Bumi Tidak Bulat

Iwan Satyanegara Kamah – Jakarta

 

ASTRONOT Eugene Cernan (paling kanan) adalah manusia terakhir yang berjalan di Bulan bersama astronot Harrison Schmitt (kedua dari kiri dan jadi senator) pada Desember 1972 dalam misi Apollo 17.

Usai berjalan di Bulan, astronot Cernan, Schmitt dan Ronald Evans (kedua dari kanan) berjalan menuju Istana Merdeka pada 25 Juli 1973 bersama istri-istri mereka serta membawa bebatuan dari Bulan untuk Indonesia bertemu Presiden Soeharto.

(Saya kurang paham mengapa astronot-astronot AS rajin ke Indonesia. Tahun 1973, astronot James Irwin juga ke Indonesia membawa bendera Merah Putih yang dia kibarkan di Bulan. Irwin rajin meneliti dongeng perahu Nuh di kitab suci).

Cernan pagi hari ini wafat di usia 82 tahun. Orang Amerika, seperti biasa, selalu meratapi kematian pahlawan mereka. Lupa ditanya apakah Cernan melihat Bumi berbentuk jajaran genjang?

Bumi menurut Cernan mungkin berbentuk datar. Kok manusia yang di bawahnya tidak jatuh? Indonesia berada di bawahnya. Makanya rakyatnya tak ada yang jatuh karena kakinya banyak injek tahi kucing. Lengket.

 

 

4 Comments to "Bumi Tidak Bulat"

  1. Dj. 813  17 February, 2017 at 23:02

    Hahahahahahahahah . . . ! ! !

  2. James  14 February, 2017 at 16:24

    ikutan ngakak lah

  3. Linda Cheang  14 February, 2017 at 15:27

    bumi kita memang tidak bulat, karena sebenarnya bumi itu benjol. :v

  4. Lani  14 February, 2017 at 09:20

    ISK paling senang alinea paling akhir………..nginjek anget tai kucing apa ayam jago hahaha????????

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *