Suara Emas Melengking Saat Pagi

Henky Honggo

 

Cerita Tahun Ayam

Tepat tanggal 28 Januari 2017 adalah hari pertama musim semi menurut kalendar lunar atau penanggalan Tionghoa (農曆 nóng lì). Tahun ini masuki tahun ayam, lebih tepatnya ayam dengan unsur api. Banyak harapan dan impian juga perbaikan menuju tahun ayam ini. Apa yang menjadi kegagalan di tahun sebelumnya, menjadi pelajaran di tahun ini. Mungkin saja orang hanya tahu tentang tahun ayam, apakah ada cerita di balik tahun ayam ini ? Mengapa bisa ada shio ayam ?

 

Ayam Masuk Nominasi

Raja ayam adalah hewan yang suka sekali bertengkar dan ini sudah menjadi tabiatnya. Saat Kaisar Langit hendak menetapkan 12 shio, masih mempertimbangkan apakah hewan tersebut dapat berguna atau tidak untuk kehidupan manusia. Oleh karena itu, raja ayam merasa tidak bisa dibandingkan dengan hewan yang lain.

Suatu hari, raja ayam melihat kuda yang menjadi kesayangan manusia, sudah dimasukkan menjadi salah satu nominasi ke 12 shio, dan memuji kuda tersebut. Lalu raja ayam bertanya, “Hai kakak kuda, anda begitu mempunyai nama baik untuk kehidupan manusia saat ini, kira-kira apa resepnya?” Kuda pun menjawab, “Saya setiap hari mengangkat segala hasil dari pertanian untuk kebutuhan manusia, yah… wajar saja saya disayang oleh manusia.” Lalu kuda berkata lagi, “Jika kamu ingin disayang oleh manusia, itu tidak susah, kamu hanya melakukan sesuatu yang berguna untuk manusia dengan jujur saja.”

Kemudian kuda kembali menjelaskan bahwa kerbau dapat membajak sawah, anjing dapat menjaga pintu, naga dapat menurunkan hujan. “Anda mempunyai suara emas yang melengking, tentu saja dapat berguna untuk kehidupan manusia”, kata kuda. Setelah mendengar cerita kuda, raja ayam pulang ke rumah dan berpikir. “Saya bisa menggunakan suara kokok untuk membangunkan manusia pada saat subuh.” Maka sejak saat itu juga, raja ayam bangun subuh pagi berkokok, untuk menandakan hari sudah menjelang pagi kepada manusia. Ini merupakan hal yang berguna supaya manusia dapat bangun pagi.

 

Penetapan Ayam Dalam Shio

Hal ini membuat Kaisar Langit berpikir, untuk menetapkan ayam sebagai salah satu hewan dalam 12 shio. Namun saat itu Kaisar Langit hanya ingin menetapkan hewan yang berjalan di darat saja, bukan yang sejenis unggas. Hewan yang sudah masuk nominasi sebelumnya adalah kuda, kerbau, kambing dan tidak ada ayam. Ini yang membuat raja ayam menjadi galau, dan gelisah.

Tak lama kemudian, raja ayam tidur dan bermimpi, terbang ke langit bertemu dengan Kaisar Langit, dan mencurahkan isi hatinya sambil menangis. Setelah mendengar cerita dari raja ayam, Kaisar Langit merasa iba. Kaisar langit lalu memetik sekuntum bunga warna merah yang ada di depannya, dan dipasangkan di atas kepala raja ayam sebagai tanda penghargaan.

Raja ayam terjaga dari mimpinya, dan merasakan ada bunga merah di atas kepala. Lalu raja ayam membawa bunga merah tersebut ke tempat para dewa. Mereka mengenali itu adalah penghargaan dari Kaisar Langit, dan memberikan kesempatan kepada raja ayam untuk masuk menjadi nominasi hewan dalam 12 shio.

Sampailah pada hari penetapan urutan shio oleh Kaisar Langit. Raja ayam dan anjing bersamaan bangun, untuk berjalan menuju istana langit. Karena raja ayam takut anjing terlebih dahulu sampai, maka raja ayam terbang mendahuluinya. Anjing melihat ayam terbang, segera berlari mengejarnya, tapi tidak kesampaian. Akhirnya anjing berada di urutan setelah ayam.

Menurut legenda, sejak saat itu anjing tidak punya hubungan yang baik dengan ayam. Setiap kali anjing bertemu ayam, selalu mengejarnya hingga saat ini. Ayam tetap berkokok di setiap subuh menjelang pagi hari dan di kepalanya mempunyai mahkota bunga warna merah. (henky honggo)

 

 

Share This Post

Google1DeliciousDiggGoogleStumbleuponRedditTechnoratiYahooBloggerRSS

7 Comments to "Suara Emas Melengking Saat Pagi"

  1. Lani  16 February, 2017 at 00:56

    James: kamu itu ada2 aja……..mungkin hanya satu dr 1000 shio ayam yg tinggal di Kona……..

    Al: betul jd semaking tahu latar belakang si ayam jago……..yg tiap pagi setia kluruuuuuuukkkkkkkkk………..bukan petok2 lo ya

  2. Alvina VB  15 February, 2017 at 12:04

    Wah, ternyata ada cerita saio ayam ya….thanks bung Henky.
    Mbakyu Lani, jadi tahu juga kan ya….

  3. James  15 February, 2017 at 11:59

    mbak Lani, ya ada dong kan Ci Lani shio ayam dari Kona kan ?

  4. Lani  15 February, 2017 at 01:25

    James: mmgnya ada shio ayam Kona? hahaha…………

  5. James  14 February, 2017 at 16:20

    he he ci Lani, di Sydney kebanyakan adanya ayam jago di country, di kota tidak umum memelihara ayam

    nah ci Lani ternyata shio ayam Kona kah ?

  6. Lani  14 February, 2017 at 09:28

    Henky: Kamsia atas cerita dibalik shio ayam………kebetulan shio ku jd tahu begitu to sejarahnya……..

  7. Lani  14 February, 2017 at 09:19

    Ayam berkokok dipagi hari mmg melengking keras bersahut-sahutan………gimana ditempatmu James??? Ada jago ndak?

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *