Polisi Tidur Jalur Busways

Audry Djayasupena – Belanda

 

Kemacetan di Indonesia sampai saat ini belum 100% teratasi karena dari itu banyak  pengendara di jalanan tidak mentaati peraturan di jalan. Trotoar yang harusnya untuk pejalan kaki malah dipakai pengendara motor agar sampai tujuan ketika macet di jalan tanpa memikirkan bahwa itu untuk pejalan kaki bukan untuk kendaaran bermotor yang penting tancap gas otaknya pindah ke dengkul.

Begitu juga jalur busways yang seharusnya khusus untuk busways malah banyak pengendara mobil pribadi dan motor masuk ke jalur busways tanpa mentaati peraturan walau sudah diperingati dan diumumkan bagi pengendara akan dikenakan hukuman denda sekian rupiah jika memasuki jalur busways tapi tetap diabaikan. Untuk menjaga agar kendaraan lain tidak masuk jalur busways di ujung jalan busways sampai ada yang dijaga polisi atau tiang buka tutup tapi tetep saja pengendara pribadi nggak mengindahkan peraturan pokoknya jalan harus tetap lancar tancap gas tanpa mikir akibatnya merugikan diri sendiri atau orang lain.

Hoofddorp: Vrouw gewond na aanrijding met bussluis
Hoofddorp, 28 mei – Een bestuurster van een personenwagen is dinsdagmiddag gewond geraakt na een ongeval met een bussluis. De automobiliste reed met haar wagen op de Waddenweg en probeerde ter hoogte van het Spaarne ziekenhuis de busbaan op te rijden. Ondanks de waarschuwingsborden kwam de vrouw met haar wagen in de bussluis terecht. Door de klap raakte de vrouw gewond en is na de eerste verzorging door het ambulancepersoneel, met een kleine omweg naar het ziekenhuis vervoerd. De auto moest door een bergingsbedrijf uit de buissluis gehaald worden. De bussen moesten tijdelijk een andere route kiezen.
Fotografie: Eric van Lieshout

Mungkin sebaiknya jalur khusus busways seperti  jalus bus di Belanda di ujung jalan  ketika masuk ke jalur bus ada penghalangnya seperti gambar yang aku kirim ini, yaitu ada beton tinggi mirip-mirip polisi tidur tapi ini bentuknya tajam dan tinggi, jadi kendaraan pribadi nggak bisa masuk jalur busways karena akan mikir seribu kali untuk masuk kejalur itu mobilnya bisa rusak karena bempernya  pendek pasti akan mentok atau nyangkut di tengah-tengah beton dan rusak. Dengan cara begitu jadi memuluskan lajunya busways tanpa hambatan dari pengendara mobil pribadi. Polisipun nggak perlu berdiri di ujung jalur busways jadi meringankan petugas tidak harus buka pintu tutup dan menjaganya di ujung jalan.

Semoga informasi ini bermanfaat dan mungkin  bisa diterapkan di Indonesia di setiap jalur busways.

 

Salam Bhinneka Tunggal Ika

 

 

About Audry Djayasupena

Dulu dikenal dengan nama La Rose Djayasupena, kemudian menggunakan nama Pingkan Djayasupena dan sekarang menjadi Audry Djayasupena. Tinggal di Negeri Kincir Angin. Pemikirannya yang 'progresif' terlihat dari artikel-artikel dan buku-bukunya. Sudah menerbitkan karyanya berupa beberapa buku, di antaranya yang cukup 'sangar' judulnya adalah "Bedroom Fantasy".

My Facebook Arsip Artikel

4 Comments to "Polisi Tidur Jalur Busways"

  1. James  6 March, 2017 at 17:14

    hanya belum cukup telak untuk pengemudi motor, kan di Betawi buanyak montornya dari pada mobilnya

    hayo para kenthirs kasih ide lain dong untuk bantu Ahok mengatasi Jakarta

  2. Audry Djayasupena  6 March, 2017 at 16:46

    [email protected]: Maksudnya detail bagaimana? Aku hanya bisa menuliskam informasi seperti diatas aja. Gambar2 nya silahkan di save. Sebenernya kalau di goole bukan hanya di Belanda aja di Eropa juga ada yang seperti itu untuk menjaga jalur bus dari kenadaraan pribadi yang nakal. Intinya sih kalau pengendara pribadi disiplin mau dihalangin atau nggak ya harus mentaati perturan lalulintas.

  3. [email protected]  6 March, 2017 at 15:27

    repotnya…. mobil selevel FORTUNER masih bisa lewat…. hahahaha…. tapi overall ide menarik, sangat menarik…. ada detailnya gak, photo2 nya boleh kirim ke saya gak…
    kalo boleh, nanti saya masukin ke pemprov DKI, transjakarta, dishub dan staff gub.

    cheers,
    email atau WA saja….

  4. Handoko Widagdo  6 March, 2017 at 14:20

    Ide kreatif.

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *