Korek Api

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

HALLO…!!!

Salam jumpa dengan oret-oretan Dj.

Kali ini sedikit cerita saat kami jalan-jalan di salah satu Mal sekitar 45 Km dari Mainz. Satu hal yang membikin banyak pengunjung tercengang, karena di salah satu sudut ada pameran yang cukup menakjubkan yang mungkin banyak orang yang belum pernah melihatnya.

Satu pameran bangunan yang dibikin dari kayu korek api.

Hal ini sungguh memerlukan kesabaran yang tingkat tinggi, selain keahlian yang mana untuk Dj. sulit dibayangkan. Biarlah foto-foto di bawah ini yang berbicara. Mohon maaaf sebelumnya, karena tidak bawa kamera besar dan ini Dj. ambil hanya dengan HP dan cukup sulit karena banyaknya pengunjung yang berdesakan dan semua ingin melihatnya. Semoga berkenan…

Gereja ini ada di kota Hamburg. Scala 1 : 100. Memerlukan 42.000 korek api dan 800 jam untuk membikinnya.
Jadi bisa dibayangkan, kalaau 1 hari kerja 10 maka baru akan jadi dalam 80 hari atau hampir 3 bulan.

Gedung Putih di Washington…18.000 korek api dan dibikin selama 350 jam kerja.

Istana Buckingham di London, memerlukan 31.000 korek api dan 600 jam kerja.

Gereja Christ-Erlöser di Moskau

Notre Dame di Paris

Dan masih banyak lagi yang lainnya…Entah ada berapa puluh bangunan mini yang dipamerkan…

Dan rumah petani ini sungguh seperti aslinya. Dimana di atapnya ditaruh banyak batu, untuk menahan salju kalau turun banyak. Rumah seperti ini bisa didapati di daerah Jerman Selatan, di Austria dan juga di Swiss di daerah pegunungan.

Nah itu tadi beberapa  yang Dj ambil fotonya saat kami lihat ada di pameran. Siapa tahu ada yang ingin membikin seperti foto-foto yang di atas, silahkan…

Terimakasih atas perhatian anda semuanya, minggu depan kembali Dj. akan cerita tentang makanan…Hahahahahahahahahaha…!!!

Mohon maaaf bila banyak salah kata atau kata-kata yang kurang berkenan.

Terimakasih kepada pengasuh Baltyra atas kerjasama sampai sekarang, masih mau menerima oret-oretan Dj. Selamat berkarya.

Semoga Kasih dan Berkat TUHAN YESUS KRISTUS, selalu menaungi kehidupan kita setiap hari.

 

Salam manis dari Mainz.

 

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

22 Comments to "Korek Api"

  1. Dj. 813  1 April, 2017 at 02:40

    Hallo Avina….
    Terimakasih sudah mampir….
    Itu dipamerkan di sati Mal.
    Jadi sudah jelas tidak ada oeang yg merokok…
    Jangankan di Mal…
    Di stasiun KA… di toko dan Restaurant juga tidak boleh merokol…
    Diluar gedubg disediakan temoat untuk merokok

    Dan korek api yabg utk pameran itu sudah tidak ada pentolnya…

    Salam.manis dari Mainz

  2. Dj. 813  1 April, 2017 at 02:35

    Hahahahahahahaha….
    Hallo James….
    Buat bakar rumah siapa….???
    Bisa saja….
    Hahahahahahaha….!!!
    Salam Sejahtera dari Mainz.

  3. Dj. 813  1 April, 2017 at 02:34

    Hallo Wid….
    Terimakasih untuk kommentarnya…
    Ya… mungkin bisa tapi sayabg waktinya…. karena itu bukan hobby Dj…
    Salam.manis dari Mainz…

  4. Linda Cheang  31 March, 2017 at 13:45

    Awas, jgn main api dekat pameran itu, nanti semua miniaturnya terbakar, deh. Hehehe.

    Kupikir Katedral Bandung juga dibuatkan miniaturnya, eh, nggak ada

  5. Handoko Widagdo  31 March, 2017 at 13:06

    Indah sekali Kangmas Djoko. Maturnuwun.

  6. Alvina VB  31 March, 2017 at 06:00

    Hello….baru balik kandang lagi mbakyu Lani…di sini dah anget dah 4 degree celcius…
    Mas Dj, ada larangan merokok gak masuk ke pameran tsb? kebayang gak kl ada perokok yg dateng ke pameran dan gak sengaja menyulut gedung2 korek api tsb, wuihhh kebakar abis dlm itungan detik he..he….ttp untungnya ada dlm kaca ya…jadi safe ya….

  7. Lani  29 March, 2017 at 09:14

    James: aku sdh mencungul, yg di Canada aja mingslep mungkin msh kedinginan hahaha

  8. James  29 March, 2017 at 04:38

    Wah indahnya seni Korek Api ini, hanya yg dipegang mas DJ korek api buat bakar rumah?

    Para Kenthirs Korek Api pd kemana yah?

  9. Dj. 813  29 March, 2017 at 00:24

    Hallo dimas Josh Chen . . .
    Hhallo Wid . . .
    Hallo anda semua yang tidak kelihatan namanya . . .
    Hahahahahahahaha . . . ! ! !
    Terimakasih untuk jempolnya .
    TUHAN MEMBERKATI . . . ! ! !

  10. Dj. 813  29 March, 2017 at 00:23

    Hallo Cory . . .
    Tarimakaksih mi . . .
    Itu koreknya kan sudah tidak ada pentolnya, jadi hanya kayu dari korek api saja .
    Hahahahahahahaha . . .
    Itu Dj. pegang korek api yang lebih besar daripada Dj

    Salam manis dari Mainz .

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.