PURO MANGKUNEGARAN 260 TAHUN 1757-2017 (2)

Iwan Satyanegara Kamah

 

DARI putri-putri Puro Mangkunegaran, Bendoro Raden Ayu Partini Djajadiningrat, seperti terlewatkan. Sosoknya terhalangi oleh kepopuleran adiknya, Gusti Noeroel. Partini adalah anak sulung KGPAA Mangkunegara VII dari selir pertama dari RM Suparto (nama KGPAA Mangkunegara VII sebelum jadi raja). Ibunya kalangan dari kalangan biasa (common people). Namanya Mardewi. Berbeda dengan ibunda Gusti Noeroel (adik Partini lain ibu) yang merupakan putri Sultan Hamengkubuwono VII.

KGPAA Mangkunegara sangat sayang kepada Partini. Terlihat dari isi surat menyurat jarak jauh antara ayah dan putrinya itu. Terlebih korespondensi soal pilihan pria yang kelak menjadi suaminya. Partini akhirnya menikah dengan Hoesein Djajadiningrat pada 1921, setahun setelah ayahnya menikahi ibu Gusti Noeroel.

Hoesein Djajadiningrat adalah bangsawan Banten serta tokoh keilmuan Indonesia pertama serta pribumi yang mendapat gelar doktor dan guru besar. Pernikahan Partini dengan Hoesein Djajadiningrat membawa dirinya menjadi sosialita di Jakarta semasa pra kemerdekaan, karena suaminya sangat terpandang di berbagai kalangan atas. Partini dan suaminya sempat menghadiri misa arwah wafatnya Raja Inggris George V (ayah Ratu Elizabeth II) di gereja Portugis Jakarta pada 1936. Partini juga pandai menulis novel. Novelnya yang berjudul Widiawati diterbitkan di Belanda pada 1948.

Partini adalah putri pertama Puro Mangkunegaran yang membuka sekelibat singkat kehidupan di dalam Puro Mangkunegaran dalam sebuah buku.

BRA Partini Djajadiningrat adalah nenek dari sutradara Dimas Jayadiningrat,

 

 

5 Comments to "PURO MANGKUNEGARAN 260 TAHUN 1757-2017 (2)"

  1. Lani  4 April, 2017 at 11:18

    James: aku ora melu-melu

  2. James  4 April, 2017 at 06:36

    Eh Cilani juga boleh ikutan tuh jd ada tambahan lagi

  3. Lani  3 April, 2017 at 23:30

    James: wakakakak……….asal jgn sebut namaku saja………..

  4. James  3 April, 2017 at 18:26

    Partini, Kartini, Sartini, Martini, Bartini, Fartini, Gartini, Hartini, Wartini, Yartini, Zartini, Cartini, Dartini, Jartini…….komplit kah ?

  5. Lani  3 April, 2017 at 13:10

    ISK: Spt biasanya tulisanmu selalu memberikan ilmu pengetahuan……..mahalo!

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *