. 813  10 January, 2017 at 22:24

    Hallo Baltyra . . .
    Terimakasih sudah menayangkan oret-oretem Dj.
    Semoga Baltyra selalu di Berkati .
    Selamat berkarya .

  7. Linda Cheang  10 January, 2017 at 16:21

    asyik, makan-makan teruussss…

  8. Cornelia  10 January, 2017 at 14:39

    Dj, lotek tuh gado gado bukan? Asyik benar maksn teyus . . .

  9. Sugiarto Goh  10 January, 2017 at 13:14

    GOD BLESS YOU …..

  10. James  10 January, 2017 at 11:58

    1…..mas DJ, lotek ya kenal dong kana makanan khas Sunda/Bandung….loh di Sydney banyak Lotek, mungkin kalau tahun 60-70 masih jarang, sekarang sih banyak banget

    halo para Kenthirs sudah Perjamuan Baltyra belom ?

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *