Para Bunga Ksatria

Dian Nugraheni

 

Lebih dari tujuh kali musim bunga aku telah saksikan selama tinggal di Amerika, khususnya di Washington, DC area, yang dilalui lengkap oleh empat musim, yaitu musim semi, musim panas, musim gugur, dan musim dingin.

Bicara tentang bunga, di musim semi, telah sekian lama aku mengamati dua buah bunga, yang aku masukkan dalam kategori “Bunga Ksatria.”

Bunga Ksatria, adalah merujuk pada sifat-sifat bunga tersebut yang sangat ksatria. Sifat-sifat ksatria, di antaranya adalah, berani menghadapi segala kesulitan, untuk tujuan baiknya.

Bunga-bunga itu adalah, Magnolia dan Sakura. Kedua bunga ini, unik. Pohonnya, berkayu keras, dan usia pohonnya ini, bisa mencapai ratus tahun, dan masih tetap berbunga (tolong koreksi soal hal ini, sebab aku hanya berpatokan bahwa para pohon bunga Sakura yang berada di Tidal Basin area, Washington, DC, sudah mencapai lebih seratus tahun). Kedua bunga ini, bila mekar, serempak, hampir tanpa daun sama sekali, sehingga, ketika mereka sedang blossom, yang nampak hanyalah pohon bunga.

Kedua bunga ini, juga tangguh. Mereka sudah mempersiapkan kemekaran bunganya secara bersamaan, sejak musim dingin hampir berakhir. Musim dingin hampir berakhir itu, biasanya suhu masih sering berkisar di nol derajat, atau lebih rendah dari itu, alias suhu masih cukup beku. Kadang, bakal bunga sudah menampakkan diri, dan salju masih suka turun menggerimis. Dan para bakal bunga itu, tetap setia berproses, hingga ketika musim dingin berakhir, awal musim semi tiba, matahari sedikit demi sedikit menyala membawa hangat, maka kedua bunga ini, Magnolia dan Sakura, akan menyeruak, mengawali pesta bunga di musim semi.

Lebih dari tujuh musim bunga, aku amati, aku tunggu, aku buka websitenya setiap saat, hanya untuk memastikan, kapan tepatnya para bunga ini akan mekar serempak. Ini penting, sebab Amerika memiliki musim-musim yang sangat ekstreem perbedaannya, dan itu semua sungguh akan mempengaruhi banyak hal, termasuk mekarnya bebungaan ini.

Winter, musim dingin kali ini, tahun 2017, di Washington, DC area, bisa dibilang, nggak dapet hujan salju yang sampai nempel di tanah, apalagi sampai menimbun. Suhu, rata-rata termasuk hangat, untuk ukuran musim dingin. Maka dengan suhu yang cukup hangat itu, bebungaan pun lebih cepat menjadi mekar. Juga, bulan Maret sudah tiba, sebentar lagi adalah awal musim semi.

Aku curiga, bunga Magnolia sekitar tempat tinggalku, hanya beberapa hari saja mekar, itu pun mekarnya ogah-ogahan. Romannya males, lunglai. Lalu.., dua hari kemudian, dia sudah berwarna coklat, busuk.

Sedangkan Cherry Blossom, mekar serempak bunga Sakura, sesuai suhu udara yang meliputi area Washington, DC, dijadwalkan akan mencapai peaknya sekitar tanggal 14 sampai 17 Maret 2017. Itu artinya, seminggu sebelumnya, para Magnolia harusnya sedang mekar cantik-cantiknya. Ya, “jadwal” mekar serempak kedua bunga ini, saling susul. Didahului oleh Magnolia, kemudian baru Sakura.

Itulah kenapa, kemaren hari Minggu siang, aku sempatkan menuju Castle Smithsonian, Washington, DC, untuk menjumpai kebun Magnolia di sana.

Resah, sedikit panik, gloomy, dan tak sabar aku ketika bergegas menuju belakang Castle…Dan memang benar, para Magnolia itu, layu, busuk, mati, masih dalam genggaman kelopaknya.

Aku memang orang yang sangat mudah menyerap energi yang ada di sekitarku, termasuk energi negatif atas kematian para Magnolia ini. Ya, dan aku memang benar-benar patah hati siang itu. Muram, “nyeklek”, pengen marah, dan pengen…nangis….

Lebih gloomy lagi, karena aku dengar berita, akan tiba snowstorm Stella, yang kabarnya, akan membadai salju sampai di Washington, DC area.

Aku teringat bahwa minggu depan mestinya jadwal para bunga Sakura akan mekar serempak. Lalu bagaimana ini..? Tak bisa salju besar jatuh menimpa para pucuk bunga sakura yang sedang akan mekar itu, sebab bila salju yang berat menempel pada bebungaan, itu akan membunuh mereka secara serempak!

Dikatakan oleh salah satu petugas National Park, “if the temperature falls to 24 degree, it could kill up the 90% of the bloom…”

Sedihnya…

Lalu, sore kemaren aku memaksa untuk menemukan rumpun pohon bunga Sakura, masih di sekitar Washington, DC area. Untunglah ada beberapa pohon yang sudah sedikit mekar bunganya. Memotretnya, membelainya, dan aku ingin memeluknya….

Malam ini, benar, salju mendera…sampai wilayah di mana aku tinggal, Virginia kota. Hujan salju cukup besar mulai menderas sekitar jam 6.20 sore tadi, dan dijadwalkan akan berakhir besok jam 2 siang.

Magnolia, dan Sakura, adalah bunga-bunga Ksatria. Ketika suhu udara dingin mendekati titik beku, ketika salju turun menggerimis, mereka tetap setia bertahan, bertumbuh, dan sabar menanti matahari hangat pertama musim semi tiba, lalu mereka mencuri sekejap waktu untuk memekarkan semua bunganya.

Tapi tidak kali ini. Alam, sepertinya sedang senang bermain-main. Hangat, sepanjang musim dingin, bahkan tak ada salju. Namun ketika bebungaan mulai mekar, pada saat yang sangat sempit, tiba-tiba badai salju, bukan cuma salju, datang mendera.

Magnolia, dan Sakura adalah bunga Ksatria. Setelah melalui saat perih untuk mekar, kematian mereka adalah berujud gugurnya petal bunga cantik berwarna pink semu putih ke bumi. Ya, ketika mereka “hidup”, cantiknya memenuhi angkasa, dan ketika mereka “mati”, guguran kelopaknya menghiasi mempercantik bumi.

Ya, tapi tidak kali ini…
Alam terlalu tajam mendera,
Magnolia dan Sakura, mati, membusuk, layu, dalam pelukan kelopaknya, yang sebenarnya, tak rela melepas kepergiannya dengan cara seperti itu…

Di musim semi ini, tak akan ada lagi Magnolia dan Sakura. Karena mereka hanya akan mekar satu kali dalam satu tahun putaran musim…

Di bawah ini, aku sertakan foto bebungaan, yang aku bikin tahun lalu, dan tahun ini, di musim yang sama, Spring..

 

(Virginia, Senin, 13 Maret, menuju Selasa, 14 Maret 2017, jam 12.17 malam, salju masih menggeritik di luar sana..)

 

 

4 Comments to "Para Bunga Ksatria"

  1. Dj. 813  25 March, 2017 at 01:48

    Waaaaaaw . . .
    Bunga Magnolia dan bunga kersen sudah bermunculan .
    Di mainz baru bunga kersen nya yang muncul, tapi bunga magnolia belum.
    Salam manis dari Mainz

  2. Alvina VB  25 March, 2017 at 00:33

    Sakura dah merekah di DC kah? Seneng liat cherry blossoms di sekitar Tidal Basin di Washington DC, selalu Indah banget….. Looking forward to Spring……

  3. James  24 March, 2017 at 17:13

    seneng lihat bunga mekar di musim Spring, indahnya warna warni

  4. Lani  24 March, 2017 at 13:03

    Dian mmg benar adanya spring sll diindetikkan dgn bunga bermekaran akan ttp jika musim menyalahi pakem nya jd semuanya berubah……..

    Karena di Hawaii hampir mirip dgn di Indonesia jd bunga tdk mengenal waktu sll saja berbunga……..paling seneng bunga flamboyan= royal Ponsiana pohonnya tinggi sampai sptnya tdk kelihatan daunnya krn penuh dgn bunga yg warnanya merah keoranyean……….

    Jadi ingat salah satu lagunya Bimbo “flamboyan”

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *