Cumi-cumi

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

HALLO…HALLO…HALLO…

Salam jumpa dengan oret-oretan Dj. Mari masak bersama Dj. (yang sok tahu…) Hahahahahahaha…!!!

Ini juga salah satu hobby Dj. tapi…yang sampai sekarang belum bisa masak dengan baik, Dj. tidak menyerah dan selalu mencoba. Kali ini Dj. ingin makan cumi-cumi (bukan cuma-cuma = gratisan)…

Entah dapat angin dari mana, kok Dj. ingin makan cumi, salah satunya…ya harus masak sendiri…Hahahahahahahahaha…!!! Kebetulan Dj. lihat ada yang posting masakan cumi di FB, waaaaaaw…ini dia, harus dicoba. Akhirnya Dj. beli cumi yang sudah dicuci bersih, jadi tidak ada tintanya lagi. Tapi sampai di rumah, jelas harus Dj cuci lagi seperti yang Dj inginkan.

Saat ingin melihat rezept di HP dimana Dj sudah scrennshot dari FB. Entah apa yang terjadi, tahunya foto rezept sudah tidak ada lagi, lama Dj. cari tapi tidak ketemu. Untung Dj. pernah baca, jadi masih ada sedikit yang nempel di otak…Hahahahahahahahaha…!!! Jelas, bahan pokoknya adalah cumi itu sendiri…

Setelah Dj. cuci bersih, kemudian ditiriskan…Jadi Dj. ambil handtuch dari kertas, agar si cumi menjadi lebih kering.

Kemudian Dj. potong-potong menurut apa yang Dj. ingin kan.

Nah, sekarang bumbunya yang masih Dj. ingat. Selain bawang bombay (karena tidak punya bawang merah). Bawang putih, jahe, sereh dan daun salam juga cabe (sambal uleg) sesuai selera.

Okay…

Bawang bombay, bawang putih dioseng hingga lunak, lalu masukan juga cabe (sambal uleg), sereh, jahe, daun salam, sedikit garam sesuai selera. Kemudian masukan cumi yang mana sebelumnya sudah Dj. rebus dipresto, agar sedikit lunak. Bila suka masukkan juga tomat agar warna masakan lebih menarik (agar ada rasa sedikit asam manis), juga dengan sedikit saja gula pasir. Kalau kurang asin, ya ditambah garam seperti selera masing-masing.

Tereteteeeeeeet…Akhirnya jadi juga…Hahahahahahahahahaha…!!! Tapi rasanya…??? Waaaaaw…tidak sangka…Uenaaaaak sekali…!!! Mirip yang di Restaurant….Hahahahahahahaha…!!!

Susi yang tidak suka ikan, dia mau ikut COBA makan dan bilang sangat enak…. Hahahahahahaha…!!!

Tapi sebelum nya sudah Dj. siapkan masakan yang lain yang Susi dan Daniel suka. Apa itu…??? Dj. juga masak tahu, pak choy (sawi sendok) dan jamur…Bumbunya juga sangat sederhanya saja…hanya bawang bombay, bawang putih dan sedikit garam saja. Untuk masakan yang satu ini, Dj. yakin anda semua lebih pintar dari Dj. Jadi tidak perlu Dj. ceritakan…Hahahahahahahahaha…!!! Hanya fotonya saja…

Okay…

Semoga cumi-cumi di atas bisa menambah selera makan anda, siapa tahu anda juga ingin mencoba memasaknya.
Mohon maaaf, bila bukan selera anda, karena Dj. tahu, dalam keluarga kami, juga hanya Dj. yang suka makan ikan. Tapi tidak jadi masalah, semoga ada yang termotivasi untuk menulis rezept makanan yang lebih komplit daripada yang Dj. tulis di atas.

Terimakasih untuk perhatian anda semuanya dan juga pengasuh Baltyra, tidak lupa Dj. ucapkan terimakasih karena selalu menayangkan oret Dj. yang apa adanya ini.

Semoga sayap Kasih dan Berkat TUHAN YESUS KRISTUS selalu menaungi kehidupan kita semuanya.

 

Salam manis dari Mainz.
Dj. 813

 

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

Share This Post

Google1DeliciousDiggGoogleStumbleuponRedditTechnoratiYahooBloggerRSS

27 Comments to "Cumi-cumi"

  1. Dj. 813  17 March, 2017 at 01:06

    Yu Lani . . . .
    Hahahahahahahahahahaha . . . ! ! !
    Untung masih ada yang ngledekin ya yu . . .
    Kalau nanti satu saat sampai di Mainz, pasti akan kami ajak ke Thai Restaurant .
    Hahahahahahahahahahaha . . . ! ! !

  2. Dj. 813  17 March, 2017 at 01:04

    Jeng Margi . . .
    Maaaaaf, belum selesai nulis kok sudah terkirim sendiri . . .
    Hahahahahahahahaha . . . ! ! !
    Dj. sudah 3 tahun pensiun, tapi masih harus nunggu Susi masih kerja .
    Mungkin kalau diijinkan, maka dia dalam 3 tahun sudah bisa juga pensiun .
    Karena dia kena aturan baru, yang mana pensiun umur 67 tahun .
    Kami sudah punya program untuk hidup di Bali .
    Okay, sekali lagi, terimakasih dan salam manis dari Mainz .

  3. Dj. 813  17 March, 2017 at 01:01

    Jeng Margi 15 March, 2017 at 09:32

    Slmt berjumpa kembali p Dj, wuahhh masakannya koq bahan2nya spt yg ada di indo ya pak, Ada jahe, bawang putih, sawi sendok, tahu, jd serasa pulang kampung sj. Hehehe
    Anyway, ada rencana balik dan tinggal di indo ngga nih pak setelah tua nanti ? Hehehe

    ——————————————————

    Hallo Jeng Margi . . .
    Terimakaksih sudah mampir . . .
    Apa kabar nya, lama tidak kelihatan . . .
    Semoga sehat selalu ya . . .

    Ooooooo ya . . .
    Jelas ada. sekarang masih setengah tua . . . Hahahahahahahaha . . . ! ! !

  4. Dj. 813  17 March, 2017 at 00:58

    Sierli FP 15 March, 2017 at 08:21

    Yeayy masak cumi..
    Dan tinggal makan..asiikk..cari nasi anget *-*
    —————————————————————————

    Hallo Sieli . . .
    Terimakasih sudah mampir . . .
    Ooooooo ya harus dengan nasih yang masih kemepul, baru mantab . . . . ! ! !
    Salam manis untuk keluarga dirumah ya .
    Hahahahahahahahahaha . . . ! ! !

  5. Dj. 813  17 March, 2017 at 00:55

    James 15 March, 2017 at 07:52

    mas DJ, justeru sy sebaliknya lebih suka yang dimasak dengan tintanya jadi masih berwarna hitam

    ci Lani, kan cumi pastinya lebih banyak di Kona dibading di Mainz ?
    ——————————————————-

    Hallo James . . .
    Terimakasih sudah mamapir . . .
    Benar sekali, banyak orang Indonesia yang suka dengan tintanya .
    Ttapi di Mainz , kalau beli sudah bersih dan tidak ada tintanya .
    Hahahahahahahahaha . . . ! ! !

    Salam Sejahtera dari Mainz.

  6. Dj. 813  17 March, 2017 at 00:53

    Titin 15 March, 2017 at 03:18

    Tiap kali masak cumi selalu banjir air, sampai sekarang belom bisa bikin oseng cumi tanpa banjir air dr si cumi

    ——————————————————-

    Hallo Titin . . .
    Terimakasih sudah mampir . . .
    Coba kalau masak cumi jangan musim hujan, agar tidiak banjir . . .
    Hahahahahahahahahaha . . . ( Jokes )

    Terimakasih dan salam manis dari Mainz

  7. Lani  16 March, 2017 at 10:41

    Al: mmg betul adanya klu masak cumi2 kelamaan jd spt karet/chewy, klu terlalu cepat masih mentah……….jd aku jg punya pertanyaan yg sama spt dirimu……….ayo mas DJ tolong kasih tahu resepe.

    Spt klu mengolah Abalone klu kelamaan jd spt karet, jd mmg waktunua harus pas

  8. Alvina VB  16 March, 2017 at 03:27

    Nah ini dia, si cumi2 kl masak musti pas waktunya, kl kelamaan gak enak ttp kl sebentaran juga gak enak. Apa triknya mas Dj waktu masak cumi2 spy pas di lidah, tentunya selain bumbu2nya?

  9. triyudani  15 March, 2017 at 14:03

    Nyuwun angsal ?

  10. Lani  15 March, 2017 at 13:28

    James: yang bilang di Kona tidak ada cumi-cumi itu siapa? Aku hanya ngledekin mas DJ aja…………klu dimasakin ya mau banget, dikasih cuma-cuma dan gratis apalagi hahaha………..

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *