Spaghetti ala Djoko Paisan

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

HALLO…HALLO…HALLO…

Sekarang Dj. akan cerita tentang makanan dan yang jelas tidak asing bagi kita semuanya. Makanan ini hanya makanan biasa, tapi banyak kenangannya. Hampir semua orang bisa masak spaghetti. Tapi tidak semua orang bisa masak spaghetti yang sangat enak.

Bagaimana dengan Dj…??? Jujur…spaghetti bikinan Dj. tidak se enak bikinan anak ragil kami. Daniel, adalah jagonya untuk bikin spaghetti (di rumah kami) di luar, ya mana Dj tahu…Hahahahahaha….!!! Tapiiiii….Di sini Dj. akan sedikit cerita dan bahkan sudah sering Dj. ceritakan ke Susi dan anak-anak kami, bagaimana Dj. duluuuu…bikin spagetti. Sebenarnya, sangatlah sederhana sekali dan tidak ada yang aneh. Dj. sengaja berkata ke si ragil, kali ini Dj. yang akan bikin spaghetti dan diapun setuju.

Okay…Dj. mulai dengan mengupas bawang bombay dan bawang putih, serta merajangnya.

Naaaaaah…hebat bukan…?? Hahahahahahahahaha…!!! Bahan yang lain juga sudah siap, yaitu spaghettinya (minya)

Saat Dj. sudah mengolah, atau menggongso bawang merah dan putih serta tomat dan daging cincang serta bumbu-bumbunya…

Tahu-tahu dari luar dapur terdengar si ragil teriak…Pa…jangan lupa origanonya ya…di lemari bumbu…Hahahahahahahaha…!!!

Naaaaah…Dj kira semua beres…mulailah Dj. merebus spaghettinya…

Naaaaah…di sini baru yang namanya masak / rebus spaghetti….Dan di sini pula, mulai cerita kenangan saat masih tinggal di asrama duluuuuu….Dimana hanya satu dapur untuk dipakai semua yang tinggal di lantai itu, entah berapa students. Dan Dj kenal seorang Italy yang bernama Alfio, dia kadang sok tahu, seperti biasa orang Italy, kalau bicara, dua tangan dan jarinya, semua ikut bergerak (bicara) hahahahahahaha…!!! Tapi Alfio sangat ramah dan suka menolong, dia sangat baik (menurut Dj.)

Dia selalu panggil Dj dengan kata PAISANO…!!! (yang artinya, teman sekampoeng halaman, katanya). Dj. masih ingat benar, bilamana dia ngajari Dj. rebus mie (spaghetti). Maklum dulu tahunya super mie dan bukan spaghetti… Hahahahahahahahaha…!!!

Dia bilang…Paisano…kalau kamu ingin tahu, apakah spaghettinya sudah matang…Tunggu 15 menit dan kemudian ambil satu mienya dan lempar ke dinding atas (atap). Kalau dia nempel di dinding, berarti sudah okay. Dan hal ini, selalu Dj. praktekkan dan Susi selalu tertawa kalau Dj. lempar spagetti ke atap. Hahahahahahahahahahaha…!!! Ada-ada saja…

Dj. sekarang yang teriak, panggil…Danieeeeel…!!! Saat dia datang Dj kasih lihat itu mie yang nempel di atap dapur. Dia bengong dan bertanya, bagaimana itu mie ada di sana…??? Dj. lalu ceritakan semuanya dan dia tertawa terbahak-bahak…Ada ada saja Pa…Bikin kerjaan saja…Hahahahahahahahaha….!!! Naaaaah…ini kenangan lebih penting daripada spaghettinya. Entah dimana sekarang Alfio, kalau dia bisa lihat, pasti dia juga akan tertawa…

Okay…Yang penting spaghetti selesai dimasak, soal rasanya tidak ada garanti. Ingat, spagetti juga Carbohydrat, jangan makan terlalu banyak, agar tidak menjadi gemuk. Hahahahahahahaha…!!!

Setelah dibubuhi dagingnya, jangan lupa sambalnya…

Yaaaaa…Jelas harus dicampur adukan…Agar rasanya juga merata…

Uuuiiiii…. Ternyata, rasanya sangat enak…. hahahahahahaha…!!!

Dan Daniel dengan suka rela bikin salad, agar tidak ada tomat atau timun yang nempel di dinding. Hahahahahahahahaha…!!! Ini katanya Salad ala Italy…(atau Italien salade). Slada, paprika, tomat, timun…

Itu baru sayurannya, kemudian dia tambah dengan keju, Telur rebus, juga ikan Tunna.

Nah ini satu porsi untuk yu Lani yang suka makan salad.

Biasanya saladnya dimakan duluan, agar perut tidak terlalu lapar, saat makan spagetti.

Bila anda suka spaghetti, silahkan ambil sendiri…Di dapur masih banyaaaak…!!! Hahahahahahahaha…!!!

Dan itu tadi spaghetti ala Dj. sambil mengingat teman kuliah Dj. si Alfio (Alfio Spagetti). Hahahahahahaha…!!!

Maaaaf…Dj. tidak kasih rezeptnya, karena ini sekedar cerita tentang spaghetti yang nempel di dinding.
Hahahahahahahahahaha…!!!

Terimakasih kepada pengasuh Batyra dan anda semuanya yang selalu rajin menerima dan anda semuanya yang rajin membaca oret-oretan yang sangat sederhana ini. Semoga Kasih dan Berkat TUHAN, selalu menaungi kita selamanya.

Mohon maaaaf bila ada kata-kata yang kurang berkenan.

Oooooooo…ya, kalau anda akan foto bersama teman-teman, atau saudara-saudara jangan lupa, ajak semua teriak…
S P A G H E T T I I I I I….!!! Tetap berbunyi i i i i i…sampai terdengar bunyi…. preeeeeet….!!! Eeeee…. maksudnya Kliiiik…!!! Hahahahahahahahahahaha…!!! Pasti nanti jadinya akan memuaskan, karena akan terlihat wajah anda dan semuanya yang berseri spaghetti, menjadi semakin indah. Tidak percaya…??? Silahkan coba…. Hahahahahahahaha…!!!

Salam spaghetti dari Mainz.

 

S P A G E T T I….!!!

Dj. 813 (Pa i san)

 

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

Share This Post

Google1DeliciousDiggGoogleStumbleuponRedditTechnoratiYahooBloggerRSS

24 Comments to "Spaghetti ala Djoko Paisan"

  1. Dj. 813  1 March, 2017 at 01:18

    Hahahahahahaha…..
    Hallo Ning….
    Yabg jelas di Mainz tudak ada semut dirumah.
    Semut tempatnya dihutan dan itupun kalau sommer…
    Salam sayang dari Mainz…

  2. SW Pratikasari  28 February, 2017 at 22:10

    Ha…ha…..jd nambah ilmu nih kalo mau tahu matang dan tidaknya kudu ngelempar ke dinding ya …asal jangan lupa diambil ya mas yg nempel di dinding, ntar bersemut he..he…

  3. Dj. 813  1 February, 2017 at 03:11

    Hallo Linda . . .
    Terimakasih sudah mampir . . .
    Silahkan coba, tapi harus segera di bersihkan .
    Hahahahahahahahaha . . . . ! ! ! !

    Untuk Dj. mau mi pau spaghetti , semua Dj. makan .
    Asal enak, tidak jadi masalah .

    Hahahahahahahahaha . . . ! ! !

    Salam manis dari Mainz .

  4. Linda Cheang  30 January, 2017 at 16:20

    wah, ada bocoran matang/tidaknya spaghetti, hehehe. cuma aku kurang suka makanan pasta, karena sudah telanjur suka mie, walau spaghetti idenya dari mie juga

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *