Menanam Pohon Nangka dari Biji

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

HALLO…HALLO…

Seperti janji Dj. minggu lalu, maka hari ini Dj. akan cerita bagaimana menanam “BIJI NANGKA“. Biji nangka dalam bahasa Jawa disebut “BETON“ dan bisa dimakan, kalau sudah direbus dan dibubuhi sedikit garam. Olehnya orang Jawa kuat-kuat, karena suka makan beton…Hahahahahahahahaha…!!!

Kalau anda tinggal di Indonesia atau dia Asia tenggara, maka dengan udaranya yang lembab, akan sangat menolong. Di Indonesia, setiap biji yang dibuang di atas tanah, pasti akan tumbuh menjadi pohon.

Kata Koes Plus…(KOLAM SUSU)

Bukan lautan hanya kolam susu
Kail dan jala cukup menghidupmu
Tiada badai tiada topan kau temui
Ikan dan udang menghampiri dirimu

Orang bilang tanah kita tanah surga
Tongkat kayu dan batu jadi tanaman
Orang bilang tanah kita tanah surga
Tongkat kayu dan batu jadi tanaman

Mengapa demikian…???

Ya, karena udara yang sangat lembab dan suhu yang hangat, maka biji-biji tersebut akan lebih mudah tumbuh, dibanding dengan kami yang tinggal di Eropa yang mana udaranya sangat kering dan sering dingin. Olehnya, kami harus mencoba…mencoba…dan mencoba, agar biji yang kami tanam bisa tumbuh menjadi pohon. Biji nangka sedikit lebih sulit dibanding biji asam yang hanya beberapa hari saja sudah tumbuh.

Biji nangka mirip dengan biji avocado, yang mana memerlukan waktu beberapa minggu sehingga dia akan nongol menjadi kecambah.

Biji Nangka tidak perlu direndam dalam air sebelumnyna, seperti biji asam, tapi….Tapi biji nangka memiliki kulit ari yang cukup keras, dibanding kulit ari pada biji Avocado. Yang mana Dj. pernah baca, bagaimana menanam biji avocado (yang dikatakan mudah) namun memerlukan waktu sang sangat lama, hingga 3 bulan baru tumbah kecambahnya.

Hal ini Dj. rasa memakan waktu terlalu lama. Akan lebih baik dan cepat bertumbuh bila biji-biji tersebut dikupas kulit arinya dan langsung ditanam di dalam tanah yang lembab. Tapi ingat, jangan ditanam terlalu dalam, cukup bila biji tersebut ditaruh di atas tanah dan kemudian ditaburi tanah, sehingga tertutup. Juga pot kalau mungkin ditempatkan di ruangan yang cukup hangat.

Dj. tempatkan di atas Aquarium, karena di atas aqiuarium cukup hangat karena panasnya lampu. Dan ini saat biji nangka mulai tumbuh…Anda bisa lihat, bahwa bijinya masih bisa dilihat, karena Dj. tidak tanam terlalu dalam.

Dan ini setelah 2 hari, biji turut keluar, sangat menyenangkan.

Di sini anda bisa melihat, bagaimana itu biji-biji nangka bertumbuhan (balapan nongol… hahahahahaha…). Dan di bawah ini, ada yang sudah keluar dan masih ada beberapa yang belum nongol keluar dari tanah.

Dan di foto di bawah ini, hampir semua sudah nongol, hanya ada 1 yang malas keluar…Hahahahahahaha…!!!

Dari yang pertama nongol…terlihat tumbuh dan semakin sehat.

Semakin hari, maka semakin bertumbuh dan daunnya pun semakin terlihat dengan jelas.

Di pohon ini, kelihatan ada sedikit kelainan, dari satu batang induk, menjadi dua, tapi lama-lama mereka baru berpisah.

Yang lain lebih cepat bertumbuh ke atas, tapi si sulung (demikian Dj. beri dia nama), dia terlihat lebih kuat daripada adik-adiknya

Ada yang bertanya ke Dj. apa mungkin pohon ini akan berbuah…??? Dj. jawab, mengapa tidak, hanya tinggal tunggu waktu saja. Namun bila anda ingin pohon-pohon ini cepat berbuah, maka ada cara lain, yaitu dengan memotong dahan induknya. Dengan demikian, maka pohon tersebut akan tumbuh cabang baru dan dari cabang yang baru itu nantinya bisa dicangkok. Cangkokan yang bagus, akan menghasilkan pohon baru yang juga bagus, sehat dan cepat berbuah.

Namun pohon-pohon di atas, bukan maksud Dj. untuk mencangkoknya, tapi tujuan Dj. ingin melihat mereka di pot bonsai. Bila nanti berbuah juga, ya Puji TUHAN…!!!(ALHAMDULILLAH…!!!). Siapa tahu bisa seperti foto di bawah ini…Hahahahahahahahahahaha….!!!

Tidak perlu menunggu sampai pohonnya besar, tapi sudah berbuah. Yang penting adalah satu kegembiraan saat menanam biji dan melihat pertumbuhannya…Syukur-syukur bisa menikmati saat berbuah, siapa tahu kan…???

Bagi yang tinggal di negara dengan empat musim, juga harus diingat, saat musim dingin, maka pohon-pohon ini
memerlukan tempat yang cukup hangat dan juga cahaya lampu “Grolux” pengganti cahaya matahari. Sinar matahari atau lampu sangat diperlukan dan saat musim dingin, maka tidak mungkin tanaman ditaruh di luar. Memang benar di saat winterpun ada matahari, tapi tidak ada rasa hangatnya. Dan hal ini tidak bagus, karena sinar matahari saja tidak akan menolong, bila di luar suhu minus.

Olehnya, perlu tempat khusus, hangat dan terang untuk selama 12 jam / hari, seperti foto di bawah ini. Tapi anda juga bisa gunakan terarium untuk menaruh pohon-pohon yang memerlukan suhu yang cukup hangat dan sinar matahari.

Okay….Bagi anda yang ingin mencoba, silahkan saja dan Dj rasa cukup jelas bukan…???

Mohon maaaf bila ada atau bahkan banyak kata-kata yang tidak berkenan. Terimakasih untuk perhatian anda semuanya. Tak lupa terimakasih kepada pengasuh Baltyra yang selalu menayangkan oret-oretan Dj.

Semoga Berkat dan Kasih TUHAN selalu menaungi kehidupan kita semuanya.

 

Salam manis dan Sejahtera dari Mainz

 

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

25 Comments to "Menanam Pohon Nangka dari Biji"

  1. Dj. 813  17 November, 2017 at 02:17

    Hallo mas Suwondo . . .
    Terimakasih sudah mampir . . .
    Terimakasih juga untuk kesejukan komentar anda .
    Saya bukan penulis andalan, tapi hanya sekedar apa ada nya saja .
    Semoga anda juga sehat selalu .
    Bila anda suka tulisan saya, maka setiap hari Selasa tayang disini ( baltyra.com )
    Salam Sejahtera dari Mainz .

  2. Dj. 813  17 November, 2017 at 02:13

    Hallo Bung Ali . . .
    Terimakasih sudah mampir . . .
    Satu idea yang bagus . . .
    Tapi sayang sekali, karena di Jerman tidak ada pohon nangka .
    Jangan kan yang tua, yang muda pun baru saya coba . . .
    Hahahahahahahahaha . . .
    Salam Sejahtera dari Mainz .

  3. Suwondo  15 November, 2017 at 05:37

    Ma kasih mas DJ atas ilmu hobbynya ini, saya lebih tertarik dengan gaya penyampaian anda, bagi saya menunjukan kematangan seseorang tidaklah dilihat dari usia tapi bagaimana cara dia menangani kehidupan ini tidak pernah lepas dari kasih sayang bravo semoga anda selalu dalam lindungan “tawa”NYA amin

  4. ali  14 July, 2017 at 05:18

    Setelah biji tumbuh 2 m dicangkok dengan ranting pohon yg tua yg sudah berbuah disambjng di atasnya.. biar cepat buah… Gitukah?

  5. daripada nunggu kiriman .Hahahahaha  14 February, 2017 at 01:58

    Dwi Setijo Widodo 13 February, 2017 at 10:18

    Seruuu Om Dj. Saya selalu suka menanam dari semaian biji. Selalu senang menunggu dari biji keluar tunas hingga bsar. Saat ini saya sedang menyemai biji pohon nagasari. Semoga kali ini berhasil dan tidak mati di tengah jalan. Hehe..
    Semoga sukses bertanam nangkanya di Mainz ya, Om.Siapa tahu bisa jadi pemasok nangka di sana.

    ———————————————————————————————-

    Hallo Dwi . . .

    Tterimakaksih sudah mampir . . .
    Kalau demikian , kita memiliki hpbby yang sama .
    Benar sekali, setiap bangun pagi ( saat ini musim winter ) jadi mereke ada di ruangan.
    Saat menyalakan lampu yang melihat mereka bertumbuh , itu sudah satu keebahagiaan tersendiri .
    Mengingat saat merelka baru nongol dari dalam tanah… saat tumbuh daun nya .
    Dan nanti kalau tumbuh rantingnya , syukur-syukur bisa berbuuah .

    Hahahahahahahaha . . .
    Dj. hanya sekedar hobby saja, ´tidak ada cita-cita utk jadi ppemasok .
    Juga factor umur sudah 65, biar nanti kalau mungkin anak-anak dan cucu yang
    menikmatinya .

    Salam Sejahtera dari Mainz

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *