Sudah Pulungnya

Dian Nugraheni

 

Pulung itu, apa ya artinya, kayak nasib, jatah, destiny, gitu deh…

Sehubungan dengan apartemen yang berpindah-pindah dari tahun ke tahun, maka barang-barang yang kami punya, dan sering menjadi bahan dekorasi ruang apartemen kami, mau ga mau, mereka naik turun, copot, boyong ke apartemen baru, sekian lama nggak sempet dipegang apalagi direka-reka untuk dipasang. Yang ada mereka tetep berada dalam kardus packing, atau paling banter ngambruk aja di meja, kolong meja, atau di mana aja deeh…Namanya juga pindahan, ga pernah ada cerita langsung bongkar pasang, yang ada maleees…yang dibongkar yang bener-bener perlu aja, kayak buku-buku dan pakaian, serta alat masak.

Nah, siang kemaren si Kakak ga kemana-mana, hari minggu cuma di rumah saja. Si Mak maunya ngegeletak tiduran aja di kamar, menikmati istirahat hari libur kerja. Si Adek, biasalah dia utek-utek sendiri di kamarnya.

Tiba-tiba si Kakak masuk kamar dan nunjukin foto di hapenya, wayang yang dia sudah pasang di dinding. “Mamah, wayangnya udah aku pasang, juga angklungnya, sama batik dari tante Monica (Arni)…bagus nggak..? Suka..?”

Aku, “Bagus Kak, jadi keliatan cantik dindingnya…”

Lalu aku keluar, duduk di sekitar meja makan, sambil kupandang dekorasi, terutama wayang di dinding dekat jendela lebar ruang tamu kami. Hmm, ternyata si wayang perempuan, sepertinya Srikandi, dipasang berada di atas wayang laki-laki, sepertinya Werkudara…Dulu kala, di apartemen sebelumnya, aku pasang mereka berjajar saling berhadapan..

Pikiranku jadi kemana-mana, gini…, sudah pulungnya, laki-laki yang masuk ruangan ini akan berada di bawah kekuatan perempuan…he..he..

Halaah, cuma nglantur aja kok ini…, yang sebenere yaa…embuuh…haha..tergantung laki-lakinya dwong ahh ya…

Status ra mutu rapopo, daripada ga nulis status, dicariin temen-temen di inbox…

Makasih banyak semuanya, mbak Di masih belom terlalu sehat, tapi janji..akan makin sehat demi bertemu dengan teman-teman semua..

 

 

4 Comments to "Sudah Pulungnya"

  1. Lani  7 March, 2017 at 12:37

    Dian: aku jadi ingat ada pepatah Jawa mengatakan “ketiban pulung”

  2. Dian Nugraheni  7 March, 2017 at 07:38

    Pak Handoko..hwakakak..itulah, karena ga paham, saya kira itu laki pere…utek sudah menggok ke pulung2 aja..thaanks pak Hand..

    Juga James…yoi…betapa ga enaknya jadi nomaden…thaanks oiii…

  3. James  6 March, 2017 at 17:29

    itulah segannya untuk pindah-pindahan jadi ada resiko bongkar pasang, selama di negara Kangguru hanya dua kali pindah kandang

    para Kenthirs suka pindahan gak ? tapi jangan pindah dari Dunia Baltyra yah ?

  4. Handoko Widagdo  6 March, 2017 at 14:16

    Lho itu keduanya wayang jenis kelamin laki-laki. Kalau wayang perempuan nipple-nya gak ada yang kelihatan, karena semua berkemben.

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *