Bisa Kerja

Iwan Satyanegara Kamah – Jakarta

 

INI kenangan foto ayah saya, Muhammad Ali Kamah dengan Gubernur Sulawesi Soediro (1951-1953) dalam sebuah acara di Makassar sekitar 1952. Soediro yang “pinter kerja” diangkat Presiden Soekarno menjadi walikota Jakarta selama 1953-1960 dan menjadi walikota terakhir, sebelum Jakarta menjadi pakai telor (istimewa) dengan seorang gubernur sebagai kepala daerahnya. dengan Bapak Soemarmo (kakek Bimbim Slank) sebagai gubernur pertama.

Pak Soediro menjalin persahabatan baik dengan kedua orang tua saya setelah itu. Terakhir ibu saya bertemu Pak Soediro pada Februari 1981 di peluncuran buku ‘Jagat Wartawan” di Yayasan Idayu.

Jakarta di bawah Walikota Soediro berkembang pesat dan tertata lebih baik, karena berpengamalan dalam pemerintahannya. Dan jujur…

Saya akan pilih cagub seperti beliau.

Bapak Soediro adalah kakeknya Tora.

 

 

Share This Post

Google1DeliciousDiggGoogleStumbleuponRedditTechnoratiYahooBloggerRSS

6 Comments to "Bisa Kerja"

  1. Dj. 813  26 January, 2017 at 02:05

    Sekarang Jakarta dipimpin A Hok ( yang juga biisa kerja )
    Semoga Jakarta akan lebih indah lagi dibawah pimpinan A Hok .
    Peace. . .

  2. Lani  25 January, 2017 at 11:27

    Al: Tora Soediro itu salah satu bintang film Indonesia yg terkenal

  3. James  25 January, 2017 at 08:45

    mbak Lani dan AL punya tato gak ?

  4. Alvina VB  25 January, 2017 at 06:15

    Tora Soediro itu sapa ya? Coba apa kata pak Soediro ttg perpol di Jakarta sekarang (kl dia masih hidup ya….)

  5. Lani  25 January, 2017 at 00:36

    ISK: mahalo Prof spt biasanya artikelnya mengedukasi…….para pembacanya.

    Kok bisa tahu klu tatto nya Tora Soediro sampai kesitunya???????? Hahaha………..wes pernah nglongok to??? Aku jd jd ingat salah satu juri the voice yg juga penyanyi tattoonya sampai kemana-mana seluruh tubuh termasuk itunya juga………….tp istrinya sgt cantik lo mungkin dia sgt menyukai tattoo gambar burung di itu sang suami hahaha………..ngekel aku………

  6. IWAN SATYANEGARA KAMAH  24 January, 2017 at 14:38

    Tora Soediro tattonya penuh sampai ke… (ya sudahlah)

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *