DOT

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

HALLO ANDA SEMUA….

Salam jumpa dengan oret-oretan Dj di hari Selasa yang indah ini.

Mohon maaaaf, kalau kali ini Dj. akan cerita soal DOT (atau empongan, atau nuckel / bahasa Jerman, atau apa saja orang menyebutnya). Hampir semua anak kecil, pernah ngemut dot. Bisa jadi hal ini, saat mereka masih baby dan menangis atau rewel, lalu oleh orang tuanya diberi dot agar tenang (tidak nangis lagi).

Masalah “Dot“ ini sering membikin orang tua juga kewalahan, karena biasanya sulit diberhentikan. Banyak anak-anak yang kalau jatuh nangis, lalu minta dotnya dan oleh orang tua diberi agar berhenti nangisnya. Anak-anak kami tiga-tiganya saat kecil ngemut dot dan masing-masing sedikit aneh saat kami ingin mereka berhenti dari DOTnya.

Ini sedikit kisah saat anak-anak kami behenti ngemut dot.

Anak pertama, saat bermain dengan anak teman yang bermain di rumah, dotnya direbut temannya. Jelas dia nangis dan lapor ke kami, tapi si teman tidak mau kembalikan, malah saat kami minta…dia dibuang ke WC. Naaaaaaah…
Karena dotnya masuk WC, maka dia merasa jijik dan tidak mau lagi ngemut dot. Hahahahahahahaha…!!!

Anak kedua, dia berhenti dengan sendirinya, setelah merasa jempolnya lebih enak (mungkin) hahahahahahaha…!!!

Anak ke tiga, saat itu kami sedang ada di Sangeh (Bali) dan dotnya diambil oleh si kera dan dibawa lari, sedikit agak jauh. Lucu melihat si kera ngemut dot. Hahahahahahahahaha…!!! Dan sejak saat itu, kalau dia minta dotnya, kami bilang, kan diambil si kera dan belum dikembalikan. Nah, sejak saat itu, dia tidak minta dotnya lagi

Sekarang sudah bukan anak-anak lagi, tapi kalau kami sedang sarapan, kami masih sering cerita masa lalu dimana mereka masih doyan dot. Kalau kami cerita soal dot, kami bisa tertawa bersama…. Hahahahahahahaha…!!!

Pagi ini, seperti biasa kami di Group WA keluarga Paisan di Mainz, saling menyapa selamat pagi dan juga bertanya, apa ada hal yang aneh, apa semua sehat. Puji TUHAN…!!! Walau saat ini di Jerman sedang musim Flu dan beberapa dari kami juga kena Flu, tapi pagi ini ada kabar yang cukup menggembirakan juga. Apa itu…???

Yaitu saat anak kami yang pertama cerita, bahwa Sarah sudah 2 hari tidak minta dotnya lagi (dua hari bebas dari dot). Waaaaaaaaw…!!! Suoer…!!! Satu hal yang sangat menggembirakan, di telinga kami. Mengapa, karena Sarah ini, kalau jatuh nangis, dia akan teriak-teriak…DUDUUUU….!!! DUDUUUUU…!!! DUDUUUUU….!!! Dudu adalah dot dalam bahasa Slovakia (bahasa Ibunya).

Si Sarah ini cukup extrem dengan dudunya, tidak pandang tempat, kalau dia ingin dudunya, pasti teriak. Adiknya (si Laura) yang lebih kecil, kadang bengong lihat Sarah teriak dudu…Nah…hari ini adalah satu kabar yang sangat menggembirakan, dimana Sarah sudah dua hari tidak minta dudunya dan oleh papanya, si dudu dibuang ke tempat sampah. Sarahpun, mengangguk bahwa dia setuju, tidak akan minta dudu lagi.

Di WA Group, langsung omanya, kirim foto dengan jempolnya…Dan kami semuanya saling kirim foto dengan jempol masing-masing…Memberi semangat agar Sarah tidak teriak duduuu lagi dan oleh sebab itu omanya langsung berjanji akan belikan hadiah, juga untuk Laura. Mereka sangat Happy…

David dan Laura juga ikutan kirim jempol mereka masing-masing…

Juga oma di kampoeng (kakak Susi) yang sedang berbaring di Rumah Sakit, turut kirim jempolnya.

Okay, itu tadi sedikit cerita pendek tentang Sarah yang berhenti ngedot. Siapa tahu, ada dari anak atau cucu anda yang sulit untuk berhenti ngedot, bisa pakai cara-cara di atas. Tapi bagi anda yang sudah dewasa dan masih suka ngedot, jujur Dj. tidak tahu bagaimana cara berhentinya. Hahahahahahahahahaha…!!

Terimakasih kepada pengasuh Baltyra juga anda semua yang selalu memberi perhatian untuk oret-oretan Dj.

Mohon maaaf bila ada atau banyak salah tulis atau kata-kata yang tidak berkenan.

 

Salam manis dari Mainz
Dj. 813

 

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

21 Comments to "DOT"

  1. .Dj. 813  28 February, 2017 at 01:05

    Hallo Djas . . .
    Ante kama kau Djas . . . ? ? ?
    Ttarimakaksih mi . . .
    Salam Sejahtera utk dua jempolnya .

    Hahahahahahahahaha . . . ! ! !

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *